
kini hari sudah mulai gelap dan ini sudah lewat dari jam pulang kerja Lyla yg seharusnya sudah pulang 1 jam lalu namun ia masih berada di kantor karna bos nya tadi yg memanggil nya untuk ke ruangan nya ia harus menunda beberapa pekerjaannya itu dan harus lembur sedikit
"haaah ini semua karna ulah bos menyebalkan itu gara gara dia aku harus lembur mana aku di rumah sendirian lagi"keluh dan gerutu Lyla pada dirinya sendiri sambil fokus dengan layar laptop nya
tanpa ia sadari perkataan nya itu di dengan seseorang yg tak lain adalah derland yg tengah berdiri di belakang nya
"apa yg kau katakan?"seru derland yg tiba tiba membuat Lyla terkejut dan langsung berbalik badan
"eh tuan,tuan kok disini"ucap yg malah berbalik tanya
"tidak usah mengalihkan pembicaraan"kurus derland
"haduh mati lah aku dia pasti mendengar perkataan ku tadi dan karna perkataan ku aku pasti akan di hukum,ah Lyla kau ini payah tidak bisa saja menahan untuk bicara seperti tadi"gumam Lyla dalam hati yg ia pikir pasti derland akan memarahinya dan pasti akan menghukum nya
"kenap diam?tidak punya kata kata lagi untuk membicarakan aku yg me nye bal kan ini ?"tanya derland yg sengaja ia berkata seperti itu untuk membalas perbuatannya yg telah mengalahkan nya atas lembur Lyla
"ah tidak papa tuan"jawab Lyla denan senyum keterpaksaan
"kalau begitu ini kerjakan berkas ini sekarang karna akan di pakai besok pagi"seru derland sembari menaruh berkas yg ia pegang itu ke atas meja kerja Lyla
sontak saja perlakuan derland itu membuat Lyla tambah kesal padanya,dan setelah derland manaruh berkasnya di sana ia langsung balik lagi masuk ke ruang kerjanya
"haaaah dasar bos menyebalkan"gerutu Lyla sembari menghentak kan kaki sebelah kanannya ke lantai dan berpangku tangan di dada nya
yg tentunya pada saat derland telah masuk ke ruan kerjanya itu mana berani dia berlaku seperti itu di hadapan orang nya langsung
"haaaah aku sudah stress dengan pekerjaan ini dan di tambah lagi dengan bos yg menyebalkan seperti nya bagaimana mereka bisa bilang dia tampan"gerutu Lyla tanpa sadar ia juga pernah mengakui ke tampanan derland namun dalam keadaan nya yg sedang kesal itu ia melupakan nya
*
*
*
di Malang
orang tua Lyla sudah sampai di malang ya sebenarnya sudah sampai dari tadi siang namun ia terlalu sibuk dengan cara di sana sampai lupa mengabari Lyla
__ADS_1
"haduh aku lupa belum mengabari Lyla kalau kita sudah sampai"seru edah sambil menggelengkan kepalanya dan mangambil ponselnya untuk mengabari Lyla
"Lyla gimana kabar kamu baik baik aja kan disana? ibu sama ayah sudah sampai Alhamdulillah tidak da kendala sedikit pun jadi kamu tidak usah khawatir "betitulah isi pesan singkat yg di krim edah pada Lyla ia tak menelponnya karna ia juga sudah terlalu kelelahan dan sudah sangat mengantuk jadi ia hanya mengabari Lyla lewat pesan
tring....
tiba tiba ponsel Lyla bunyi dan saat ia membuka nya terlihat di layar ponselnya bahwa ibunya mengirimkan sebuah pesan
"ibu mengirim pesan coba aku lihat dulu lah "seru Lyla yg langsung berubah raut wajahnya yg tadinya kesal sekarang terlihat jadi baik baik saja
Lyla pun mbaca pesan singkat itu dan tersenyum tipis
"syukur lh kalau begitu,aku baik baik saja Bu tidak usah khawatir tentang aku Bu aku bisa menjaga diri ku sendiri" balas Lyla pada pesan yg di kirimkan oleh ibunya
*
*
*
"haah akhirnya selesai juga dan sekarang aku bisa pulang rasanya tubuhku ini sangat lelah dan lemas sekali seperti orang berpuasa saja"ucap Lyla pada dirinya sendiri
ia pun bersiap untuk pulang dan ia sudah merapikan semua berkas yg ia kerjakan tadi dengan rapi
"eh kau belum pulang"tanya derland yg menghampiri nya
"haduh kenapa aku harus bertemu dengan bos menyebalkan ini lagi sih"gumam nya
"ya"jawab Lyla singkat ia tau jika ia membalas perkataan nya dengan isi hati itu pasti persoalan nya akan panjang dan ia tak mau membuang waktu nya lebih lama di kantor karna ia sudha kelelahan
"ooh "
mereka pun berjalan beriringan untuk pulang saat jalan menuju ketempat parkir mobil mereka, mereka berdua hanya diam hening tidak ada sepatah katapun keluar dari mulut mereka berdua sampai pada saat Lyla bicara yg membuat derland langsung meresponnya
"haaduuh kenapa bocor sih ban mobilnya perasaan tadi pagi baik baik saja"keluh Lyla yg kini ia dan Derland telah sampai di tempat parkir
"kenapa dengan mobil mu ?"tanya der yg langsung menghampiri Lyla
__ADS_1
"tuan tidak lihat ban mobil ku bocor pake nanya lagi"jawab Lyla kesal dari tadi bosnya itu membuat moodnya selalu kesal
"ya ya,lalu bagaimana kau pulang?"tanya derland
"entah,, aku pesan texi online saja deh"jawab Lyla
"memang ada taxi malam malam begini kalau ada pun kau mau menunggunya sendiri di sini"uajar derland
"iya juga sih, lalu bagaimana aku pulang?memangnya tuan mau mengantar ku pulang"tanya Lyla
"sebenarnya aku tidak mau tapi karena kasihan pada mu jadi baik lah aku akan mengantarmu"
*
*
*
sampai di rumah Lyla
"haaah sampai, Lyla kita sudah sampai"ucap derland tapi ia tidak menerima jawaban dari Lyla saat ia menoleh ke arah Lyla yg berada di sebelah nya ternyata Lyla tertidur hingga ya menjawab nya
"pantas saja ia tak menjawab ternyata ia tidur"gumam derland sembari memandangi wajah Lyla
"ia terlihat seperti anak kucing mungil lucu yg sedang tidur tapi saat ia bangun ia terlihat seperti singa kelaparan"ucap derland pada dirinya sendiri
"lyl bangun kita sudah sampai lyl bangun"ucap derland membangun kan Lyla semabari menepuk pelan pundak Lyla Lyla yg terusik itu pun bangun
"hem sudah sampai ya"tanya Lyla sembari mengusap usap matanya
"ya dari tadi,kamu di bangunin susah banget tidur kaya kebo"jawab derland yg membuat Lyla kesal namun ia tak ingin memperpanjang masalah saat ini yg ada di pikiran nya hanya ingin cepat tidur di kasur nyamannya itu
"ya maaf aku kelelahan jadi tidur nya jadi pules banget"seru Lyla sembari turun dari mobil derland
"oh ya terimakasih tuan sudah mengantar ku pulang"terimakasih Lyla
"ya sama sama"jawab derland yg langsung bergegas pergi dan menjalankan mobilnya karna ia juga sangat lah lelah
__ADS_1