
kini matahari sudah terbit yg menandakan sudah pagi dan Lyla pun bersiap karna ad presentasi di kampus nya dia tergesa gesa karna sudah pukul 08:20 dan presentasi nya akn di mulai pukuk 09:00 dia keluar dari kamar nya dan segera pamit tanpa sarapan
"hey Lyla sarapan dulu"
"tidak Bu Lyla sudah terlambat nanti Lyla sarapan di kampus aja"
hah anak tu selalu saja seperti itu tidak pernah berubah gumam sang ibu dalam hati
sang ayah yg sudah selesai makan pun langsung pamit pergi berjualan rujak buah
"ya sudah ayah pergi dulu ya bu"pamit pak edut
"iya,hati hati di jalan ya"
"iya assalamualaikum"
"waalaikumsallam"
pak edut pun pergi untuk menjual barang dagangannya sbil mendorong gerobak buah milik nya ,,rujak buah, rujak buah seru pak edut
*
*
*
"haduh gimana ini sudah siang aku pasti akan di omelin lagi kalau aku terlambat"omel Lyla
saat menyeberang jalan dia tidak tahu ada mobil meleju ke arahnya saat iya melihat ke sebelah kanan nya ia melihat mobil itu sudah dekat dengan nya
"AAAAAA"
brukk
mobil itu pun mengalami kecelakaan dah menabrak pembatas jalan hingga mengalami kerusakan yg lumayan cukup parah
__ADS_1
Lyla tersadar bahwa dia baik baik saja dan dia segera mendatangi mobil yg mengalami kecelakaan itu dan dia melihat ada seorang pria yg sudah pingsan dan berdarah di kening nya itu
"tuan,tuan apa tuan baik baik saja dia menepuk nepuk pundak pria itu
"haduh gimana ini dia pingsang aku harus bertanggung jawab karena ku dia seperti ini" gumam Lyla dalam hati
ia pun berobek baju bawanya karna kebetulan dia memakar baju yg agak panjang hingga lutut
Tuut Tuut Tuut
"halo ambulans cepat datang kesini ada kecelakaan di jln anggrek Permatasari
"iya Bu baik kami akan segera mengirim ambulans ke sana"seru kasir rumah sakit katna kebetulan dia yg mengangkat telfon itu
tak berapa lama pun ambulans datang dan membawa mereka ke rumah sakit
*
*
*
"dok tolong selamatkan dia aku mohon"mohon Lyla kepada sang dokter dan berharap pria yg ia tolong itu baik baik saja
"kami akan berusaha sekuat tenaga kami untuk menyelamatkan dia"dan dokter pun membawa nya ke rungan pasien karna lukanya tidak begitu parah jadi bisa di rawa di ruang pasien tanpa harus di ruang UGD
Lyla pun duduk di depan kamar itu dan menunggu sang dokter keluar tak berapa lama dokter pun keluar dari ruangan itu
"gimana dok keadaannya?apa dia baik baik saja? lukanya parah atau tidak dok?" Lyla langsung memberikan pertanyaan bersamaan karna dia khawatir dengan pria itu walau dia tidak mengenalnya
"tenang dulu Bu dia baik baik saja hanya saja luka di kepalanya lumayan parah yg membuat nya sampai tidak sadarkan diri tapi dia sudah baik baik saja dan kita hanya perlu menunggu nya sadar saja"jawab sang dokter sembari menenangkan Lyla karna Lyla terlihat sangat khawatir dan cemas
"apa saya boleh masuk dok? saya ingin menemui nya dok"tanya Lyla
"boleh silahkan masuk tapi jangan berisik ya karena pasien harus banyak istirahat agar cepat sembuh" jawab sang dokter sembari tersenyum ramah
__ADS_1
"baik dok saya mengerti" Lyla masuk dan duduk di dekat rangjang pasien itu dan dia menggenggam tangan pria itu
"maafkan saya tuan karna saya tuan jadi seperti ini, saya yg salah krna menyebrang tidak lihat lihat dulu tuan mendengar aku bicara kn aku yakin tuan mendengar ny walau tuan sedang tidak sadar kn diri aku akan merawat tuan hingga sembuh biar bagaimanapun aku yg salah dan aku harus bertanggung jawab
tiba tiba jari tangan yg ia genggam itu bergerak dan perlahan pria itu membuka matany
"argh kepala ku sakit"keluh nya
" hati hati tuan sini biar saya bantu Lyla pun membantu mengangkatnya agar bisa duduk di ranjang nya itu"
"siapa kau? mengapa aku ada di sini?dan kenapa dengan diri ku ? pria itu langsung melemparkan pertanyaan bertubi tubi
"mmm saya orang yang hampir tuan tambrak"
mendengar itu dia langsung mengingat apa yg terjadi pada nya itu
"oh,kamu lain kali kalau mau nyebrang hati hati,oh ya nama kamu siapa perkenalkan nama saya Derland Devano Harchie"
"mm nama saya Lyla tuan "
"oh,Lyla jawab derland dingin derland memang terkenal dingin,arogan dan tatapan mata nya tajam dia tidak suka banyak bicara dia bicara seperlunya saja jika di butuhkan tapi jika tidak jangan harap dia akan mengeluarkan suaranya itu
"haaah Lyla mengangkat nafas berat dia melihat jam sudah pukul 12:05 "
"ada apa?"tanya derland
"tidak, tidak ada apa apa kok"Lyla menjawab nya sembari tersenyum yg terlihat agak di paksa
"hm sudah katakan saja"
"itu sebenarnya aku hari ini ada presentasi di kampus tapi aku tidak bisa hadir karna insiden ini pasti kelompok ku akan di marahi sama dosen galak itu karena aku teman ku yg harus di marahin"jawab Lyla sedikit tidak enak sebenarnya karena nya juga insiden ini terjadi
"tapi tidak apa apa aku bisa mengulang nya besok lagi untuk sekarang aku harus mengurus mu "
"tidak perlu "larang derland dengan dana datar nya itu
__ADS_1
"jangan menolak tuan anggap saja saya bertanggung jawab atas apa yg terjadi dengan tuan Karana saya tuan jadi seperti ini"