Suamiku Yang Dingin

Suamiku Yang Dingin
BAB 16 Rangga Sakit


__ADS_3

Hanya dalam hitungan menit kesadarannya di renggut oleh rasa kantuk dan mau tidak mau dia tertidur. Di saat itu juga dia mendengar suara pintu kamar yang terbuka, tidak lama setelahnya dia mendengar suara langkah kaki yang mendekat kepadanya sebelum akhirnya tempat tidur yang di tempati oleh Agnes sedikit bergerak.


Agnes ingin sekali terbangun ketika aroma parfum yang selama ini ia rindukan tercium di indra perciumannya, tapi rasa kantuk sudah mengambil semua kendali akan dirinya hingga dia merasa tubuhnya tertarik ke dalam pelukan pria yang dirindukannya dan dia merasa bibirnya di ***** oleh sang pemeluk.


Agnes mendesah di sela-sela tidurnya. Dia ingin sekali membuka matanya tapi tidak bisa hingga pria itu melepaskan tautan bibir mereka dan Agnes merasa tubuhnya di peluk dengan erat setelah itu Agnes tidak merasakan apa-apa lagi.


Agnes bangun entah jam berapa karena terganggu dengan suara di sebelahnya.


''Tu-tuan? Tuan sudah pulang?" tanya Agnes meraba-raba tubuh Rangga tapi dia merasa tangannya yang basah dan suhu tubuh Rangga yang sangat panas. Kemudian dia membawa telapak tangannya menuju leher Rangga lalu naik ke wajah dan berakhir di dahi Rangga. Dia merasakan suhu tubuh Rangga yang terasa sangat panas.


Agnes langsung turun ke lantai satu untuk mencari pelayan tapi dia tidak menemukan pelayan. Kemudian dia memutuskan untuk ke kamar pelayan yang ada di belakang dan membangunkan kepala pelayan.


''Ada apa, Agnes?'' tanya pelayan itu dengan suara parau khas bangun tidur.


''Apakah Bibi baru bangun? Sekarang jam berapa?''


''Sekarang masih jam dua pagi. Ada apa kamu membangunkan aku sepagi ini?''


''Rangga sudah pulang, badannya panas. Agnes mau nanya dimana letak obat-obatan?''


''Tuan sakit? Baiklah tunggu sebentar, Bibi akan mengambilkan obat.''


Agnes mengikuti suara langkah kaki pelayan tersebut, setelah pelayan itu memberikan obat penurun panas Agnes langsung menuju ke arah dapur untuk mengambil wadah. Setelah itu dia kembali ke kamarnya.


Dengan telaten Agnes mengelap tubuh Rangga dengan handuk kecil yang sudah dia celupkan ke dalam air hangat dan dia peras, kemudian dia menggantikan pakaian Rangga karena pakaian sebelumnya sudah basah oleh keringat Rangga.

__ADS_1


Setelah itu barulah Agnes memberikan obat kepada Rangga, dia sedikit meninggikan kepala Rangga dan memberikan segelas air kapada Rangga lalu barulah menyuruh Rangga istirahat kembali dan mengompres dahi Rangga menggunakan handuk kecil umyang sudah dia peras.


Agnes tidak bisa lagi tertidur karena kondisi Rangga yang sedang demam dan dia memutuskan untuk menjaga Rangga saja tapi siapa sangka dia tanpa sadar tertidur dengan kepala yang sudah jatuh ke atas perut Rangga.


***


Pada pagi harinya orang yang pertama bangun adalah Rangga. Rangga melihat Agnes yang tertidur pada perutnya dengan posisi Agnes masih duduk. Kemudian dia melihat bajunya yang sudah berganti dan handuk kecil pada dahinya.


Rangga menyingkirkan handuk kecil yang sudah dilipat itu dari dahinya kemudian dengan perlahan memperbaiki posisi tidur Agnes sehingga tidur Agnes jauh lebih baik nyaman dari sebelumnya.


Dia mengamati wajah Agnes yang sangat cantik saat tidur dan akan sangat cantik lagi jika gadis itu bangun. Jika gadis itu membuka mata maka matanya yang berwarna gelap itu akan menenangkan bagi siapa pun yang melihat mata itu.


Ini pertama kalinya bagi Rangga memperlakukan seorang istri tidak terlalu kasar, biasanya dia akan selalu kasar kepada istri-istrinya sehingga istri-istrinya tidak tahan dengan sikapnya.


Pertama kalinya Rangga bertemu Agnes pada pesta pernikahan mereka, dia tidak menyangka ayahnya akan menikahkannya dengan seorang gadis buta dan waktu itu Rangga merasa sangat kesal.


Setelah acara pernikahan itu mereka diminta untuk tinggal bersama dan Rangga memutuskan menempatkan Agnes pada rumah belakang, yang mana rumah itu adalah rumah yang paling sering dia kunjungi dari pada rumah utama, karena menurutnya di rumah belakang itu pemandangannya sangat indah dan juga menenangkan.


Bahkan setelah Agnes tinggal di sana, dia masih sering ke sana tanpa sepengetahuan Agnes dan sesekali mengamati apa yang dilakukan oleh Agnes.


Bahkan ketiak Agnes keluar dari rumah untuk pertama kalinya Rangga juga berada di sana, dia mengamati Agnes yang bolak-balik menghafal jalan, dan jujur dia sempat terpana melihat senyum lebar Agnes ketika Agnes sudah sampai di pintu lagi.


Tapi itu tidak bertahan lama ketika dia menerima suara telepon masuk yang membuatnya harus segera pergi dari tempat itu dan memutuskan untuk menerima telepon di dekat rumah utamanya.


Ketika dia menerima telepon ternyata perjalanan Agnes sudah sampai di belakang rumah utama dan tidak sengaja juga Agnes menyenggol tubuhnya. Karena keberadaannya sudah di ketahui oleh Agnes karena itulah dia memarahi Agnes dan sedikit mendorong tubuh Agnes, tapi siapa sangka tubuh Agnes tersentak ke belakang oleh dorongannya.

__ADS_1


Dan juga dia meringis melihat Agnes sering menabrak pot semen ketika Agnes dengan cepat kembali ke rumah belakang.


Rangga waktu itu masih melanjutkan teleponnya sehingga dia mendengar suara orang minta tolong dari arah danau yang berada di samping rumah belakang, dan ternyata yang meminta tolong itu adalah Agnes.


Tanpa memikirkan apa-apa lagi Rangga langsung berlari ke arah danau dan menceburkan tubuhnya ke dalam danau untuk menolong Agnes, dimana tubuhnya di saat itu tidak bisa terkena air danau karena dia beberapa hari mengkonsumsi obat yang membuat tubuhnya sangat sensitif dengan apa pun baik itu makanan maupun air.


Rasa tidak sukanya kepada Agnes kembali lagi ketika ayahnya meminta Agnes untuk tinggal di rumah utama dan parahnya ayahnya menyuruh Agnes untuk tidur di kamarnya. Tentu saja dia tidak mau, tapi karena ancaman dari ayahnya terpaksa dia mengizinkannya dan membiarkan Agnes tertidur di lantai yang dingin tanpa belas kasihan sedikit pun.


Hari selanjutnya Agnes benar-benar menguji kesabarannya Rangga karena ketika dia baru pulang Mila yang merupakan pelayannya melaporkan kesalahan Agnes kepadanya, yang mana Agnes sudah merusak semua koleksi foto dan lukisannya, hal itu benar-benar membuatnya emosi dan dia menampar Agnes beberapa kali padahal keadaan Agnes waktu itu seperti habis ditampar juga.


Rangga waktu itu melihat Agnes sama saja seperti istri-istrinya yang sebelumnya dan tanpa belas kasihan dia berlaku kasar dan kejam kepada Agnes, berujung dengan dia mengusir Agnes.


Setelah lama menenangkan diri barulah dia penasaran apa saja yang dilakukan Agnes hingga menyebabkan kekacauan dan kerugian yang sangat luar biasa kepadanya, tapi di saat itu juga dia menemukan fakta lain bahwa pelayannya lah yang mencampurkan tinta ke dalam air yang di gunakan oleh Agnes untuk bersih-bersih.


Di saat itu juga dia memanggil semua pelayannya dan memperlihatkan rekaman CCTV itu kepada pelayannya terutama kepada Mila yang merupakan dalang kekacauan itu terjadi.


Rangga bukanlah orang yang bisa memaafkan seseorang jika orang itu membuat kesalahan apalagi di sengaja seperti yang dilakukan Mila, saat itu jugalah dia menembak mati Mila dengan sekali tembakan yang dia arahkan ke kepala Mila. Kemudian dengan cepat dia mencari Agnes.


Dia menemukan Agnes yang tergeletak di jalanan sepi dengan kepala yang berdarah dan juga pakaian yang digunakan oleh Agnes tidak berbentuk lagi. Dia dengan cepat membawa Agnes ke Rumah Sakit. Sesampainya di Rumah Sakit, dokter mengatakan bahwa Agnes hampir saja menjadi korban pemerkosaan yang belum sempat dilakukan oleh pelaku karena terjadi kecelakaan kepada Agnes.


Rangga yang mendengar itu langsung memerintahkan anak buahnya mencari kebenaran, dan anak buahnya menemukan dua orang pelaku yang akan memperkosa Agnes.


Pada hari yang sama di hari itu Rangga telah membunuh tiga orang hanya karena Agnes. Dua di antaranya yang merupakan pria yang akan memperkosa Agnes, kelamin pria itu di potong oleh Rangga ketika pria itu masih dalam keadaan hidup, dan dibiarkan mati begitu saja.


Walaupun demikian Rangga tidak akan menaruh perasaannya kepada Agnes, apa pun yang akan terjadi dia tetap tidak akan menaruh perasaan kepada Agnes.

__ADS_1


__ADS_2