Suamiku Aktor Terkenal

Suamiku Aktor Terkenal
lamaran


__ADS_3

7 tahun telah berlalu,,aku yang telah melewati hari -hari bersama rio sebagai pasangan seorang kekasih akhirnya untuk kedua kalinya dia melamar diriku,


didepan kedua orang tuanya dan ibuku. dia memakaikan diriku sebuah cincin,,dan mengatakan kalau dirinya ingin menjadi suamiku kembali,,


dan ingin membesarkan putri kami hingga dewasa nanti,,dengan hati yang begitu gembira aku pun menerima lamarannya,,


kedua orang tuanya pun sekarang sudah memaafkan kesalahanku yang dulu,mereka pun membicarakan pernikahan kami kepada ibuku,,


tentu saja ibu sangat setuju dengan lamaran yang di lakukan oleh rio.karena kami berdua saling mencintai satu sama lain,


tanggal pernikahan pun telah ditetapkan,aku dan rio sangat senang mendengar mereka telah menyetujui niat kami berdua untuk menjadi pasangan suami istri kembali.


persiapan pun telah dilakukan,,


putriku kini telah berusia 7 tahun,,namun dia tidak mengetahui kalau rio adalah ayah kandungnya itu.kami memang sengaja tidak memberitahukan kepadanya kalau rio adalah ayahnya,


karena aku tidak ingin dia salah paham atas yang telah terjadi selama ini.


carista memang sangat menyukai ayahnya itu,meski dia berpikir kalau rio sekedar kekasihku saja,


maklum carista sejak lahir belum pernah merasakan kasih sayang ayahnya,karena sejak kejadian penculikan itu rio selalu pergi ke luar kota untuk syuting disana.


jadi sesekali rio hanya menemui carista selama dia pulang kerumahnya.


kami semua kini sedang sibuk untuk mengurus acara pernikahan kami,


hingga kami lupa untuk menjemput carista yang sedang bersekolah,


"astaga mas,,,harusnya aku sudah menjemput carista pulang,"ucapku


"kau ini bagaimana sar,,anak sendiri sampai lupa,"jawabnya memarahi diriku


"maaf,,,maaf'mas,namanya juga manusia pasti ada lupa nya,"jelasku


"kalau begitu biar aku yang jemput putri kita,,kau disini bantu ibuku saja,"ucapnya


"baiklah mas,hati -hati dijalan,"jawabku sambil mencium telapak tangan rio


"ok,,,bye"ucap rio berpamitan


rio pun bergegas melangkahkan kakinya menuju mobil yang sedang berada diparkiran halaman rumahnya itu,


saat itu aku sedang berada dirumah rio untuk mempersiapkan acara pernikahan kami yang diadakan dikediamannya itu.


*beberapa saat kemudian ***

__ADS_1


rio yang telah sampai didepan sekolah menunggu keluarnya carista dari ruang kelasnya itu..


"hai nak,,"ucap rio sambil melambaikan tangannya


"hai paman,"jawab carista dari kejauhan


carista pun menghampiri rio yang sedang berdiri didepan sekolahnya itu.


"kenapa bukan ibu yang menjemputku,,?"tanya carista dengan penuh heran


"memang paman tidak boleh jemput kamu,"jawab rio bertanya


"tentu saja boleh,,,!'apa paman tidak sibuk,"tanya carista


"paman sedang mengambil cuti,"jawab rio sambil mencubit hidung carista


"iih,,,paman 'sakit tau,"ujar carista membalas mencubit pipinya rio


rio yang memiliki kulit yang putih itu menjadi merah saat pipinya dicubit oleh putrinya itu.


sebelum pulang mereka bercanda bersama.


carista begitu sangat senang dengan kehadiran rio di kehidupannya.


kecelakaan itu membuat carista terluka parah,hingga dia tidak sadarkan diri.


namun kondisi rio hanya luka ringan saja,,


carista yang terluka parah harus segera dioperasi karena kecelakaan itu menyebabkan luka dibagian dalam cornea matanya,


dokter telah berusaha mengoperasi mata carista agar bisa pulih kembali namun tuhan berkehendak lain.dirinya dinyatakan buta,hanya dengan cara transplantasi mata,


sarah yang menerima telepon dari pihak rumah sakit bahwa anaknya serta rio mengalami kecelakaan dia pun langsung pergi menuju rumah sakit dimana rio dan putrinya itu dibawa.


setelah sampai rumah sakit dokter pun menjelaskan kondisi carista saat ini,,sarah begitu sok mendengar ucapan dokter bahwa putrinya tidak dapat melihat lagi,namun dokter pun mengatakan dengan transplantasi mata maka carista dapat disembuhkan.sarah sedikit lega mendengar ucapan dokter yang telah memberikan harapan kepada putrinya itu.


rio yang dalam kondisi masih diinfus menghampiri sarah yang sedang berada didepan ruang icu.sarah begitu sangat mengkhawatirkan keadaan rio.


"maaf sar,ini semua salahku,,sehingga kami mengalami kecelakaan,kalau saja aku berhati -hati ini tidak akan terjadi "jelas rio sambil menangis


"sudahlah mas,jangan kau sesali kehendak sang pencipta,,,kita berdoa saja kalau putri kita bisa mendapatkan donor mata untuknya "ucapku


"iya sar,,tapi aku belum tenang kalau putriku belum sadar "tegasnya itu


kami terus menunggu berjam-jam agar putri kami tersadar dari koma itu.

__ADS_1


**keesokan harinya ***


sudah semalaman kami berada didepan ruang icu,,aku selalu berdoa untuk kesembuhan putriku itu.


"dokter,,,cepat kemari pasien telah siuman "ucap perawat yang menjaga putri


aku dan rio pun sangat senang mendengarnya,,kami pun berlari memasuki ruangan itu.


"carista,,,kau telah sadar nak"tanyaku sambil menggenggam tangan kecilnya itu


"ibu,,,kenapa gelap sekali,,?aku tidak dapat melihat ibu,"ucap carista sambil menangis


kami berdua pun terus menerus menangis melihat kondisi carista yang tidak dapat melihat,,aku tidak menyangka kalau putri kecilku itu mengalami cobaan yang begitu berat baginya.


"sabar nak,,kamu pasti bisa melihat kembali,"ucapku meyakinkannya


"tidak,,,aku tidak ingin seperti ini,lebih baik aku mati saja dari pada aku tidak dapat melihat,"jawab carista sambil meronta -ronta


kondisi itu membuat aku tidak berdaya.aku pun terus menangisi keadaannya itu.carista yang tidak dapat menerima semua ini dia pun tidak ingin memakan makanan yang telah disiapkan oleh perawat


carista pun terus seperti itu,hingga dia harus disuntik vitamin terus menerus agar tubuhnya tidak menjadi lemah,


rio yang tidak sanggup melihat kenyataan ini semua,,hanya terdiam membisu.karena carista berubah menjadi sangat membenci dirinya,itu membuat pukulan besar untuk rio.


"pergiiii,,,jangan kau datang kembali ,,,aku sangat membencimu,"ucap carista sambil melempar bantal


"sudahlah nak,,,ini semua bukan salah pahammu itu,"jelas aku meyakini


"cukup ibu,,,jangan kau bela dirinya,,kalau bukan karena kecerobohannya itu ini tidak akan terjadi,"jawab carista


"tapi nak,,,"ucapku dengan wajah bingung


"sudahlah sar,,benar perkataannya itu,,kalau begitu aku akan pergi dari sini,"tegas rio


rio pun melangkahkan kakinya menuju luar ruangan .aku yang tidak dapat menghalangi kepergiannya itu hanya terdiam membisu.


"nak,dengar baik-baik ibu,,,pamanmu itu adalah ayahmu,,tidak sepantasnya kamu berbuat seperti itu,"jelas aku meyakini


"a,,,,apa ibu bilang,,dia adalah ayahku,,,?tanya carista tidak mempercayai ucapanku itu


"iya,,,nak,,,dia adalah ayahmu,"jawabku


carista yang mengetahui kalau selama ini rio adalah ayah kandungnya itu sangat menyesali ucapannya itu,,


***bersambung ***

__ADS_1


__ADS_2