
kita lanjutkan dengan eps kemarin ya
*
*
*
di mobil
"jadi kau akan menurut pada ku mulai dari sekarang okey"ucap Lyla
"heem"derland hanya menjawab dengan deheman
"lakukan apa yg kau mau tapi jangan buat aku kesal selama kita belum sampai di rumah masing-masing"ucap Lyla
"ya ya baik, jika aku bisa"jawab derland
"apa maksudnya jika kau bisa?kau harus bisa"seru Lyla
"ya ya kita berangkat sekarang"
"iyaa"
derland pun menyalakan mobilnya dan melajukan mobilnya,saat mereka sudah hampir sampai di butik tujuan mereka Lyla yg sudah kenyang tadi pun tertidur tanpa ia sadari
"hey Lyla apa kau masih marah soal tadi?"tanya derland namun tidak ada jawaban ia mengira mungkin Lyla masih kesal padanya jadi ia tak mau menjawab nya ia pun mengabaikan nya
dari sepanjang jalan itu hening tidak ada pembicaraan diantara mereka derland hanya fokus pada jalan dan kemudi mobil nya
kiiik
derland menghentikan mobilnya tepat di depan butik xxx
"Lyla ayo turun kita sudah sampai"ucap derland yg masih melepas sabuk pengamannya tanpa melihat Lyla
derland pun turun lebih dulu ia belum menyadari bahwa Lyla tertidur pulas di dalam mobil
"hey Lyla ayo keluar kita sudah sampai apa kau mau berdiam diri disana terus"ucap derland lagi,tapi lagi lagi ia tak mendapat jawaban dari Lyla akhir nya ia memutuskan untuk menghampiri Lyla lewat pintu mobil yg Lyla dudukki saat ia membuka pintu mobil itu tiba tiba tubuh Lyla yg menyandar pada pintu itu pun terjatuh sontak derland yg melihat itu langsung menangkap sebelah tubuh Lyla yg terjatuh itu
"hey kenapa kau ceroboh sekali, tertidur seperti ini di mobil untung saja pakai sabuk pengaman kalau tidak bagaimana"gerutu derland membangun kan Lyla
"aarghk apa kita sudah sampai?"tanya Lyla menatap derland dengan posisi ia masih menyandarkan tubuhnya pada Derland
"sudah,ayo bangun"jawab derland
Lyla pun bangkit dari duduknya dan keluar dari mobil
"pantas saja kau tidak menjawab ucapan ku dari tadi ternyata kau tidur dari tadi"gerutu derland sedikit kesal karna ia di abaikan dari tadi
"kenapa kau kesal? entah mengapa rasa kantuk itu datang tiba tiba membuat ku tertidur tanpa menahannya"ucap Lyla
"ya ya,tapi kau bisa katakan pada ku dulu kan kalau kau mau tidur buat bahaya diri sendiri saja jika kau jatuh tadi bagaimana?jika tadi kau terjatuh dan lecet sedikit saja,,,apa yg akan aku katakan pada orang tua mu jika kau terluka?"gerutu Derland ia mencemaskan Lyla ,karna janjinya untuk menjaga Lyla Dengan baik itu lah yg membuat nya khawatir
"iya sudah maaf"seru Lyla
"tidak"jawab derland
"ayo lah ini hanya masalah kecil jangan gitu dong"seru Lyla
"ada syarat nya"ucap derland
"syarat? ayo lah kenapa harus ada syarat nya?"tanya Lyla
"jika kau bisa memberikan syarat mengapa aku tidak "jawab derland
"
"yasudah apa syarat nya?"tanya Lyla
__ADS_1
"kau harus mencabut semua yg kau katakan tadi bahwa aku harus menurut pada mu"jawab derland
"apa ini tidak bisa seperti itu"seru Lyla yg langsung mendekat pada tubuh derland dan memegang lengan kekarnya itu
"jika kau mau mendapatkan maaf dari ku maka kau harus lakukan itu dan anggap saja kita seperti balas budi dan anggap semuanya sudah selesai dan kita seperti biasanya"ucap derland
"hiiis dasar"seru Lyla sembari mencubit lengan kekar derland itu tetntunya bagi derland itu tidak terasa baginya hanya seperti gigitan nyamuk kecil yg gagal menyedot darah
"bagaimana kau mau tidak?"tanya derland yg masih memangku tangan di dadanya itu
"iya baik lah baik aku setuju"jawab Lyla dengan bibir manyunnya
"hey kenapa bibir mu seperti itu,itu terlihat jelek untuk mu seperti mulut ikan emas saja"seru derland yg membuat Lyla kesal
"heehm"Lyla hanya mengendus kesal dan memalingkan wajahnya dari derland
"yasudah ayo masuk"ajak derland sembari menarik lengan Lyla yg kecil baginya
"lepas kan tidak usah pegang pegang aku bisa jalan sendiri"seru Lyla langsung melepaskan tangannya dari genggaman derland
"dasar wanita"gumam derland sambil menggelengkan kepalanya
mereka pun masuk kedalam buttik itu dan langsung di sambut ramah oleh paa karyawan diasan
"selamat datang tuan muda Derland"sapa para karyawan yg sudah berjejer rapi di depan pintu masuk itu
Derland hanya menjawab dengan sedikit senyuman nya saja dia melirik ke arah Lyla yg tepat berada di depan tubuhnya
"perkenalkan ini Lyla istri ku"seru derland yg langsung membuat para karyawan wanita yg menyambut nya itu terkejut karna setahu mereka derland sangat jarang dekat dengan wanita dan tau tau sekarang ia sudah punya istri
"ah selamat datang nyonya muda Lyla"sapa para karyawan itu pada Lyla
Lyla yg masih terkejut dengan ucapan Derland sedikit terperangah dan langsung tersadar oleh sapaan itu
"eh iya terimakasih selamat malam"jawab Lyla balik dengan menyapa mereka
setelah mereka masuk mereka pun duduk di sofa yg sudah di sediakan di sana untuk menunggu lefya(pemilik butik) mereka sudah membuat janji dengan nya jadi mereka harus menunggu dulu karna lefya sedang ada urusan sebentar
"hey apa yg kau katakan tadi ha?"tanya Lyla pada derland
"apa?aku tidak berkata apa apa"jawab derland
"kenapa kau bilang aku ini istri mu? padahal kan kita belum menikah"ucap Lyla
"kenapa apa yg salah? toh kita juga kan akan segera menikah,jika aku tidak berkata seperti itu maka para wanita itu akan terus mengganggu ku"seru derland
"heeh alasan kau jadikan aku bahan pelarian dari mereka begitu"kesal Lyla
"hey bukan seperti itu maksudku "
"lalu apa ?"tanya Lyla
"aku hanya memperkenalkan mu saja bahwa aku sudah manjadi milik mu dan sudah tidak lajang lagi"jawba derland
"tapi kita belum menikah jadi kau masih lajang"seru Lyla
saat mereka sedang saling beradu pendapat lefya yg sudah selesai dengan urusannya pun datang
"eh maaf aku telat dan sudah membuat kalian menunggu"maaf lefya
"tak apa"jawab derland singkat
"ah tuan Derland apa kah ini calon istri mu?"tanya lefya
"iya perkenalkan nama nya Lyla"seru derland Lyla pun langsung berjabat tangan dengan lefya
"kenalkan namaku Lyla"
"lefya"jawab lefyaa
__ADS_1
"cantik sangat cantik"puji lefya
"ah terimakasih kau juga cantik lefya"jawab Lyla
"tuan anda pintar memilih wanita yg cocok untuk tuan sudah cantik rambut nya hitam panjang postur tubuh juga bagus lengkap pokoknya"seru Lefya
"ah biasa saja tidak usah berlebihan seperti itu"jawab Derland
"yasudah kalau gitu kita bisa langsung pilih gaun dan jas pengantin kalian"ucap Lefya
"ooh iya baik"jawab Lyla
mereka pun masuk ke ruangan khusus yg sudah di siapkan untuk mereka semua kain gaun dan stelan jas di ruangan itu khusus dengan kwalitas yg tinggi dan begitu juga dengan harga nya
setelah beberapa saat mereka memilih namun mereka belum mendapatkan sepasang gaun pengantin yg cocok dengan yg mereka inginkan namun saat mereka melihat gaun pengantin yg berada di pojok kanan ruangan yg terpampang jelas dan indah dengan model yg tidak begitu ribet namun terlihat sangat cantik dan menawan itu menarik perhatian merek
ilistrasi
"yg ini bagus seperti nya cocok buat kamu"seru derland
" emang iya ya"
"iya coba dulu"suruh derland
"eh ia nyonya di coba dulu ini gaun yg baru di buat dan baru selesai kemarin"seru Lefya yg menani mereka sedari tadi
"baik lah akan ku coba"jawab Lyla tak beberapa lama setelah Lyla masuk ke ruang ganti ia pun keluar menggunakan gaun pengantin yg tadi
Lyla terlihat begitu cantik dan cocok dengan gaun itu karna postur tubuhnya yg langsing dengan bagian pinggang kecil danum bagian dada dan pinggul nya berisi
"waah cantik sekali sempurna deh"seru Lefya
"derland terdiam sesaat saat melihat Lyla dengan gaun pengantin itu
"gimana suka ?"tanya Lyla pada derland
"astaga dia cantik jika berpenampilan seperti ini tapi saat ia sedang mengomel seperti nenek sihir saja"gumam derland
derland pun tersadar dari lamunannya yg melihat penampilan Lyla yg bagitu cantik walau hanya baru menggunakan gaun itu belum lagi nanti jika sudah di make up
"mm bagus cocok untuk mu"jawab yg gengsi menyampaikan isi hati nya yg sebenarnya begitu memujinya
"apa ini hanya bagus dan cocok saja dia tidak melihat apa penampilan ku yg cantik ini"gumam Lyla dalam hati
"hmm ya sudah kalau gitu pilih yg ini saja" seru Lyla
"baik lah,Lefya simpan yg ini"seru derland
"mmm baik tuan tapi sepasang gaun yg ini belum di buat untuk stelan pria nya masih sedang dalam proses"jelas Lefya
"hm jika minggu depan apa bisa sudah selesai?"tanya derland
"seperti nya bisa, untuk info lebih lanjut nya nanti saya akan hubungi tuan atau mama tuan"seru Lefya
Lyla pun kembali ke dalam ruang ganti untuk ganti baju nya dengan baju awalnya
"haaah akhirnya bebas juga"seru Lyla
"kenapa ?apa gaunnya tidak nyaman di pakai?" tanya derland
"tidak bukan tidak nyaman namun pakaian pengantin seperti itu berat dan kita tidak bisa beba bergerak karna gaunnya pas pasan denan tubuh tidak seperti kaos rumahan yg nyaman itu"jawab Lyla
"hmm lagi pula kalau di pikir kau kan mana bisa pakai gaun seperti itu"ucap derland
"heh apa maksud dari ucapan mu itu?"tanya Lyla
"tidak ada tidak ada maksud apa pun "jawab derland mengelak pertanyaan dari Lyla pada nya
__ADS_1