
kini hari sudah berganti dan setelah kejadian makan malam itu Lyla harus tetap berpura pura di hadapan orang tua derland,mereka tidak berpura pura menjadi seorang kekasih hanya saja terlihat lebih akrab dan tampil seperti memiliki hubungan dekat ya walaupun hanya seperti itu namun itu cukup merepotkan bagi Lyla tapi mau bagaimana lagi ia sudah menyetujui nya dan ia pun sudah dapat bayaran nya
"haaahhh sudah pagi dan waktu nya bekerja dan harus bertemu dengan bos menyebalkan itu lagi"gumam Lyla Dengan nafas yg berat
ya hubungan Lyla dengan derland memang tidak terlalu baik tapi mereka cukup saling mengenal dan itu membuat mereka tidak sungkan lagi untuk berbicara seleluasaan
"yah dah siap belum"tanya edah hari ini mereka akan berkunjung ke rumah adik dari edut karna ada acara pernikahan adik dari edut itu yg membuat mereka harus hadir
"ia ini sudah motor nya juga sudah siap sama hantaran yg akan kita bawa "jawab edut
"oh iya kalau gitu ayo sarapan dulu ajak edah
"Lyla mana kok belum keluar dari tadi"tanya edut yg sedari tadi belum melihat Lyla
"aku di sini ayah"jawab Lyla yg tiba tiba sudah ada di dekat mereka
"ah kamu ini bikin kaget mama aja"seru edah
"maaf Buu"maaf Lyla sembari menarik kursi mundur sedikit dan ia pun duduk bersama di meja makan itu
"wah ayah sama ibu sudah rapi aja tungben mau kemana?tanya Lyla yg melihat kedua orang tua nya itu sudah berdandan rapi
"oh ibu sama ayah mau ke acara hikahan adik ayah kamu om dava dan akan menginap di sana 1-2 "jawab edah
"loh kok nggk ngasih tau Lyla sih kan Lyla juga pengen ikut "ujar Lyla sambil mengerucutkan bibirnya
"ya maaf ibu sama ayah juga di kabari nya mendadak jadi nggk sempat ngasih tau kamu"
"lalu ayah sama ibu akan berangkat sekarang"tanya Lyla pada edut
"iya pagi ini mau langsung berangkat biar nanti sampai nya nggk makan waktu banyak"jawab edut mereka akan melakukan perjalanan yg cukup jauh dari Surabaya ke Malang itu yg tentunya memakan waktu yg cukup lama
"kalau gitu biar Lyla antar sampai bandara ya"tawar Lyla
"nggk usah,kamu kan kerja nanti kesiangan lagi"
__ADS_1
"ah nggk papa nanti Lyla izin dulu ke bos Lyla "
"ya sudah kalau begitu terserah kamu aja"
*
*
*
di perjalanan
"ibu sama ayah nanti kalau sudah pulang kabarin Lyla ya biar Lyla yg jemput di bandara"seru Lyla sambil menyetir mobil nya
"iya nanti ayah kabarin"
"nantikamu kalau malam jangan lupa kunci pintu dan semua jendelanya sebelum magrib ya"ujar edah yg mewanti-wanti anak nya itu karna Lyla akan tinggal sendiri selama 1-2 hari
"iya Bu siap"
*
*
"maaf tuan derland aku akan terlambat sampai kantor karna aku habis mengantar ibu dan ayah ku ke bandara jadi aku agak sedikit terlambat hari ini"ya begitulah isi pesan yg dikirimkan Lyla pada derland
tring ..
ada suara notifikasi pesan masuk pada derland dan ia langsung mengambil ponselnya yg ada di meja tepat di hadapan nya ternyata saat ia sudah mengambil ponselnya itu terlihat notifikasi sebuah pesan dari Lyla ia pun segera membuka dan membacanya
"ke bandara untuk apa? tapi ya sudahlah kali ini tidak apa toh lagian juga jadwal hari ini tidak ada meeting jadi tak masalah"gumam derland
"ya"balas derland singkat pada pesan yg dikirimkan oleh Lyla terlihat 2 centang biru yg menandakan bahwa Lyla sudah membacanya
*
__ADS_1
*
sampai di kantor
"haaah akhirnya sampai untung saja tuan tidak marah pada ku "gumam Lyla yg tentunya pada dirinya sendiri sambil berjalan masuk ke kantor tak lama ia pun sampai di meja kerjanya dan langsung duduk untuk langsung mengerjakan tugas nya
"hmmm seperti nya hari ini bisa mengerjakannya tanpa harus lembur"ucap Lyla sambil memandangi berkas dan layar komputer yg ada di meja kerjanya itu
"Lyla tuan derland meminta mu untuk ke ruangan nya "seru seorang pria dan ternyata itu adalah Dean yg baru saja keluar dari ruang derland dia adalah tangan kanan derland orang kepercayaan nya Lyla pun langsung menoleh ke arah suara itu
"oh iya baik lah terimakasih"jawab Lyla ramah pada Dean dan setelah Dean menyampaikan apa yg di perintahkan oleh derland ia pun langsung pergi dari situ
"haduh bos ini tidak tahu apa orang baru sampai dan sudah langsung di suruh ke ruangan nya kali ini apa yg akan ia perbuat lagi yaampun dia sangat menyebalkan"gerutu Lyla pelan sambil berjalan menuju ruangan bosnya itu
tak lama ia pun sudah sampai dan ia langsungasuk ke ruangan itu
"permisi tuan,kenapa tuan memanggil saya?apa ada yg bisa saya bantu"tegur Lyla ramah ya walaupun derland sangat menyebalkan di matanya tapi ia masih mencoba untuk tetap ramah dan sopan pada atasannya itu
"ya tentu saja ada kalau tidak mengapa aku memanggil mu?"jawab derland santai tentu saja perkataan derland itu membuat Lyla tambah kesal padanya rasanya ia ingin sekali menyumpal mulut bis nya dengan sandal sepatu yg ia gunakan saat ini
"ya lalu apa yg bisa aku bantu"jawba Lyla yg masih bisa menunjukkan senyum nya walau dengan keterpaksaan
"hmm aku mau membicarakan soal hubungan pura pura kita"jawab derland
"oo soal itu,apa lagi yg harus aku bantu tuan derland"ketus Lyla yg berdiri tepat di hadapan meja kerja derland
"aku mau buat perjanjian dan lebih tepatnya kontrak"
"ko-kontrak?mengapa harus membuat kontrak"tanya Lyla bingung
"ya karna jika tidak membuat kontrak kau akan leluasa untuk meninggalkan kerja sama kita ini dan jika sudah ada kontrak maka kau tidak misa ke mana mana dan kau harus terus melakukan hubungan pura pura ini dengan ku" kujawab derland
"haah apa kenapa seperti itu?apa kah tidak ada cara lain?"tanya Lyla lagi
"ya jika memang ada maka pikiran saja"jawab derland dengan santainya seolah olah tanpa merasa salah sedikit pun
__ADS_1
"haaaah terserah kau saja lah aku malas berfikir"ketus Lyla dengan nafas beratnya
"okey baik lah kalau begitu kita sepakat untuk kontrak dan aku akan segera mengurus nya"seru derland ia tau bahwa Lyla pasti tidak akan bisa menolak