
Banyak yang menginginkan perusahaan ardian ini jatuh . Tapi tidak banyak yang bisa menjatuhkan perusahaan ardian ini. Ia tidak pernah hawatir pada siapapun yang di sektiarnya . Keluarga ardian mempunyau banyak pengawal dan mereka sudah di latih dan sangat hebat. Jadi ardian tidak perlu hawatir . Gadis gadis yang mendekati ardianpun, dia tampak tidak perduli apa yang terjadi akan dirinya . Ardian memang menjadlin sebuah hubungan bersama gadis gadis yang terkenal, tapi ardian juga jaga jarak nya terhadap gadis lainnya, ardian tidak pernah menyentuh gadis itu . Tapi, karna shin, yang tak lain adalah teman masa sekolah nya ardian ini, menggoda ardian untuk menaikkan gairah nya . Bahkan ini pertama kali nya ardian mencium gadis , yaitu istri sah nya sendiri. Ardianpun tidak menyangka atas kelakuan dirinya sendiri. Tiba tiba ia merasakan detak jatung yang berdebar begitu kencang ketika melihat tatapan nya selena yang kosong . Ia merasa ada yang aneh dari tubuh nya sendiri, bahkan perasaan nya selenapun juga sama. Ini pertama kali nya selena merasakan ardian yang ada perubahan dalam dirinya sendiri . Ardian pun heran, mengapa perasaan nya ingin memeluk selena yang sedang basah kuyup seluruh tubuh nya. Bahkan ini di depan umum. Awal nya ia hanya merasakan ketidak perdulian, tapi kini, malah ardian perlahan mulai menyukai selena. Dan semenjak di pesta itu, ardian mulai tumbuh rasa hawatir dan perduli pada selena . Mahmed pun merasa seperti itu, tuan nya, mulai berubah sedikit demi sedikit . ----------------------------------------------------------------- Pagi yang begitu silau terbukalah kedua mataku perlahan.. ya, iini semua bukan mimpi, ini semua nya nyata. Kenapa ayah bisa jadi seperti ini.. Kemana ibu ? apa yang terjadi pada ibu ? *Tok Tok Tok* Kepala Pelayan : Nona.. Saat nya bangun, dan tuan ardian sudah menunggu di bawah . Selena : baik, aku siap siap dulu . Dengan wajah yang sedih dan hembusan berat nafas nya , selena bangun dari tempat tidur nya dan berjalan ke kamar mandi . Setelah dia bersiap siap untuk turun menemuai ardian, ia melihat ardian sedang duduk menunggu nya di meja makan . selena berjalan dan duduk di tempat nya . mereka memulai makan makanannya masing masing . Ardian : .... Selena : *makan* Ardian : (kenapa dia hanya diam saja ?) *melihat mahmed* Mahmed : .... (kenapa tuan?) Ardian : (apa mahmed belum kasih tau ?) Mahmed : (iya.. belum) *senyum terpaksa* Ardian : .... Selena : .... Ardian : Kau tak perlu hawatir .. Selena : *berhenti* Selena : *melihat ardian* Selena : Maksud kamu ? Ardian : *menghapus bekas makanan dibirnya dengan tisu* Ardian : Biar ku jelaskan, dan kau dengar baik baik karna aku tidak akan mengulangi nya lagi. Selena : .... Ardian : Pertama, ayahmu aman dirumah sakit. Karna aku menyuruh orangku untuk menjaga nya . Selena : ... Ardian : Kedua, Biaya rumah sakit sudah di atur semua oleh mahmed. Jadi kau tidak perlu berfikir bagaimana cara membayar nya . Ardian : ketiga, aku akan cari tau siapa di balik ini semua.. dan.. Selena : dan .. ? Ardian : *serius* Ardian : Aku akan cari tau juga tentang ibumu yang menghilang. Selena : ... Ardian : (haruskah aku kasih tau dia ?) Ardian melihat selena yang raut wajah nya tidak bisa terkejut . ardian memutuskan bahwa ia akan memberi tahunya nanti. Ardian : itu saja . Ardian : ah! Selena : .. ? Ardian : Aku akan pergi , ada urusan , kau diam saja dirumah jadi anak yang baik dan penurut. Ardian : kalau kau merasa bosan , ada Maria yang siap di ajak kemana mana. Selena : Baik.. Ardian bangun dari tempat duduk nya dan mahmed memakai kan jas tuannya, setelah ardian memakai nya ardian bernjalan ke tempat pintu luar dan tiba tiba sebelum ardian masuk dalam mobil nya selena memanggil ardian. Selena : TUAN ARDIAN! Ardian : !? Selena : Terima Kasih! *senyum* Ardian melihat senyuman selena, ia merasa selena mengucapkan terima kasih dengan tulus.. mobil ardian langsung berjalan dan selena merasa lega karna ardian mulai perduli pada dirinya, dan keluarganya . ----------------------------------------------------- *Dalam mobil* Mahmed : *melihat ardian* Mahmed yang melihat ardian sepertinya ada yang ingin dia katakan tapi tertahan karna melihat tuan nya yang senyum sendiri. Seketika ardian sadar bahwa mahmed sedang melihat nya dan ia tau bahwa mahmed ada yang ingin di tanyakan. Ardian : bicaralah jika ada yang ingin kau tanyakan . Mahmed : tuan.. kenapa tuan tidak memberi tahu nona selena akan hal tentang ibunya ? Ardian : Apakah tadi waktu yang tepat untuk mengatakan tentang ibu nya ? Mahmed : ,,,,, Ardian : Kau tau sendiri wajah nya seperti apa ketika aku menjelaskan semuanya ? Mahmed : ... Ardian : bahkan jika di tambahkan tentang ibu nya pasti akan menambah beban dan kepikiran. Mahmed : tapi sampai kapan kita menyembunyikan tentang ibu nya tuan ? Ardian : ada saat nya aku akan memberi tahu nya. Mahmed : Jika nona selena tau dengan sednirinya ? apa yang akan kita lakukan ? Ardian : itu lebih baik jika dia tau dengan sendirinya . *Flashback* Mahmed : Tuan .. ini semua dokumen tentang ibu nona selena dan... Ardian : apakah semuanya lengkap ? Dan apa ? Mahmed : ada beberapa dokumen juga yang harus tuan periksa tentang keluarga pak darmo. Ardian : Ada 2 dokumen ? *periksa* Ardian memakai kacamata nya dan mulai membaca dengan teliti, ia membaca dokumen tentang ibunya . Ardian terkejut melihat dokumen itu. Ia tidak menyangka bahwa ibu selena meninggalkan ayah nya sendirian. Dan ibunya pun tidak merawat ayah nya .Ibu selena pergi meninggalkan ayah nya sendirian pada hari pernikahan selena. Ardian pun terkejut.. Bahwa selena bukanlah anak kandung dari keluarga pak darmo. Ardian membaca dokumen yang ke 2 yakni tentang keluara pak darmo. Selena adalah anak yang ditemukan di rumah sakit . Anak pak darmo dan ibu nya telah meninggal saat melahirkan. Pak darmo bahkan mengambil bayi itu dengan diam diam. Bahkan suster dan dokter pun di bayar secara diam diam. Bayi itu memang ada namanya . Setelah pak darmo diam diam mengambil bayi itu , dia bergegas ke kamar ibunya, dan memberikan bayi itu. Awal nya ibu selena ingin memberi nama ayunansiyah, tapi ayah selena berkata bahwa ia lebih baik di beri nama selena, ibu selena hanya bisa mengangguk. Setelah hidup bersama keluarga pak darmo, ibu selena tau disaat 2 hari sebelum hari pernikahan nya. Ibu selena marah dan bertengkar bersama ayah nya . Dan memutuskan untuk hidup pisah. Ayah selena berkata jika kita ingin berpisah maka tunggu selena setelah menikah. Ayah selena juga tau jika ibu nya itu sedang menjalin hubungan dengan pria lain dan ia juga sudah bisa merelakan nya pergi . Ayah selena tidak hanya mempunya penyakit liver, tapi juga jantung nya yang lemah. Ayah selena sengaja tidak memberi tahu selena karna jika dia memberi tau nya sekarang , selena pasti tidak akan menikah dengan ardian. Ayah selena hanya ingin selena hidup dengan pria yang bisa menjaga seutuh nya . Maka sahabat nya lah yang membantu pak darmo. yaitu pak henky. Ayah selena juga tau bahwa ini adalah tindakan yang sangat fatal. Ayah dan ibu selena yang asli juga tidak tau keberadaan nya dimana. yang pak darmo ingat, suster memberi tau bahwa anak mereka sudah meninggal dunia, dan ibu kandung selena juga sangat tidak percaya bahwa anak nya meninggal begitu saja . Karna yang ia tau, bahwa anak nya itu baik baik saja dan ia sempat mendengar suara tangisan anak nya sendiri sebelum di bawa pergi. Ardian pun merasa terkejut, ia langsung memberi tau mahmed bahwa tidak membuka atau memberi tau hal ini pada selena. karna ia takut selena akan menambah pikiran bahkan depresi jika dia tau yang sebenarnya , karna yang selena tau mereka berdua adalah satu satunya keluarga yang selena miliki. Ardianpun berkata bahwa besok setlah sarapan akan menemui ayah selena dirumah sakit, untuk menanyakan beberap hal penting yang ingin ardian ingin tanyakan. Ardian hanya memikirkan keadaan selena, berkali kali ia bengung menghadap jendela ketika mahmed menjelaskan tentang keadaan perusahaan nya. Bahkan mahmed memberi tau keadaan ayah nya selena tapi ardian tidak memperhatikan nya. Mahmed tau apa yang di pikiri ardian selama ini, maka mahmed menelfon kepala pelayan dan menanyakan tentang keadaan selena. Mahmed sengaja berusara luar agar ardian tau bahwa istrinya kini baik baik saja. Mahmed : dimana nona selena? Kepala Pelayan : Ada tuan , sebentar. Selena : Iya ada apa ? Mahmed : nona.. apakah anda baik baik saja ? Ardian : ..... Selena : Aku baik baik saja , jangan hawatir.. Mahmed : nonalah yang jangan terlalu banyak pikiran dan hawatir tentang ayah dan keluarga nona. Mahmed : Disini tuan ardian sudah mengurus semuanya. Mahmed : nona hanya tinggal tunggu kabar dari kami saja . Ardian : .... Selena : baiklah.. sekali lagi , terima kasih.. Mahmed : sudah kewajiban saya membantu tuan muda dan tuan muda juga adalah suami sah nona. *senyum* Selena : tolong sampaikan salam ku kepada ardian, jaga kesehatan nya dan jangan terlalu capek. Mahmed : Baik nona. Selena : dan maaf.. sudah merepotkan.. Setelah percakapan nya selesai, ardian nampak nya lega dan mulai tersenyum sendiri . Mahmed pun tertawa sedikit melihat tuan nya yang sedang keadaan hati yang baik atau sangat bahagia ini. Ia hanya saja tidak bisa menyampaikan perasaan nya kepada nona selena . Karna gengsi nya terlalu besar untuk saat ini.. ntah bagaimana kedepan nya, mungkin akan seru sekali cerita dari tuan muda , suami yang dingin dan nona selena yang pantang menyerah! Tapi seketika mahmed merasa sakit ketika melihat selena menangis akan sikap ardian terhadap nya. mahmed ingat, kalau pas selena nangis, dia merasa ingin marah dan memarahi ardian. Bahkan mahmed pun memukulkaca di kamar mandi sehingga tangan nya berdarah. Mahmed berfikir bahwa ini mustahil. Mustahil perasaan yang ia rasakan adalah kecemburuan, karna ia tau, bahwa selena adalah istri dari tuan nya sendiri, maka mahmed memutuskan untuk menghapus perasaan nya . Apakah mahmed bisa menghapus perasaan nya terhadap selena ? Apakah ardian juga sudah mulai mencintai selena dengan membuka hatinya ? Atau kah mahmed tidak bisa melupakan selena dan ingin merebutnya dari tuan nya sendiri ? Atau kah ardian ini hanya mempermainkan perasaan selena saja?