Suamiku Yang Dingin

Suamiku Yang Dingin
Episode 8


__ADS_3

Mahmed : tuan..


Ardian : berani nya dia mendorong gadis itu!


Mahmed : namun tuan, ini semua tidak mungkin hanya satu orang saja.


Ardian : aku mengerti apa yang kau maksud..


Ardian : tentu saja tidak hanya satu orang, ini pasti sudah di rencanakan , dan aku tau siapa pelakunya.


Mahmed : ....


Ardian : aku akan mengganti bajuku, kau silahkan kembali, kalau ada apa apa cepatlah kabari aku.


Mahmed : baik tuan, saya mengundurkan diri


*keluar*


Ardian : ......


Ardian : *Mengingat kejadian itu*


Ardian : apakah aku bisa mencintainya ?


*Kamar Selena*


Selena : *memegang dan mengusap bibirnya dengan pelan*


Selena : ....


Selena : aku ga mimpi...


Selena : Ardian.. memang menciumku di depan umum..


Selena : apa maksudnya ?


Selena : apakah dia sudah mulai membuka hati nya untukku ?


Ketika selena memikirkan kejadian yang bersama ardian , ia sangat sulit untuk tidur atau di percayai.


*Kamar Ardian*


***Ardian tampak bingung akan hal nya perasaan yang ia rasakan. Ardian tidak pernah mau menyentuh gadis lain apa lagi melakukan yang lebih, seperti berhubungan badan. Ardian tampak heran aka perbuatan nya. Namun disisi lain ardian berfikir.. Dia adalah istri Sah nya. Jadi mau melakukan apa saja itu terserah nya.


Ardian tidak bisa tidur. ia sangat sulit untuk tidur. Ardian berjalan keluar dan memasuki kamar selena. Ia melihat bahwa selena sedang tidur, pulas. Ia masuk dab menutup pintu nya lalu melihat lebih dekat lagi ke wajah selena.


Selena yang awal nya sulit untuk tidur akhirnya tertidur juga, selena tertidur dengan ngigau "Dasar laki laki sombong! beraninya kau mengasari ku! aku adalah istrimu... tolong bersikap lembut lah.. aku tidak ingin kau menyikapiku kasar dan dingin. tidak perduli.. aku ini istrimu.."


Mendengar selena mengigau.. ardian merasa bersalah karna sikap nya terhadap selena.. ia mengelus dan memegang pipi selena dan mencium keningnya. lalu ardian pergi ke kamar nya. Setelah ardian kembali, ada asisten ardian, mahmed. Ardian menyuruh mahmed untuk beri pengawamenjaga di kamar selena.


Sampai di kamarnya, ardian jalan dan mengambil sebuah minuman


ia menuangkan di gelas yang ada es batunya dan berjalan untuk duduk di sebuah kursi dekat jendela yang besar. seakan akan pemandangan bisa dilihat semua dengan indah. Ardian terus berfikir.. Apakah dia salah? Tapi baginya wanita itu sama saja semua! Tidak lain hanya meloroti harta saja. Namun disisi lain, ardian merasa gadis ini aneh, tidak lain dari kata bodoh***.


Ardian : gadis bodoh. Berkali kali aku kasar, berkali kali aku bersikap dingin, kau masih saja mau bertahan denganku?


*Menatapi jendela*


Ardian : kita lihat saja. sampai kapan kau bertahan denganku!


------------------------------


*Pagi*


Selena : mnhh..


*Tok Tok Tok*


(Suara ketukan Pintu)


Pelayan : nona selena.. sudah waktu nya anda bangun..


Selena : *membuka mata*


Selena : aku bisa lakukan sendiri..


Pelayan : tapi nona.. ini perintah dari pak henky.. untuk memeriksa nona juga..


Pelayan : dan Dokternya pun sudah sampai..


Selena : baiklah. kalian tunggu aja dulu.


Pelayan : baik nona.


------------------------------


*Ruang Tamu*


Pagi pagi sudah mulai berkumpul semua, namun pak henky dan ardian sedang berada di kamar khusus nya saja. Ntah apa yang mereka bicarakan tapi .. ketika aku sudah mempercantik diri aku keluar ke ruang tamu , disana sudah banyak yang berkumpul. Tamu tamu yang di pesta kemarin.. dan wanita itu juga.. memandangku dengan.. pandangan benci.. apakah akan timbul masalah lagi?


*Kamar Khusus*


Pak Henky : ardian..


Ardian : iya ?


Pak Henky : gimana menurutmu? apakah kau sudah menemukan pelakunya ?


Ardian : *meminum secangkir kopi*


Ardian : tenang saja.. Aku sudah tau siapa pelakunya.


Pak Henky : baguslah!


Pak Henky : kenapa begitu banyak yang ingin mencelakai menantuku ?


Ardian : *diam*


Pak Henky : dan kau juga..


Pak Henky : bersikap lah dengan lembut padanya..


Ardian : iya.


Pak Henky : dia gadis yang baik, hanya saja kau tinggal di london dan berbisnis di paris, jadi kau tidak mengenalnya.


Ardian : sebaik apakah dia ? wanita.. gampang berubah! dan mereka punya niat baik maupun buruk orang nya pasti ada niat yang sama! *tegas*


Pak Henky : *sigh* janganlah kau berfikir begitu ardian..

__ADS_1


Pak Henky : dia gadis yang baik, pintar .. kau harus bersikap lembut padanya.. dan kau juga harus tahu.. smua gadis memang sama niat nya karna posisi kita, tpi hanya ada 1 yang akan tulus mencintaimu.


Ardian : seperti ayah dan perempuan itu?


Pak Henky : Ardian! jaga sikapmu! dia adalag ibumu!


Ardian : ibu? ibu yang sudah meninggalkan ayah sendiri, ohtidak. meninggalkan kita sendiri! karna ayah selingkuh dengan wanita itu!


Pak Henky : aku tidak selingkuh.. Ibumulah yang mulai duluan. Ibumu berubah.. setelah mengenal laki laki itu.. Dia mulai menjauhiku dan sering keluar banyak alasan.. dan ibumu yang sekarang.. dia adalah wanita yang tangguh , dia berbeda dengan yang lain, kalau tidak, dia tidak akan bertahan denganku sampai saat ini..


Ardian : dia bertahan karna posisi kita .


Pak Henky : ... suatu saat nanti kau pasti mengerti..


Ardian : ...


Pak Henky : aku hanya minta tolong, untuk bersikap lembut lah kepada selena .. kau tidak tahu.. betapa sakit nya kau berikan sikap yang dingin terhadapnya yang berusaha keras untuk merubah sikap mu.


Ardian : ..


Pak Henky : Hargailah perjuangan seseorang sebelum kau merasakan kehilangan yang sesungguh nya.


***Setelah mereka berbicara di ruangan nya, pak henky menyuruh nona Grace untuk menyuruh semua berkumpul yang masih ada di luar . nona grace adalah ibu ke 4 ardian. Pak Henky begitu banyak menikahi istrinya namun mereka hanya ingin harta dan juga main belakang dengan pria lain, sehingga membuat Pak Henky menceraikan mereka semua. Anak dari mantan istrinya tinggal bersama pak henky dan istri satu satunya hanya nona Grace . Istri yang paling ia sayangi.


*Sampai Ruang tamu****


Asisten : Selamat datang kembali!


Asisten : tentu saja kalian tau semua kenapa kalian berkumpul disini semua ?


Asisten : jelas! kejadian semalam tidak dapat di lepaskan begitu saja. Karna kalian semua juga tau,Barang siapa yang berbuat masalah dari keluarga Pak Henky dan Tuan ardian, pastinya akan tau akibatnya. *senyum*


Asisten : tuan Ren , anda adalah satu satunya laki laki yang berada di dekat kolam itu.. anda memegang segelas wine dan menatap nona selena..


T.Ren : itu karna aku baru tau ada gadis secantik dia, namun sayang dia istri orang..


Asisten : aku yakin alasan nya bukan itu, melainkan tuan ren sedang patah hati.


T.Ren : kau tau saja. yang penting aku tidak mendorong nya.


Asisten : kita lihat saja siapa pelakunya.. dan saya juga tidak bilang bahwa tuan ren adalah pelakunya.


Asisten : dan nona Ai , Anda duduk di kursi pesta itu, tapi jarak nya lumayan jauh..


Ny.Ai : aku duduk berjauhan karna aku merasa kesal.. kalian tau semua sendal hak tinggiku jika berdiri lama kakiku juga akan pegal.


Ardian : ya.. itu karna kau juga punya alasan lain bersama nona Feli .


Asisten : sebelum nona ai duduk, mereka saling bertemua di sebuah ruangan .


Asisten : *tegas* nona feli,anda bersama tuan ardian ketika kejadian itu belum terjadi. namun apakah kalian tidak merasa aneh ? kemana nona feli pergi sebelum bersama tuan ardian ?


*suara bisikan semua orang*


Asisten : anda bilang ingin ke toilet, namun anda juga harus tau... toilet ada di sebelah kiri bukan kanan, kalau ke arah kanan, tempat apa itu ?


Semua orang terkejut ketika asisten dari pak henky berbicara seperti itu. Karna jalan ke arah kanan adalah menuju ke ruangan biasa, bisa di bilang ruangan tidak terpakai. untuk berdandan/berganti baju. Ketika mereka semua sadar, bahwa nona Ai dan feli bertemu mereka berfikir kalau pelakunya adalah mereka berdua. tapi itu tidak.


Asisten : Saya lupa, bahwa nona arin juga berada di ruangan tersebut .


Ny.Arin : aku kesana hanya membenarkan dandananku.


Asisten : nona arin ketika semua pada sibuk masing masing, pasti tidak ada yang memerhatikan kita kan? semua sibuk bersama tekan nya, kerabat nya , kekasih nya ?


Asisten : disitu nona arin mengambil kesempatan untuk mendorong nona selena.


Tapi kenapa dia melakukan nya ?


Ny.Arin : ....


Asisten : jelas tidak bisa berbicara. karna ia di ancam. Jika dia berbuka mulut , dia akan di celakai .


Asisten : melampiaskan ke marahan kepada orang lain adalah hal yang sangat memalukan. padahal nona selena tidak mengenali itu.


Asisten : yang aku maksud adalah pelaku disini ada 2 dan wanita semua.


Asisten : ya.. nona feli dan nona Arin.


Asisten : nona feli adalah mantan dari tuan ardian, mereka akana menikah tapi dibatalkan karna nona feli menghianati tuan ardian. kenapa? tiba tiiba nona feli ?


Ny.Feli : ya. aku yang menyuruh nona arin dan mengancamnya juga! Aku benci sama selena!


*Suara semua orang bergumam*


Ny.Feli : ketika itu aku datang ke ardian namun ia mengatakan akan menikah besok! dan aku tidak tidak terima.. Aku memang menghianati nya namun aku sadar akan perbuatan ku! itu kenapa aku datang untuk meminta maaf dan ingin kembali seperti semula..


Selena : hanya karna kau benci padaku yang menikahi ardian, kau ingin membunuhku ?


Selena : betapa konyol nya dirimu.


Ardian : ....


Selena : ntah ardian masih mencintaimu atau tidak, kau harus tau! aku adalah ISTRI SAH nya ardian!


Selena : kau tidak berhak untuk marah kepadaku, dan juga, ini salahmu! Karna kau menghianati ardian sebelum pernikahan. kesadaranmu sungguh sangat terlambat!


Selena : kau sadar disaat dia ingin menikahiku ? dan kau benci padaku? hahaha apakah kau tidak pernah dengar kata kata ini ? karma pasti berlaku! kelakuanmu kelak akan di balas! dan kau tidak pantas untuk menghadiri pesta ulang tahun nya ayah mertuaku .


Ny.Feli : Kau jangan bangga! ardian pasti masih mencintaiku! dia menciummu karna ingin menjaga reputasi nama keluarganya!


Ardian : kata siapa?


Tiba tiba ardian membuka mulut dan...


Ardian : kata siapa aku masih mencintaimu?


Ny.Feli : kamu bohong kan? kamu tidak pernah mencintai gadis ini kan ? yang walaupun dia ini istrimum


Ardian : ... kau rupanya tidak bisa melupakanku?


Ny.Feli : tidak! aku masih mencintaimu. *berjalan dan memegang tangan ardian*


Ardian : *menghindar*


Ardian : ingat! aku sudah mempunyai istri. Istriku, selena adalah istri sahku.


Ny.Feli : kau pasti bercanda!


Ardian : tidak. Jika aku tidak mencintainya, aku tidak akan menciumnya di depan umum.

__ADS_1


Ny.Feli : ....


Nona feli terjatuh dan menangis, dia mengatakan bahwa dia masih mencintai ardian.. dia ingin kembali seperti dulu bahkan dia rela dijadina istri berapa saja asal menikahi ardian. tapi sayang nya,, nasi sudah menjadi bubur.. nona feli terus menyalahi selena, kehancuran hubungan nya karna ada orang ketiga.


Ny.Feli : tidak mungkin! ini pasti semua settingan! ini semua pasti gara gara kamu! *bangun dan berjalan ke arah selena*


Ny.Feli : ini gara gara kamu! hubunganku bersama ardian kacau! hancur! kau benar benar wanita ******!!


Ketika ny feli marah , emosi kepada selena, dia mengangkat tangannya dan ingin menampar selena . namun Ardian datang dan menangkap tangan ny.feli daj mendorong nya hingga jatuh.


Ny.Feli : !!!!


Ardian : singkarkan tanganmu!


Pak Henky : berani nya kau ingin memukul menantuku!?


Ny.Feli : tidak.. ard..ian... kau .. mendorongku..


Ardian : ya! aku mendorong mu! hanya aku yang boleh kasar dan dingin pada selena ! hanya aku yang boleh membuli selena! Aku berhak melindungi dia! karna dia adalah istriku! dan aku suaminya!


Selena : ..... (apa.. maksudnya..?)


Ardian : wanita sampah sepertimu tidak berhak menikahiku maupun bersanding dengan pria lain! apalagi aku!


Ardian : aku salah mencintaimu!


***Ketika demua terkuak, semua tau kebenaran nya dan tidak menyangka.. Ny.feli.. yang terjatuh ia di bangunkan oleh beberapa pelayan dan membawanya keluar.. semua di bubarkan.. dan kami kembali ke kamar nya masing masing..


*malam*


malampun sudah tiba.. waktunya makan malam bersama keluarga besar .. namun saudara ardian sedang berada di luar negeri.. ada yang bekerja dan kuliah .. jadi hanya ada aku, ardian, pak henky, dan ny.grace***


*Ruang makan*


Pak Henky : akhirnya masalah ini sudah selesai juga..


*Diam*


Pak Henky : reaksi mu boleh juga selena *senyum*


Selena : saya minta maaf ayah, jika sikap saya tidak mengenakkan tadi..


Pak Henky : tidak tidak. kamu seperti itu ayah suka! jadilah wanita yang tegar tegas dan tidak mudah di tindas orang lain!


Selena : hahaha iya..


Ny.Grace : kamu juga harus hati hati dengan orang orang lain nya juga.. karna ardian banyak saingan nya lohh.. *tawa kecil*


Ardian : ...


Selena : iya..


Ardian : habis makan kita pulang.


Ny.Grace : loh.. kok buru buru ardian..?


Ardian : ...


Pak Henky : mungkin banyak kerjaan sayang..


Ardian di tanya oleh ibu nya tapi tidak menjawab.. ada apa ? apakah mereka tidak akur ?.. di lihat lihat ardian mencueki nya terus.. dan dari tatapan ny.grace, tadi.. tatapan nya yang menyedihkan..


Pak Henky : kalau kalian buru buru tidak apa apa.. tapi sayang sekali baru aja sehari nginap disini.. bakal rindu sama kalian..


Selena : iya, jika ardian tidak ada pekerjaan di kantor pasti kami akan lebih lama disini..


Pak Henky : iyaya.. jangan lupa lah untuk sering sering main kesini jika kalian ada waktu kosong.


Selena : pasti..


*selesai makan*


Pak Henky : ohiya.. kapan nih aku gendong cucu?


Selena : !!??


Ardian : dia masih terlalu kecil.


Selena : hah?


Pak Henky : yang lembut lah ardian.


Selena : *memerah*


Setelah semua dikemas, ardian dan aku pamit untuk pulang dan ayaj mertuaku memelukku dan .. perkataan nya membuat aku memerah tidak bisa melupakan!


Pak Henky : *memeluk*


Pak Henky : *berbisik* semangatlah!


Pak Henky : jika dia mulai bergerak, maka jangan kamu tolak. kenapa? karna dia bisa lebih ganas mainnya!


perkataannya apa apaan..


sikap ardian saja menyebalkan bagiku!


dia tetap bersikap dingin..


tapi.. ciuman .. pertamaku.. lembut..


rasanya ..rasa.. wine yang manis.. ah..


Apakah dia sudah mulai terbuka untukku?


Selena : *melihat ardian*


Ardian : *senyum* kenapa?


Selena : eh ?


Selena : gpp!


Ardian : apa matamu hanya bisa melihat aku saja!?


Selena : .... *mengalih pandangan*


Ardian : (Aku benci pandanganmu yang seperti itu! membuatku ingin melakukannya lagi!)


mereka sama sama membuang pandangannya. namun siapa tau ? ardian akan berubah sedikit demi sedikit! Dan selena akan terus berusaha lebih keras lagi! Selena sangat yakin, bahwa dirinya pasti bisa merubah sikap nya Ardian!

__ADS_1


__ADS_2