
aku pun sendiri tidak percaya kenapa aku begitu cemburu ketika dia bersama artis cantik itu.padahal aku dengan dirinya belum saling mengenal,sedangkan aku mengenal dia karena dia adalah seorang aktor terkenal hingga membuat aku mengenalnya.sedangkan disisi lain dia hanya mengenal aku sebagai wanita pengantar kue.
sambil memikirkan hal itu aku terus melangkahkan kakiku menuju rumah.
"aku pulang",ucapku dengan suara lemas.
"rupanya kau sudah pulang,nak,"jawab ibuku
"bagaimana keadaan ibu,"tanyaku
"ibu baik-baik saja,nak,"jawabnya
"kenapa ibu berbuat memalukan seperti itu,"ucapku dengan nada suara kesal
"kau merasa malu mempunyai ibu seperti aku,"jawabnya dengan nada kesal.
"bukan seperti itu,bu,"ucapku memastikan
"lalu knp kau bicara seperti itu,"tanya dirinya
"apa kau bisa menghargai nenek dan kakek sebagai orang tuamu,bu",ucapku dengan kesal.
"dasar kau anak...,"jawab ibu sambil menampar wajahku.
"apa kau puas,,klau ini membuatmu menjadi lebih baik,aku menerima tamparanmu ini dengan ikhlas,"tanyaku sambil menangis.
melihat aku menangis ibu pun lalu bergegas pergi meninggalkan ruangan ini dan memasuki kamarnya itu.aku pun bertekuk lutut karna menyesali perkataanku terhadapnya.nenek dan kakekpun telah selesai berdagang,mereka pun melihatku sedang bersedih.
"ada apa sarah,"tanya nenek sambil membelai rambutku.
"tidak nek,tadi aku hanya sedikit bertengkar dengar ibu,"jawabku memastikanya
"kamu harus sabar menghadapi ibumu sarah.,"ucap nenekku
"dasar anak itu benar-benar sudah berubah,"ucap kakek dengan kesal.
__ADS_1
"sudahlah kakek,aku baik-baik saja.aku tidak mau ibu merasa klau dirinya selalu disalahkan."jawabku menenangkan pikiran kakek.
"sarah bisakah kita bicara sebentar,"tanya nenekku.
"bisa nek,apa yang ingin kalian bicarakan,"ucapku dengan penuh tanya.
"kami berdua sudah mendapatkan jodohmu,"jawab nenekku
"a...apa yang kalian katakan,"ucapku dengan wajah kaget.
"sebelum kamu dilahirkan ayahmu telah menjodohkanmu dengan anak sahabatnya.namun karena kecelakaan itu perjodohan itu dihentikan.kami mengira itu akan berakhir sampai disitu,namun sahabat ayahmu gunawan tadi pagi datang bersama istrinya,dan mengatakan akan melanjutkan perjodohan itu.,"jawab nenekku menjelaskannya.
saat mendengar perkataan nenekku itu aku begitu kaget dan tidak dapat mempercayainya,klau diusiaku saat ini aku akan menikah,yang lebih tidak dapat kupercaya aku akan menikah dengan laki-laki yang tidak sama sekali aku kenal.
namun nenekku bilang aku sudah mengenalnya,bahkan aku begitu mengagumi dirinya.aku bingung siapa lelaki yang telah dijodohkan oleh ayahku itu,dan lebih membingungkan lagi aku telah mengaguminya selama ini,
terlintas sesaat terbayang wajah rio aktor tampan itu dalam benakku,namun rasanya tidak mungkin dirinya,untuk berjalan bersamanya saja tidak mungkin terjadi apa lagi bersanding dipelaminan,itu hal yang sangat mustahil.angan dan khayalanku terlalu melampau jauh,
karena terus memikirkan begitu banyak kejadian,aku jadi terlelap.hingga pagi tiba dan bunyi alarm pun terdengar
aku lalu keluar kamar dan bergegas pergi kekamar mandi,saat diruang tamu kulihat ada sebuah kardus yang terikat pita berwarna merah.entah apa isinya itu aku tidak tau,mungkin itu hadiah untuk ibuku,karena sering sekali ibu bertemu laki-laki asing yang tak aku kenal.
selesai mandi aku pun bersiap-siap untuk pergi bekerja,namun saat membuka pintu kamar tepat dihadapanku nenek berdiri dan mengatakan kepadaku,klau hari ini aku tidak boleh pergi bekerja.
karena kata nenek kita harus bertemu dengan calon suamiku itu.aku takut bagaimana kalau mereka mengetahui tentang ibuku yang bekerja sebagai penghibur.apa mereka akan melanjutkan perjodohan ini,atau mereka mundur perlahan-lahan,
itu akan membuat mendiang ayahku merasa terhina,bagaimana bila itu terjadi.
nenekku tersenyum kepadaku dan mengatakan "kau tidak usah takut,mereka sudah tau tentang ibumu,"
aku sedikit merasa lega.mendengar ucapan nenek.walau disisi lain aku belum siap untuk menikah,namun demi menghargai dan menghormati keputusan ayah serta nenek dan kakekku aku menerimanya.
kami pun bergegas pergi menuju tempat dimana bertemu dengan mereka.ibu sengaja kami bawa agar ibu pun mengenal calon menantunya itu.aku harap ibu tidak membuat kerusahan nanti.
sesampai disana kami diantar pelayan menemui mereka yang sudah menunggu.
__ADS_1
aku malu bertemu dengan mereka.keluarga seperti apa yang mau menerima aip keluarga kami.kamipun terus melangkahkan kaki sampai pada akhirnya kami berdiri tepat dibelakang sosok laki-laki itu.
bibi dan paman itu lalu mempersilakan kami duduk,dan sosok laki-laki itu lalu berdiri dan menoleh kebelakang,
....deg...jantungku berdebar kencang saat melihat dia.apa aku sedang berkhayal mengenai dirinya,sehingga ia tepat berdiri dihadapanku.karena tidak mempercayai semua ini, aku lalu mengucek mataku agar wajah aktor tampan itu menghilang dalam pikiranku.namun wajahnya tetap tidak berubah.lalu kupejamkan mata agar dia menghilang dari hadapanku.ketika ku membuka mataku pria itu menghilang dihadapanku,rasanya lega saat bayangan itu hilang namun aku terkejut saat dia tepat dibelakangku dan memegang kedua pundakku,sambil menyuruhku untuk duduk,
setelah ia menyuruhku untuk duduk dia pun duduk tepat disampingku,wajahnya dihadapkan kearahku,aku sungguh tidak dapat berkata apa-apa,tubuhku gemetar dan jantungku berdetak sangat cepat.
rasanya seperti dalam mimpi,ingin rasanya aku terbangun dalam tidurku ini.kenyataannya ini bukan sekedar mimpi namun ini nyata.
kami semua membicarakan tentang tanggal pernikahan ku dengan rio aktor tampan itu.
saat itu kondisiku begitu senang,bingung dan sedih.
bagaimana kalau publik mengetahui tentang calon istrinya rio.dia adalah aktor yang sedang naik daun saat ini.berita ini bisa saja akan menjadi bumerang untuk keluarga mereka.
rio lalu menggenggam tanganku dan mengatakan"klau semua ini akan baik-baik saja."
rasanya begitu sedikit lega saat dia mengatakan hal itu.
padahal dia belum begitu mengenal tentang diriku ini.namun rasanya seperti dia sudah mengenal aku lebih lama,
setelah membicarakan semuanya.kami pun berpisah dan pulang kerumah masing-masing.namun ayah serta ibu rio menyuruhnya untuk mengantar keluarga kami pulang menaiki kendaraannya.
tidak hanya tampan dan terkenal bahkan dia begitu ramah dan baik kepada keluargaku.
meski dia baru mengenalku,namun dia tidak merasa risih kepadaku.
hal ini membuat aku semakin menyukainya,khayalan selama ini aku harapkan akhirnya menjadi kenyataan.
setelah sampai dirumah dia pun bergegas kembali kerumahnya.kami tidak terlalu banyak berbicara,karena merasa tidak enak dengan nenek serta kakekku,namun saat diperjalanan kami bertukar nomer,
aku senang bisa mendapatkan nomer ponselnya itu.pasti tidak banyak orang yang mengetahui nomernya itu.
terlintas dalam benakku ketika rio sedang bersama artis cantik itu,aku mengira wanita itu adalah kekasihnya.sempat diriku begitu cemburu terhadapny,
__ADS_1