
ting tong....
"ah itu seperti nya mereka sudah datang kamu tunggu di sini biar ibu lihat dulu"seru edah
Lyla hanya mengangguk mengiyakan perkataan sang ibu edah pun keluar dari kamar Lyla saat yg bersamaan edut pun yg mendengar hal itu ikut keluar edah dan edut menghampiri pintu rumah nya dan benar saja saat mereka membukanya yg datang ada keluarga derland ada Zaki, Mia ,Dean dan 2 orang art rumah tangganya(Mina,Aina ) yg membawa 2 kotak kaca berisi hantaran dari keluarga derland dan begitu pun Dean yg membawa kontak yg lebih besar,dan juga derland juga ikut pastinya
"eh kalian sudah datang,ayo masuk silahkan masuk"ajak edah yg langsung mempersilahkan mereka masuk begitupun dengan edut
mereka pun masuk dan duduk di ruang tamu yg sudah di siap kan rapi oleh edah dan Lyla
edah pun pergi ke dapur dan menyiapkan minum serta kue yg sudah di buat nya tadi bersama Lyla dan 2 keranjang buah yg sudah di siap kn untuk pemanis makanan di sana
edah pun datang dengan nampan berisi minum dan meletakkannya di meja
"ini minum dulu aku mau mengambil kue nya dulu sebentar"seru edah
"eh tidak usah repot-repot"jawab Mia
"ah tidak repot kok,tunggu sebentar ya"seru edah yg kemudian kembali lagi ke dapur untuk mengambil kan kue dan buah nya dan tak lama edah pun datang dan meletakkan apa yg ia bawa di meja ia pun duduk dan ikut bergabung dalam pembicaraan
"om ini ibu saya Mia dan ini ayah saya Zaki ini Dean dia teman dekat saya dan ini Mina dan Aina mereka orang kepercayaan ibu saya di rumah"kenal derland pada edah dan edut
"ma,pa ini om edut dan ini tante edah"seru derland mengenalkan orang tua Lyla pada ayah dan ibu nya
"oh iya iya,jadi gimana pak kabar nya"tanya Zaki yg membuka pembicaraan
"Alhamdulillah baik, sangat baik malah"jawab edut
"bagaimana dengan bapak juga"tanya edut balik
"Alhamdulillah baik semua"jawab Zaki ramah
"nggk kerasa ya anak kita sudah besar saja dan sudah mau nikah aja"seru Mia
"ah iya padahal dulu makan aja masih di suapin"jawab edah sambil tertawa renyah begitu pula dengan Mia
"masih bau iler"resu Zaki yg membuat orang yg ada di sana pun tertawa renyah
derland hanya tertunduk malu dengan semua perkataan para orang tua itu
"ha liat pa,anak tampan dan gagah mu ini sedang malu"ledek Mia yg mencolek pinggang sang anak yg berbeda di sebelahnya itu mereka duduk di sofa panjang hingga 3 orang dewa pun bisa duduk 1 kursi
"ah ia mana Lyla sudah tidak sabar mau lihat calon menantu"tanya Mia
"aa ia Bu mana lyla"tanya edut
"oh iya dia masih di kamar tunggu biar aku panggil kan dulu" jawab edah
sedangkan Lyla yg sedari tadi di kamar dan duduk di ranjang empuk nya itu sembari memangku bantal di pangkuannya entah kenapa ia merasa sangat gugup dan canggung sekali padahal ini bukan kali pertama Lyla bertemu dengan keluarga derland
tok tok...
"Lyla "panggil edah
"iya Bu masuk saja tidak di kunci "jawba Lyla
__ADS_1
"Lyla kamu sudah siap?ayo keluar kamu sudah di tunggu"ajak dan tanya edah
"ah iya ma sudah kok"jawab Lyla yg semakin gugup
mereka pun keluar dari kamar dan sampai di ruang tamu tempat di mana mereka akan bertunangan
"wah calon mantu mama cantik sekali sangat cantik "puji Mia pad alyla yg sudah datang
derland yg mendengar hal itu langsung mendongakkan wajahnya yg sedari tadi hanya menunduk ia terdiam sesaat saat melihat Lyla
Lyla terlihat begitu cantik dengan dres berwarna hijau toska itu yg terlihat sangat cocok dengan warna kulit nya yg berwarna putih namun sedikit seperti kuning Langsat yg tidak begitu mencolok
"pa lihat derland dia langsung terpesona dengan kecantikan calon menantu kita"seru Mia yg langsung menyadarkan derland dari diam nya
"iya ma anak kita yg gagah ini sedang terpesona "jawab Zaki yg membuat mereka yg mendengar nya tertawa
Lyla hanya diam dan memandang lelaki yg ada di hadapannya yg menggunakan jas hitam dan kemeja putih panjang yg terlihat sangat pas dan cocok di tubuh sispeck derland itu
"ya sudah ayo mulai saja "ajak Mia yg sudah tidak sabar
"iya hari pun sudah semakin larut sebaiknya
kita mulai saja derl"seru Zaki yg membenarkan perkataan Mia
"iya mana cincin nya derland"tanya Mia
"ah ini ma"jawab derland yg mengeluarkan kotak cincin dari saku jasnya
"ya sudah ayo mulai "seru Zaki
"iya"
"om,tante pada malam hari ini saya meminta izin dan restu untuk melamar anak om dan tante yg bernama Lyla Laisa Yunita saya berjanji akan menjaga, membahagiakan dan mencintai nya dalam jiwa dan raa saya" begitu lah kata kata sakral yg di ucapkan derland
"dengan ini saya selaku orang tua dari Lyla Laisa Yunita mengizinkan dan percaya pada mu untuk melamar dan menikahi anak om"jawab edut
"Lyla Laisa Yunita saya Derland Devano Harchie meminta izin pada mu untuk menyematkan cincin pada jari mu dan mempersunting mu untuk menjadi kan istri dan pendamping hidup ku dan saya berjanji akan setia pada mu"tanya derland pada Lyla sebelum menyematkan cincin pada jari manis Lyla
"aku Lyla Laisa Yunita memberi izin kepada mu Derland Devano Harchie dan yakin bahwa engkau akan menepati perkataan mu"jawab Lyla ,Lyla dan derland pun berdiri untuk menyematkan cincin pertunangan
setelah menyematkan cincin mereka pun duduk 1 kursi sofa dan ngobrol bersama keluarga 1 sama lain
"mm Bu,om tante Lyla izin kedapur dulu ya sebentar mau ambil minuman dingin"seru Lyla
"oh iya silahkan silahkan"jawab Mia dan lanjut mengobrol
*
*
*
di dapur
Lyla mengambil air mineral dingin dari kulkas dan saat ia berada di dapur ia memandang keluar jendela dan melihat taman dapur serta kolam yg tidak besar itu ia pergi keluar dan duduk di kursi yg ada di sana
__ADS_1
*
*
di ruang tamu
"mm ma aku mau ke menyusul Lyla kedapur sebentar ya"seru derland
"iya iya sana temenin calon mantu mama"jawab Lyla
*
*
di dapur
saat derland sampai di dapur ia tak melihat sosok Lyla saat ia mengalihkan pandangan ke arah luar jendela ia melihat wanita duduk di luar dan tampak tak asing dengan wanita itu ia menghampiri wanita yg ada di taman itu dan benar saja itu adalah Lyla
"hey kenapa kamu duduk di sini"tanya derland dari belakang
Lyla terkejut dengan suara yg tiba tiba ada di belakang nya itu dan ia berbalik badan dan ternyata itu derland
derland pun duduk di samping Lyla
"eh kau kenapa kesini"tanya Lyla balik bertanya
"kau belum jawab pertanyaan dari saya malah balik nanya"jawab derland
"eh ia emangnya tuan tanya apa?"
"kau tidak mendengar perkataan ku?kau kenapa duduk di sini malam2 apa tidak dingin?"jawab derland yg mengulangi pertanyaannya
"mmm tidak papa hanya menikmati suasana aja"jawab Lyla yg langsung mengalihkan pandangannya ke arah langit
"mmm kau kenapa apa ada masalah atau kau tidak suka dan bahagia aku lamar?"tanya derland
Lyla yg mendengar hal itu langsung menatap. derland yg ada di samping nya itu
"ah tidak aku bahagia apa yg di inginkan orang tua ku akan terwujud sebentar lagi"jawab Lyla
"keinginan orang tua mu? memang nya apa yg di inginkan orang tua mu?"tanya derland
Lyla terdiam saat mendengar pertanyaan itu
"ah maaf aku telah bertanya hal pribadi mu dan aku juga tidak perlu tau"seru derland
"ah tidak apa kau kan akan menjadi suami ku jadi kau juga bisa mengetahui nya"jawab Lyla
"keinginan orang tua ku sangat sederhana mereka hanya ingin melihat aku menikah dengan orang yg tulus mencintai ku dan akan menjaga ku dengan baik karena ayah dan ibu ku tak bisa melindungi ku setiap saat dan sekarang orang tua ku telah yakin pada mu "jalas Lyla
"hmm Lyla tatap mata ku aku telah berjanji pada mu dan orang tua mu untuk selalu ada untuk mu setia pada mu dan akan menjaga mu yakin lah pada ku aku akan menepati perkataan ku"seru Lyla yg menengakn Lyla ia paham dengan apa yg di rasakan oleh Lyla ia menyadarkan kepala Lyla pada bahunya dan Lyla pun menikmati nya di suasana dingin itu
"ah tunggu sebentar "seru derland yg membangunkan Lyla dari sandaran nya ia melepaskan jas nya
"kenapa kau lepas jas mu?" tanya Lyla yg bingung
__ADS_1
"sini sandarkan lagi kepala mu"seru derland tanpa menjawab pertanyaan Lyla,Lyla pun nurut dan menyandarkan kepalanya lagi
derland pun menyelimuti tubuh lyla dan dirinya sendiri dengan jas itu kini mereka berada dalam 1 jas bersama