Suamiku Aktor Terkenal

Suamiku Aktor Terkenal
jarak memisahkan


__ADS_3

setelah selesai mandi aku pun lalu bergegas turun kebawah untuk bergabung dengan rio serta mertuaku untuk makan malam.


"mlm mah,,!pah",ujarku sambil mencium pipi mertuaku itu.


"mlm sayang,bagaimana dengan kamarnya'apa nyaman,"jawab ibu mertuaku


"oo,,,ya,!,apa kalian akan melakukan honeymoon,"tanya ayah mertuaku sambil memakan makanannya itu


"em,,,entahlah yah,'masalahnya aku masih banyak perkerjaan,"jawab rio


"harusnya kau mengajak sarah untuk liburan ",ucap ayah mertuaku


"pengennya sih kaya begitu,tapi masih banyak kerjaan yang harus aku kelarkan ",jawab rio sambil menggenggam tanganku ini


"ya,,,'sudah,setelah perkerjaanmu kelar,ajaklah istrimu pergi kebali,;"ujar ayah mertuaku itu


kamipun menyelesaikan makan kami lalu kami bergegas pergi untuk tidur,


sambil melangkahkan kaki aku lalu sedikit berbicara kepada rio mengenai pekerjaannya itu,


"mas apa kamu masih ada syuting,"tanyaku


"tidak,,'tapi aku masih ada tour keliling indonesia untuk mempromosikan filmku ini,"jawabnya menjelaskan


"apa pergi bersama viona,"tanyaku sedikit cemburu kepadanya


"tentulah sar,'diakan pemeran wanitanya,jadi dia pasti ikut serta,"ucapnya sambil mencubit pipiku


setelah berbicara sedikit kami pun tiba dikamar,akupun lalu membuka pintu kamar dan kamipun masuk kedalamnya,


"uh,,!aku lelah sekali mas,aku istirahat duluan yah,!,"ucapku sambil merebahkan tubuhku dikasur.


"kau istirahat saja duluan,aku ingin menelepon manegerku untuk menanyakan keberangkatanku esok,"jawabnya sambil mengambil ponselnya diatas meja


"memang besok kau berangkat kemana,"tanyaku


"sepertinya mau kesurabaya,"jawabnya


"pasti enak melakukan perjalanan jauh,"ucapku sedikit cemberut


"sangat melelahkan sar,,,!belum lagi hanya bisa istirahat sebentar,"jawabnya sedikit mengeluh kepadaku


"ya,,,sudah,!katanya kau akan menelepon manegermu,"tanyaku


"astaga ini semua gara-gara kamu,aku jadi lupa,",ucapnya


akupun segera tidur karena esok masih banyak urusan yang harus dikelarkan,


***keesokan paginya**


Dring,,,,dring,,,,,alarm pun berbunyi hingga terdengar digendang telingaku,aku pun lalu terbangun,ku hempaskan selimutku hingga terjatuh kelantai dan aku lalu melangkahkan kaki untuk membuka jendela agar sinar mentari dapat masuk kedalam kamar,


saat itu mentari begitu cerah,setelah membuka jendela aku pun lalu pergi kekamar mandi untuk membersihkan tubuhku yang sudah bau keringat ini,


setelah mandi,aku lalu turun kebawah untuk sarapan bersama kedua mertuaku itu,

__ADS_1


"pagi....mah'pah,"ucapku sambil mencium pipi mereka


"pagi sayang,"jawab kedua mertuaku


"mamah,dimana rio,"tanyaku dengan wajah bingung


"pagi-pagi sekali dia berangkat,tadinya dia ingin membangunkanmu tapi katanya kau terlihat lelah,jadi dia tidak tega membangunkanmu,"ucap ibu mertuaku menjelaskannya


"ya ampun,,,!harusnya dia membangunkanku,"jawabku dengan sedikit menyesal.


"sudahlah nak,kau masih bisa meneleponnyakan,"ucap ayah mertuaku sedikit menghiburku


"benar kata ayahmu sar,nnt juga rio akan menghubungimu,"ujar ibu mertuaku


"baiklah,,,tapi rasanya ada yang aneh,"jawabku sedikit sedih


setelah itu akupun kembali kekamar untuk mengambil tasku,karena hari ini akupun mulai bekerja,aku tidak ingin bermalas-malasan,lagi pula rio tidak ada dirumah,aku tidak mau kalah dengan semangatnya rio itu


akupun bergegas berangkat ketoko dimana aku bekerja,aku lalu berpamitan kepada ayah dan ibu mertuaku,


"mamah,,,papah aku berangkat dulu yah,"pamitku sambil mencium kedua tangan mereka berdua


"kau mau kemana nak,"tanya ibu mertuaku


"aku ingin bekerja mah,"ucapku


"ya ampun sar,untuk apa kau bekerja 'bukankah rio sudah mencukupi kebutuhanmu nak,"jawab ibu mertuaku


"biar saja sayang,mungkin sarah butuh kegiatan untuk mengisi kekosongannya itu,"ujar ayah mertuaku


"wah,,,,!kau benar -benar istri yang berbakti,tidak sia-sia kami menjodohkan rio denganmu,"ucap ibu mertuaku sedikit memuji


"makacih mah,,atas pujiannya itu'ucapku terburu-buru


"hei hati-hati nak,,!kenapa tidak kau bawa mobil suamimu,,"ucap ibu mertuaku dengan berteriak


"tidak mah,aku naek sepeda saja,,da...dah ,"jawabku dari kejauhan


"dasar anak itu ya,sayang'ada fasilitas bagus tidak ia manfaatkan,malah memilih sepeda kepunyaan tempat kerjanya itu,"ucap ibu mertuaku itu.


"harusnya kau senang memiliki menantu seperti sarah,dia sangat sederhana meski kini hidupnya sudah berubah,"jawab ayah mertuaku sambil merangkul pundak ibu mertuaku itu.


"benar juga katamu sayang,"ucap ibu mertuaku.


mereka lalu masuk kedalam rumah,sedangkan disisi lain aku yang sedang berangkat menuju ketoko sambil mengayunkan sepedaku itu dengan cepat,agar cepat sampai tujuan.


***sesampai di toko***


"viiii,,,,o,,,!aku kangen sama kamu,"ucapku begitu gembira saat melihat dirinya


"sarah,,apa kabarmu,,?jawab vio sambil memeluk diriku


"aku baik kau sendiri,,,"jawabku


"aku juga baik,,,kenapa kau kemari,"ucap vio dengan wajah bingung

__ADS_1


"ya,,,bekerjalah,"jawabku sambil berjalan menuju kasir


"asyik,,,aku senang kau bekerja lagi,"ujarnya dengan gembira


akupun lalu memulai pekerjaanku,tidak terlalu lama menunggu ada yang memesan kue untuk segera dikirim keapertemen stort.


"vio aku akan mengantar pesanan dulu'ya,"ucapku


"baiklah,hati-hati,"jawabnya


"aku berangkat,"ucap diriku sambil melangkahkan kaki keluar


aku lalu menggoes sepeda menuju tempat itu.tak lama perjalanan aku lalu tiba diapertemen stort,


"lantai berapa ya,katanya lantai 8,,"ucapku dalam hati


aku lalu menaiki lift menuju lantai 8 dimana orang yang memesan itu tinggal


****


setelah sampai dilantai 8 aku lalu menuju kamar 118,


***ting...tong....***


bel itu kutekan 'dan tidak berapa lama menunggu, seseorang pria membukakan pintu itu,


***ckrek,,,***suara pintupun terbuka,


"permisi ini pesanan anda mas,"ucapku sambil memberikan bingkisannya itu


"makacih ya,,,!masuk saja dulu,aku akan mengambil uangku dikamar,"jawab pria itu


"ah,,,tidak usah mas 'biar aku tunggu saja disini,"jawabku


"masuklah,aku tidak enak dengan sebelah,"ucapnya memintaku


"gimana ya,,,!klau begitu baiklah,"jawabku


aku lalu melangkahkan kaki kedalam ruangan itu,dia pun mempersilahkan duduk untuk menunggu dirinya mengambil uang didalam kamarnya itu,sedikit pun aku tidak curiga meski sedikit kelihatan aneh namun kutetap percaya kalau orang itu orang yang baik,


beberapa menit menunggu diapun akhirnya keluar dengan membawa uang,


"biar kuambilkan air untukmu,pasti kau haus,"ucapnya


"ah,,,,tidak usah repot -repot mas,berikan saja uang pembayarannya,aku akan segera pergi dari sini ",jawabku dengan sedikit wajah takut


"tidak merepotkan ko,cuma segelas air putih saja,"ucapnya sambil tersenyum padaku


karena kelihatannya dia begitu tulus,aku pun enggan menolak tawarannya itu,dia pun mengambil segelas air putih untuk disuguhkan padaku,


"silahkan diminum mba,"ucapnya


"makacih ya mas,"jawabku sambil meminum air itu.


****bersambung***

__ADS_1


__ADS_2