
"ini makanan mu "seru Lyla sembari memberikan mangkuk bubur yg ia bawa
"tidak,aku bosan makan bubur terus" tolak derland
"tapi tuan harus makan bubur ini biar cepat sembuh bubur nya sudah di campur dengan obat jadi tuan tidak usah minum obat lagi"bujuk Lyla
"tidak aku tidak akan memakannya"
"ayo lah tuan makan sedikit saja ku mohon"Lyla terus membujuk derland supaya dia mau makan dengan cara nya sendiri
"ayo lah tuan"pinta Lyla sekali lagi
"hem,berikan pada ku aku akan memakannya "
"ini,nah gitu dong dari tadi susah banget mau makan doang"seru Lyla dengan gembira ia pun memberikan mangkuk yg tadi ia bawakan untuk derland
derland pun memakan bubur itu namun baru saja ia makn 3 sendok ia sudah tidak mau memakannya lagi karena ia tidak suka bau obat apa lagi bauk rumah sakit hal itulah yg membuat nya ingin segera pulang ke rumah mewah nya itu
"sudah aku sudah kenyang"ucap derland dan menaruh mangkuk bubur itu di meja yg ada di sebelah ranjang tempat tidur nya
"lah apa ini kau baru makan 3 sendok dan kau bilang kau sudah kenyang sekecil apa lambung mu itu yg bisa kenyang hanya dengan 3 sendok bubur"cibir Lyla yg tak percaya
"apa yg kau katakan hem coba katakan lagi "jawab derland dengan tatapan tajam nya
"tidak ada siaran ulang maaf,tuan sudah makan jadi nggk usah minum obat lagi mkan buah juga udah jadi saya sekarang pamit pulang dulu ya tuan sudah sore " pamit Lyla sambil nyengir sedikit yg memperlihatkan gigi depannya itu
"ya" jawab derland singkat
Lyla pun beranjak dari duduknya dan ia berjalan menuju pintu kamar itu krek pintu kamar pun terbuka dan ia keluar "saya permisi tuan pamit Lyla sekali lagi tanpa ia sadari ia meninggal kan ponsel nya di meja dekat ranjang tempat tidur derland saat ia sudah lampau di luar rumah sakit ia hendak memesan gojek tapi ponsel nya tidak ada ia baru sadar jika ponsel tertinggal di kamar pasien itu
"haduh pakek ketinggalan lagi hp ku kan jadi harus balik lagi"keluh Lyla pada kelalaian ia sendiri lalu ia berbalik dan lari ke dalam rumah sakit dengan begitu cepat ia sekarang sudah sampai di depan pintu kamar derland dan ia membuka pintu kamar itu dengan tergesa-gesa yg membuat derland kaget dan menatap asala suara itu
"kau kenapa kau kembali "tanya derland
"maaf tuan menggun hp ku ketinggalan jadi aku harus balik lagi padahal tadi sudah di luar rumah sakit"jawab Lyla Dengan nafasnya yg masih ngos ngosan ia mencoba menenang diri ny dan perlahan mengatur kembali pernafasannya
"hemh"lagi lagi derland hanya menjawab dengan dehemannya
__ADS_1
Lyla pun mengambil ponselnya dan kembali berpamitan kepada derland
"saya pamit tuan" akan tetapi derland tidak menjawabnya dia hanya diam dan memandangi layar ponselnya
Lyla pun pergi dan ia memesan gojek untuk ia pulang tak berapa lama Lyla pun sudaha da di depan rumah sakit itu dan gojek nya sudah sampai
*
*
*
di rumah orangtuanya derland
Mama derland mendapatkan telfon dari Kayla dan kaget dengan apa yg di katan oleh Kayla tentang kecelakaan derland
"di mana rumah sakit nya serlok sekarang Tante mau liat keadaan derland "pinta pinta mama Lia
"rumah sakit permata tante di lantai 2 kamar 105 tante"jawab Kayla
"ok terimakasih Kayla "tanpa berpikir panjang Lia pun langsung bergegas ke rumah sakit ayah derland (Zaki ) yg melihat nya langsung bertanya
"mau ke rumah sakit derland kecelakaan"jawab Lia tergesa-gesa
"hah kok bisa?papah ikut ya mah"
mereka pun bergegas pergi dan menuyuh supir untuk menyiapkan mobil nya
"biar saya yg nyetir kamu jaga rumah ya sama
bibik"
"baik tuan "jawab pak supir ( Deni )
*
*
__ADS_1
*
tak butuh waktu lama mereka pun sampai di rumah sakit dan menuju kamar pasien tempat derland berada saat ini
krek pintu kamar itu pun terbuka dan derlan menoleh ke arah pintu itu ia pun terkejut saat melihat kedua orang tua nya ada di sini
"papa mama kok bisa ada di sini"tanya derland yg langsung berdiri di samping tempat tidur nya
"derland kamu baik baik aja kan kenapa bisa kaya gini"tanpa menjawab pertanyaan derland sebelumnya
"aku baik baik saja kok mah,mamah kok tau akau di sini?"
"Kayla sudah ceritakan semuanya pada mamah,kamu tuh kenapa nggk ngasih tau mamah sama papah kalau kamu kecelakaan "
derland hanya diam saat di omelin ibunya itu ya walaupun derland sanagar,dingin dan arogan itu tapi saat di hadapan orang tua nya dia berubah menjadi penurut
"sudah dong mah jangan di marahin anak nya anak sakit kok di marahin"bela Zaki pada derland
"ya habis dia bikin kesel aja bisa bisanya dia nggk ngabarin kita kalau dia kecelakaan "
"mah maafkan derland ya derland tidak bermaksud seperti itu derland takut mamah sama papah cemas dan nanti akan memengaruhi kesehatan mamah sama papah" bujuk derland pada mama nya agak tidak khawatir lagi
"iya mama maafkan tapi jangan di ulangi lagi ya"
"iya mah tidak akan"jawab derland dengan senyum manis nya dan memeluk mama nya meyakinkan bahwa dia baik baik saja
"ayo kita pulang mama yg akan merawat kamu di rumah"pinta Lia pada sang anak derland
"iya ayo derland pulang ke rumah mama sama papa kangen sama kamu"
"iya kita pulang sekarang ma pa "
*
*
*
__ADS_1
mereka pun sekarang sudah sampai di kediaman oarang tua derland karna derland tinggal sendiri sajak dia masih kuliah karna derland tidak suka di ganggu dan dia lebih memilih tinggal sendiri