
"**Selena..
Jaga dirimu baik baik.."
Selena bangun dari tempat tidur nya.. dengan ekspresi yang terkejut.. selena berfikir ada apa dirumahnya? Kenapa tiba-tiba ia memimpikan ayah dan ibunya ? Apakah mereka baik baik saja ? Selena merasa hawatir, karna ia jarang sekali berkunjung ke rumah ayah nya. Ia ingin meminta izin kepada arfian namun arfian sudah tidak ada di rumah nya.
Selena pun bergegas untuk membersihkan dirinya dan bersiap siap pergi. Dia tidak memikirkan apa resikonya nanti,tapi dia pasti memberi tau marie untuk pergi kerumah keluarganya.
Setelah sampai di tempat, selena berjalan dan memencet tombol bel dirumah nya. Alhasil tidak ada seorangpun yang membuka pintu rumah nya. Selena sangat hawatir dan mencoba menelfon ibu nya namun tidak di angkat. Bahkan ia menelfon seluruh keluarganya tapi tidak ada yang mengangkat. Tiba tiba ada seorang tetangga sebelah rumahnya berjalan tidak sengaja bertemu dengan selena. Dan seperti nya selena sedang dalam ke adaan hawatir dan panik. Tetangga itu menghampiri selena
Tetangga : selena ?
Selena : iya ?
Tetangga : lama sudah kita tidak bertemu!
Selena : ahahaha iya.. ini baru saja mengunjungi rumah ayah .. tapi sepertinya tidak ada orang dirumah nya ya?
Tetangga : loh apa selena tidak tau ? Kalau ayahmu sedang berada di rumah sakit ?
Mendengar tetangga itu bilang seperti itu henfon selena tiba tiba terjatuh dan wajah yang nampak dengan ekspresi kaget. Seakan akan selena sedang di sambar petir yang cukup besar. Setelah tetangga itu bercerita selena langsung pergi naik mobil dan buru buru pergi ke rumah sakit xxxx. Selena yang nampak nya panik dan sangat hawatir, ia tidak bisa memikirkan dengan tenang . Tetangga itu bilang bahwa ayah nya terjatuh sakit setelah selena pindah dibawa ke rumah nya ardian.
Sampai di depan rumah sakit selena langsung turun dan lari cepat menuju ke arah administrasi untuk menanyakan kamar pasien yang bernama pak darmo. Selena menanyakan dengan panik dan hawatir sehingga orang itu tidak menjawab dan hanya bisa menenangkan selena terlebih dahulu. Tiba tiba ada dokter yang lewat dan melihat selena yang marah marah karna pertanyaan nya tidak di jawab, sehingga suster memanggil securiti untuk membawa selena keluar namun selena tidak mau. Dokterpun menghampiri selena
Dokter : ada apa ini ? Kenapa berbuat keributan? Apakah kalian tidak tau kalau ini rumah sakit ?
Suster : ini dok.. ada pengunjung bertanya kamar pak darmo. Tapi dia tidak bisa tenang dulu karna orang pencatat itu ingin menanyakan balik padanya.
Selena : aku bilang dimana kamar pak darmo!
Dokter : hey gadis! Bisakah kau kecilkan suaramu!? Kau akan mengganggu pasien yang sedang istirahat disini!
Selena : aku ingin ke kamar nya!
__ADS_1
Suster : sebelum kami menjawab, ibu ini siapa nya keluarga pasien?
Selena : lepaskan dulu saya!
Dokter : lepaskan dia.
Sekuriti : baik..
Dokter : kalian boleh pergi .
Sekuriti : baik dok, kalau ada apa apa panggil lah. Saya permisi.
Dokter : Siapa kamu ?
Selena : aku selena! Aku anak dari pasien yang namanya pak darmo!
Dokter : .....
Dokter : aku dokter nya pak darmo. Kebetulan kita bertemu disini, ada banyak hal yang ingin aku sampaikan.
Selena : baik! yang pertama adalah aku ingin bertemu dengan ayahku!
Dokter : baiklah, marilah ikut dengan ku, aku akan membawa mu ke kamar nya.
Setelah sampai di kamar ayah nya, dokter memberi tahu selena agar tidak membuat keramaian, karna pak darmo sedang beristirahat, dia tidak mau kesehatan nya terganggu lagi. Selena masuk dan menghampiri ayah nya. Dia menangis melihat ayah nya terbaring di atas kasur di dampingi beberapa infus. Selena memegang tangan kanan ayah nya . Dia melihat tidak ada seorangpun, bahkan ibunya yang menemani ayah nya. Selena heran.. kemana ibu nya ? Kenapa ia tidak mendampingi ayah nya yang sedang berada dirumah sakit ? Selena melepaskan tangan ayah nya dan menaruh kembali ke tempat tidur nya. Selena menghapus air mata nya dann berjalan keluar menemui dokter itu. Banyak pertanyaan yang di ajukan kepada dokternya, namun dokter hanya bisa menjawab beberapa pertanyaan saja tentang penyakit nya. Ayah selena terkena penyakit liver. Karna makanan nya yang tidak terjaga. Namun yang merasa aneh, ibu selena. Ibu selena lah yang merawat ayah nya. Kemana dia ? Kenapa selena tidak menemukan ibunya disaat ayah nya seperti ini , bukan kah selama ini ibu berkata ayah baik baik saja ?
Selena : ohiya dok.. apakah ayah saya selalu sendiri disini ?
Dokter : iya . Bahkan yang mengantarkan dia kerumah sakit ini bukan lah salah satu dari keluarganya. Melainkan tetangga nya sendiri.
Selena : apa!? Tetangga !? *Dengan suara keras*
Dokter : kecilkan suaramu.
__ADS_1
Selena : bahkan ibu saya tidak menghantarkan nya !? Atau mengunjungi nya!?
Dokter : tidak, kami sengaja menjaga pak darmo dengan ketat karna kami tau siapa pak darmo ini. Dan keluarga yang pertama kali mengunjungi pak darmo adalah kau saja.
Selena : (terus kemana ibuku !?)
Dokter : kalau tidak ada pertanyaan lagi silahkan keluar. Aku masih ada pasien untuk di periksa.
Selena : tolong berikan yang terbaik untuk ayah saya. Berapapun pengobatan nya, saya akan siapkan dana nya!
Setelah selena keluar dari ruanga dokter nya, selena berjalan menuju pintu luar rumah sakit. Namun sebelum itu selena ke ruangan administrasi untuk mengecek biaya ayah nya di rumah sakit. Setelah melihat total nya 5.100.000.00 , selena terkejut akan hasil biaya rumah sakit nya. Selena menanyakan ke administrasi itu sudah berapa bulan ayah nya dirawat .. dan ternyata ... Kalau dilihat berarti perbulan nya 1.700.000.00 . Setelah selena bilang akan segera bayar administrasi itu bilang belum lagi obat dan operasi nya. Tapi ayah selena tidak setuju jika melakukan tindakan operasi. Jadi yang dilakukan adalah meminum obat. Selena benar benar bingung. Masih biaya kamar dan pengobatan. Selena bahkan tidak habis fikir kemana ibu nya pergi. Ia dalam keadaan bingung.. jika dia beri tahu ardian, mana mungkin dia perduli ?
Setelah pulang ke rumah, ardian sudah ada.
Ardian menunggu dan memarahi selena, namun selena hanya bisa diam saja karna kepikiran oleh ayah nya. Dia hawatir siapa yang menjaga ayah nya. Ardian pun nampak curiga pada selena.
Ardian : kenapa kau tidak memberi tauku bahwa ayahmu sedang berada dirumah sakit ?
Selena : apakah kau peduli ? Sama aku saja kau tidak perduli apalagi sama keluargaku ?
Selena langsung pergi jalan ke tempat tidur nya .
Ardian yang hanya bisa diam saja, menyuruh mahmed umtuk memeriksa keadaan ayah nya. Dan ia juga menyuruh Pengawal lainnya untuk menjaga kamar ayah nya. Karna saingan nya banyak, bahkan banyak yang ingin menghancurkan ardian . Memang tidak ada hubungannya dengan keluarga selena namun selena adalah istri nya ardian.
Ardian pergi dan jalan menuju kamar selena, ia membuka pintu dengan pelan ,, ia melihat selena sedang tertidur dan ardian melihat selena ada bekas air mata di pipi selena. Ardian melihat dengan rasa yang tak tega. kasihan dan tanpa ia sadar tangan ardian menghapus air mata yang tersisa di pipi selena, ardian melihat bahwa selena sangat terpukul akan hal ini, samapi Selena belum sempat mengganti pakaina nya bahkan membuka sepatunya. Ardian berusah membangunkan selena tapi tidak bangun. Jadi terpaksa ardian lah yang mengganti pakaian nya dan membuka sepatunya menghapus makeup nya dan menyelimutinya. Ardian pun selesai menggantikan baju selena , ia langsung keluar berjalan menuju kamar nya. Ia duduk di depan jendela yang besar sehingga pemandangannya bisa dilihat dengan jelas.
Ia berfikir mengapa ia mempunyai rasa yang tidak tega dan kasihan.. terutama melihat dia sedih hatinya merasa sakit?
Bahkan dia ingin melakukan sesuatu untuk nya .
Mahmed datang untuk memberi laporan kepada ardian , ia mengetuk pintu dan masuk. Ia menjelaskan semuanya.
Dan aneh nya ibu selena menghilang. Apakah ada yang terjadi sesuatu sebelum ayah selena dibawa kerumah sakit**?
__ADS_1