
Setelah mematikan panggilan tersebut Clarissa cengengesan sendiri membayangkan wajah Elika yang kesal.
"Ting" sebuah pesan WhatsApp masuk
( Besok aku jemput jam 9 pagi ) isi pesan wa tersebut.
Clarissa melihat nomor baru tersebut tidak nama dan foto profil nya cuma gambar anime yang merokok
"( Siap yah? ) balas Clarissa.
" Ting" bunyi pesan masuk lagi ( calon suami mu ) isi pesan tersebut.
Jawaban yang singkat. jelas sekali Clarissa kaget yang menghubungi nya ternyata Levin, Ternyata setelah sampai dirumahnya Levin langsung menghubungi nya.
Clarissa langsung senyum-senyum sendiri membayangkan wajah tampan Levin sambil berguling ke kiri dan kekanan.
"Besok kita mau kemana?" Balas chat Clarissa langsung centang biru dua cukup lama ia menatap ponselnya namun Levin tak kunjung membalas, Clarissa tahu Levin sengaja tak membalas pesan nya.
.
.
.
.
__ADS_1
Tak terasa waktu cepat berlalu, Pagi pukul 8:30 Clarissa sudah rapi dan wangi bahkan ia sengaja berdandan cantik hari itu. Clarissa memakai long dress berwarna putih dengan motif bunga kecil dipadukan dengan hils yang tak terlalu tinggi ia sengaja memakai hils karena tinggi badan Levin lebih dari Jonathan.
Clarissa duduk diteras rumah sambil menunggu Levin.
"Kak rissa, lagi nungguin siapa sih?" tanya Alisa adik bungsunya yang masih duduk dibangku SMP sembari mendudukkan dirinya di duduk dikursi samping Clarissa menatap kakak nya yang sudah cantik dipagi hari.
"Nungguin temen Al" Jawab Clarissa singkat sesekali melirik ponselnya takut kalau Levin mengirim pesan.
"Calon suami kakak yah?" tebak Alisa membuat Clarissa mengernyitkan keningnya.
"Kok kamu tahu?"
" Ibu yang bilang, Ibu sudah cerita sama aku dan kak Icha " Alisa menjawab dan Clarissa hanya mengangguk kepalanya jadi ibunya sudah bercerita pada adik-adiknya.
"Hey menikah tidak semudah yang kamu bayangkan, Proses nya itu susah"
"Oohh, jadi karena susah itu yah, kak Rissa belum juga menikah, susahnya yang mana kak" Tanya Alisa dengan wajah polosnya membuat Clarissa menepuk jidatnya.
Tak lama berselang sebuah mobil sport mewah berwarna merah hitam memasuki pekarangan rumah Clarissa.
"Waah mobilnya bagus kak" Ucap Alisa langsung berdiri ekspresi Alisa membuat Clarissa malu.
Levin turun dari mobil itu, kemudian melepaskan kacamata hitamnya lalu menatap Clarissa, Clarissa lalu buru-buru menyuruh Alisa masuk kedalam rumah dengan alasan membuatkan minum untuk Levin.
Levin terlihat sangat keren penampilan nya sangat cool, Kalau diganti dengan model begini ia akan cepat move on, begitu pikir Clarissa.
__ADS_1
Levin berjalan mendekati Clarissa menatap nya dari atas sampai bawah.
"Kamu kebaratan tidak kalau aku suruh ganti pakai celana? " tanya Levin membuat Clarissa mengernyitkan dahinya.
*Haaah, apa yang dengan penampilan ku, kulit kaki ku juga bersih nggak ada bekas luka sama sekali, nih orang kenapa sih?" pikir Clarissa bertanya-tanya dalam hati.
"Kenapa, tidak mau yah?" tanya Levin karena melihat Clarissa yang masih saja berdiam diri.
"Ahh iya, iya aku ganti dulu" Ucap Clarissa lalu berjalan, meninggalkan Levin. baru juga dua langkah Levin kembali memanggil Clarissa lagi.
" Panda kamu punya jaket Hoodie kan? atau sejenis sweater kamu pake itu aja yah, dan itu rambut kamu tolong jangan dibiarkan terurai sakit mata ku melihat nya" Ucap Levin membuat Clarissa melebarkan matanya.
"Panda? kamu manggil aku panda?" tanya Clarissa dengan sedikit berteriak* yang benar saja dia manggil gw dengan nama hewan pikir Clarissa.
"Kenapa, kamu tidak suka? kalaupun kamu tidak suka aku tidak akan menganti panggilan itu" Ucap Levin santai sedang Clarissa hanya mengepalkan tangannya menahan kekesalannya.
"Itu kok matanya udah nggak kaya panda lagi? Kemana mata pandanya?"
"Hilang di makan nyamuk " Teriak Clarissa dengan kesal sambil berlalu meninggalkan Levin.
* Gila ya, bahkan tu cowok lebih menyebalkan dari Elika, baru juga kenal udah begitu, Sungut Clarissa sambil berjalan masuk ke kamarnya.
Clarissa masuk kekamar nya lalu menganti penampilan nya sesuai yang diinginkan Levin.
Baru kali ia menemukan laki-laki seperti Levin, Kalau Jonathan dulu paling suka kalau Clarissa mengunakan dress, sedangkan Levin malah menyuruhnya berpenampilan layaknya pria, dasar aneh sungut Clarissa sambil menganti pakaian yang dikenakannya.
__ADS_1