
waktu pun berjalan dan tak terasa kini Lyla sudah 3 bulan bekerja di perusahaan Harchie dan ia sering kali mendapat kan bonus saat gajian itu sesuai dengan apa yg ia lakukan ia sering kali lembur dan pekerjaan yg ia lakukan membuah kan hasil yg bagus karna itu lah ia sering mendapatkan bonus gajian
"haah akhirnya selesai juga"seru Lyla dengan nafas yg terasa lega karna ia bisa pulang sekarang kini waktu sudah menunjukkan pukul 19:00 yg mana itu sudah melewati waktu pulang kerja nya
"eh pak bos juga belum pulang tanya Lyla berpapasan dengan derland saat ia hendak mengembalikan cangkir kopi nya ke dapur
" ya terlalu banyak pekerjaan di kantor dan itu membuat ku harus pulang terlambat,dan kau juga belum pulang? dan jangan panggil akau dengan sebutan pak atau bapak aku tidak setua itu "seru erland sambil melontarkan pertanyaan
"hehe maaf tuan ,,oh iya aku akhir akhir ini sering lembur bahkan minggu ini saja sudah 3 kali "jawab Lyla
"benarkah"
"iya masa aku bohong lagipula tuan bisa liat di cctv kalau tidak percaya"
"ya ya aku percaya"derland mengiakan perkataan Lyla sambil terkekeh
"oh ya tuan tunggu dulu di sini sebentar ada berkas yg harus aku berikan kepada tuan tapi aku kembalikan cangkir ini dulu ya"pinta Lyla yg kini pergi dengan cepat agar tidak membuat bos nya menunggu lama
tak lama Lyla pun kembali dari dapur dan menghampiri derland yg tengah duduk di kursi dekat tembok sembari memegang ponsel nya dan menatap nya serius
"maaf tuan menunggu ku agak lama, entah mengapa jarak dapur dengan tuan seketika terara sanat jauh saja keluh nya yg memang ia sara jarak nya terasa begitu jauh kali ini
"heem yasudah mana berkas yg ingin kau tunjukkan,jangan malah mengeluh terus"ketus derland yg mungkin Sudak kecapean makanya ia ingin langsung tuduh poin saja agar tidak ber lama lama
"iya iya tunggu sebentar akan aku ambil kan"Lyla pun langsung segera mengambil berkas yg ada di meja kerja nya tidak jauh dari tempat mereka sekarang
"ini tuan berkas nya "seru Lyla sembari memberi berkas yg ada di tangan nya derland pun segera mengambil nya
__ADS_1
"terimakasih"terimakasih derland sangat singkat seakan akan ia terpaksa berterima kasih pada Lyla
"sama sama "jawab Lyla sembari tersenyum dan kemudian mereka pun pergi bersamaan untuk pulang karna hari ini hari yg cukup melelahkan bagi keduanya derland berjalan lebih dulu dan Lyla mengikuti derland dari belakang
tak lama kini mereka sudah berada di luar kantor tepat nya depan pintu masuk utama kantor itu derland pun hendak menghampiri mobil nya yg terparkir rapi di sana tapi ia menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah Lyla yg hanya berdiri di depan kantor
"apa kau tidak akan pulang dan hanya berdiri di sana ?"tanya derland yg melihat Lyla hanya berdiam diri di sana
"aku sedang menunggu taxi yg tadi aku pesan "jawab Lyla
"memangnya ada taxi online yg masih online jam segini ?"tanya derland lagi
"entah tadi aku pesan taxi nya dari jam 18:30 tapi belum datang datang dari tadi sudah 45 menit menunggu "jawab Lyla lagi
"hem kemari biar ku antarkan kau pulang"tawar derland
"kau berani menolak?"seru derland dengan tatapan tajam
Lyla pun hanya menunduk karna tidak kuat menatap tatapan itu yg sangat dalam ia pernah menatap nya dan itu snagat menakutkan
"i-iya aku ikut" jawab Lyla yg takut
"hem bagus ayo cepat masuk"
Lyla pun hendak membuka pintu belakang mobil namun
"duduk di depan di belakang penuh dengan barang barang,barang barang yg di maksud derland adalah pesanan sari sang ibu dan juga berkas berkas penting
__ADS_1
Lyla pun menurut dan duduk di depan begitu pun dengan derland yg langsung masuk ke dalam mobil dan duduk di samping Lyla dan ia menyalakan mobil nya dan kini mereka sudah bera di tengah jalan
"di mana arah rumah mu ?"tanya derland lagi
"di perempatan itu belok kiri"jawab Lyla
dan derlan pun mengikuti arahan dari Lyla yg terus mengarah kan nya dan sampai pada sebuah kompleks menengah
"berhenti itu rumah ku"seru Lyla
derland pun berhenti tepat di depan subuah rumah yg terlihat sedikit ramai karna orang berlalu lalang kesa kemari
"kenapa di rumah mu begitu banyak orang"tanya derland
"oh itu rumah ku sedang di renovasi maka nya banyak orang "jawab Lyla yg kini keluar dari mobil itu
"oh begitu"
"mmm maaf bukan nya tidak mau nawarin tuan masuk ke dalam tapi tuan bisa liat keadaan nya sekarang mungkin akan tidak nyaman bagi tuan, lain kali tuan bisa mampir ke sini kalau rumah nya sudah selesai di renovasi toh tuan juga sudah tau alamat rumah ku kan"seru Lyla
"hem emangnya kau mau memberi ku apa jika aku mampir ke rumah mu?"ledek derland dengan tatapan nakal nya yg mulai keluar
"hmmh memang nya kau mau apa?"tanya Lyla balik seolah tak mau kalah dengan ledekan yg di berikan derland padanya
"sebuah ciuman apa kah itu boleh? kalau bagi ku itu sih tak maslah"goda derland pada Lyla
sontak saja Lyla pun terkejut dan melebar kan mata nya menatap derland dan seketika membuat pipi dan ujung hidung nya memerah
__ADS_1
"ya sudah aku pulang daahh"goda derland lagi yg kini sudah melajukan mobil nya