
kini sudah 2 setelah kepulangan orang tua Lyla dan derland sudah memberi tahu orang tua nya bahwa ayah dan ibu Lyla sudah pulang dan rencadanya malam ini keluarga derland akan datang ke rumah Lyla untuk melamar Lyla dan sebelum itu siang ini derland yg akan bicara lebih dulu pada ayah dan ibu Lyla
"Lyla ayo sarapan ibu sudah siapkan sarapan untuk kita, kita sarapan bersama sudah beberapa hari ini kita tidak sarapan bersama"panggil edah yg sudah siap di meja makan itu bersama edut
"ayo Lila cepat ayah sudah kelaparan nih"panggil edut yg sudah tidak tahan lagi
"iya yah aku datang"jawab Lyla yg keluar dari kamar dengan pakaian rapi
"wiih masak enak nih ibu"seru Lyla yg ikut duduk bergabung bersama ayah dan ibu nya
"ya sudah ayo makan jangan cuma ngomong enak doang rasain dulu dong"
mereka pun makan bersama di pagi hari yg cerah ini
"tuh kan sangaaaat enak sudah lama aku tidak makan makanan masakan ibu kali ini rasanya jauh lebih enak"puji Lyla
"ya sudah makan yg banyak ibu masak banyak buat kita "seru edah
"pasti Bu,ayah mau langsung buka kios ?" tanya Lyla karna sejak edah dan edut pergi kiosnya tutup
"iya ini nanti habis sarapan mau langsung berangkat"jawab edut
"ayah yakin?ayah kan baru pulang pasti masih lelah sebaik nya ayah temani ibu saja di rumah istirahat saja ya "larang Lyla
"benar kata Lyla tu yah sekarang kita istirahat saja besok baru kita ke kios"seru edah yg membenarkan perkataan Lyla
"hmm tuh yah ibu saja mau istirahat jadi ayah juga harus istirahat ya,dan seperti nya nanti siang akan ada tamu yg datang"seru Lyla ia berkata seperti itu sebenarnya hanya kata kata saja ia tak yakin kalau nanti siang akan ada tamu tapi entah kenapa mulut nya berkata seperti
"emangnya siapa yg mau datang?pacar kamu?"tanya edut penasaran
"iya nih punya pacar kok nggk ngenalin ke ibu sama ayah"sela edah meledek Lyla dengan sebelah mata yg ia main kan
"ah apa si ibu sama ayah ini ngawur aja kalau ngomong"jawab Lyla yg resah dan malu di tanyai soal pacar
"ah nggk usah malu sama ayah dan ibu kalau memang begitu perkenalkan sama ayah dan ibu "seru edut
"iya kita juga kan mau tau bagaimana calon mantu kita ya kan yah"ledek edah lagi pada Lyla
"ah yasudah lah aku berangkat dulu yah bu"pamit Lyla tidak lupa dengan menyalimi dan mencium punggung tangan ibu dan ayah nya bergantian
Lyla pun berangkat ke kantor denan mobil nya
"yah kalau nanti benar pacar Lyla datang giman?"tanya edah
"ya biarin toh Lyla juga sudah dewasa dan sudah cukup umur untuk menikah,selama ini kita juga tidak pernah melihat Lyla dekat dengan laki laki nanti kita liat saja siapa yg datang"jawab edut
*
*
*
sampai di kantor
kini Lyla sudah sampai di kantor dan ia baru saja turun dari mobil ia melihat derland yg berada di pintu utama kantor itu seketika ia teringat akan perkataan ayah dan ibu nya soal pacar dan saat itu juga pipi dan ujung hidung nya memerah sudah seperti tomat matang saja ia berjalan perlahan masuk kekantor dan saat sampai tepat di pintu utama
"hey Lyla "tegur derland yg melihat Lyla telah datang
" ya tuan ada apa"jawab Lyla
"apa kau sibuk?"tanya derland
"sedikit tapi sepertinya sebelum jam kerja aku akan sudah menyelesaikan nya,memangnya ada apa tuan bertanya seperti itu?"tanya Lyla
"aku mau memberi tahu mu sesuatu"jawab derland dan seketika hanya dengan gerakan tangan para karyawan dan pengawal pribadi nya langsung pergi meninggalkan mereka berdua di pintu utama kantor itu
__ADS_1
"ada apa tuan?kenapa tuan menyuruh mereka pergi apa ada hal penting yg ingin di bicarakan?"tanya Lyla ia menyadari kode dari derland yg menyuruh para bawahan nya pergi meninggalkan mereka berdua
"ya aku mau bicara kan soal penting"
"soal penting apa?"tanya Lyla
"soal pertunangan"jawab derland seketika Lyla langsung menatap kedua mata derland yg berwarna coklat ke ores ores an itu
"pertunangan?ada apa dengan pertunangan ini?"tanya Lyla lagi
"iya,ibu dan ayah ku malam nanti akan pergi ke rumah mu untuk melamar mu ,dan nanti setelah makan siang aku akan bicara terlebih dahulu dengan orang tua mu"jawab derland yg membuat Lyla terkejut ia tak menyangka bahwa pertunangan ini akan benar terjadi
"hah apa? tunangan? "tanya Lyla yg tak percaya dengan perkataan derland
"iya,kenapa kau terkejut seperti itu bukankah kita sudah membicarakan soal pertunangan"
"iya tapi aku tidak menggap nya benar benar akan terjadi dan nanti malam orang tua mu akan datang untuk melamar ku untuk mu? tidak tidak tuan jangan bercanda"seru Lyla yg masih tidak percaya
"Lyla aku serius dan kita juga sudah membeli cincin pertunangan nya kan"
"iya tapii"
"sudah lah nanti setelah makan siang kau dan aku akan pergi untuk menemui orang tua mu "sela derland dan langsung masuk ke dalam meninggalkan kan Lyla berdiri sendiri di pintu itu
tak lama Lyla pun ikut masuk dan ia duduk di meja kerjanya ia memandangi tangan kiri nya yg mulus itu
"haah nanti malam di tangan ini di jari manis ini akan ada cincin yg tersemat di jari ini dan itu atas nama derland"gumam Lyla dalam diri nya ia masih tak percaya bahwa ia akan bertunangan dengan derland bosnya sendiri
*
*
datang ke rumah Lyla
"iya sudah"jawab Lyla singkat
"ya sudah ayo berangkat jangan membuang waktu"ajak derland
*
*
sampai
"hmm ayo turun kita sudah sampai"ajak derland
" oh sudah sampai ya maaf tadi aku melamun jadi tidak sadar kalau sudah sampai"jawab Lyla yg kemudian turun dari mobil
**
pembicaraan
"loh ini bukan nya bos kamu ya lyl kok ikut kamu pulang "tanya edah
"siapa ma yg datang"tanya edut yg tiba tiba datang
"lo ini bos nya Lyla kan"tanya edut yg langsung menghampiri Lyla dan derland
"ayo sini duduk jangan berdiri di situ"ajak edut pada derland dan Lyla
edah pun pergi ke dapur untuk membuatkan minum
"gini om saya datang kesini mau membicarakan hal penting dengan om dan tante"seru derland yg tidak ingin panjang lebar berbicara
"oh iya bicara soal apa ngomong aja nggk usah sungkan kalau sama om dan tante mah"jawab edut
__ADS_1
"mmm nanti saja deh om tunggu tante nya daang dulu biar sama sama kita bicarakan"
"oh iya iya mungkin sebentar lagi datang,oh ya kamu sama Lyla kaya nya dekat ya"seru edut
"oh iya lumayan deket sih om"jawab derland canggung
"sudah berapa lama dekat"tanya edut lagi
"mm belum lama kok om,kalau kenal sudah lumayan lama om"jawab derland tak lama edah pun datang dengan membawa teh serta camilan ringan yg ia bawa dan segera menyajikannya dan setelah itu ia duduk di samping edut sedangkan Lyla dusuk berdampingan dengan derland
"eh tantenya sudah datang nih,tadi kamu mau ngomong apa?"tanya edut penasaran
"eh gini om kita langsung pada intinya saja ya om biar tidak usah membuang waktu lagi"
"oh iya iya silahkan"
"jadi gini om kedatangan saya kemari mau membicarakan soal pertunangan Lyla anak om dan tante dan rencananya nanti malam orang tua saya akan datang kemari untuk pertunangan "seru derland
"mmm kamu mau melamar anak om?"tanya edut
"iya om"
"apa kamu serius dengan anak om dan akan menjaganya dengan baik?"
"Ing Sya Allah saa akan selalu menjaga anak om dan tante sekuat jiwa dan raga saya "jawab derland
"mm kalau om sama tante mah gimana sama Lyla kalau dia setuju kami juga setuju karena kami tidak mau jika harus memaksa nya"
"jadi gimana kamu mau Lyla "tanya edah Lyla hanya diam dan menggangguk kan kepala nya yg menandakan dia setuju
***
selesai
setelah pembicaraan itu derland hendak kembali ke kantor begitu juga dengan Lyla namun derland mencagahnya untuk ikut
"tidak kamu di rumah saja tidak perlu kembali ke kantor"larang derland
"kenapa?aku masih ada pekerjaan "tanya Lyla
"kau di rumah saja dan siap kn dirimu untuk nanti malam dan soal pekerjaan Dean sudah menghandel nya "jawab derland
"tapi kan "
"tidak usah membantah "
"iya"
*
*
*
malam pertunangan
"Lyla apa kamu sudah siap"tanya edah yg masuk ke kamar Lyla untuk melihat nya
"sudh Bu "jawab Lyla yg duduk di atas ranjang nya
"ah anak ibu terlihat sangat cantik sekali malam ini" Lyla terlihat cantik dengan dres berukar dengan tangan setengah tiang begitu juga dengan panjang gamis berukat itu di tambah lagi dengan rambut yg di Gelung menyisakan sedikit helaian rambut di sebelah kanan dan kiri wajahnya
ting tong
"ah itu mungkin mereka sudah datang,kamu tinggu di ya biar ibu lihat dulu"seru edah
__ADS_1