Suamiku Yang Dingin

Suamiku Yang Dingin
Episode 4


__ADS_3

*pagi*


*Chrip chrip chrip*


Suara burung di pagi hari membuat ku terbangun pelan pelan membuka kedua mata.. Cahaya nya yang bersilau dan udara nya yang segar.. Kehangatan nya yang membuat tubuh ini akan rindu sosok pelukan seseorang..


*Tok Tok Tok*


*membuka pintu*


Kepala Pelayan : maaf nyonya, sudah mengganggu..


Kepala Pelayan : ini sudah waktunya anda bangun pagi untuk bersiap siap pergi bersama tuan .


Selena : ...


Selena : sebentar. Aku ingin mandi dan bersiap siap .


Kepala Pelayan : baik nyonya.


*keluar*


20 menit yang lalu . . .


*Turun dari tangga*


Ardian : ...


*Melihat penampilan selena yang sederhana .


dengan pakaian sama seperti di perkantoran. jas hitam dalam kemeja putih , rok hitam panjang sampai lutut dan sendal tinggi. Dengan Aksesoris jam tangan dan kacamata serta gaya rambut terkuncir.


Dengan melihat penampilan selena, ardian turut membuka mulut nya .


Ardian : apa yang kamu kerjakan didalam? Apa kamu berniat menghabiskan seluruh air dirumah ini?


Selena : Maaf, aku sedang mencuci sebagian pakaian ku.


Ardian : Apa kamu buta ? Jam berapa sekarang ? kita telat karna ulahmu!


Selena : Aku tahu aku salah. Aku minta maaf. Lain kali, aku tidak akan mengulangi nya lagi.


Ardian : Tidak penting! Lain kali Ku tunggu 10 menit. jika belum siap, pergi ke kantor sendiri!


------------------------------


*Sampai di kantor*


Semua karyawan terkejut melihat kedatangan kami ber 3 . Seakan akan, mereka berbisik satu sama lain. Karna aku. Ya aku. Ardian tidak perduli siapa aku. Dia hanya mementingkan diri nya sendiri, bahkan dia tidak memperkenalkan aku sebagai istri SAH nya seakan akan kita orang asing...


Selena : *melihat sosok wanita berambut biru dongker*


Selena : .....


Selena : Apa aku salah lihat ?


Selena : Kenapa aku mengalami, akan ada terjadi nya sesuatu yang buruk?


Mahmed : ..... *melihat selena*


Ardian : *melirik mahmed dan selena*


Ardian : .......


Ardian : mahmed.


Mahmed : iya,, tuan?


Ardian : antarkan dia ke tempat ruangan kerja nya.


Mahmed : ..


Ardian : dan berikan dia beberapa berkas untuk mengcek dan memperbaiki nya.


Selena : ..


Ardian : *melihat selena*


Ardian : karna dia sekarang sudah mulai bekerja hari ini!


Mahmed : ...


Mahmed : baik tuan.


Mahmed : mari nona .


Selena : ...


Setelah ardian pergi ke ruangan nya, mahmed mengajak selena berkeliling sekitat kantor nya sebentar. Dia bilang, selain ingin membertahu tempat ruang kerjanya, dia juga ingin memperkenalkan aku kepada karyawan yang bekerja dikantor ini .


Selena : Gadis itu ...


Mahmed : dan ini dera, dia disini kepala karyawan .


Dera : ... dera


Selena : ....


Mahmed : ohya. Selena ini adalah istri tuan ardian.


Semua : *berbisik*


Mahmed : jagalah sikap kalian terhadap nona selena. Dia disini sebagai sekretaris tuan ardian.


Gadis 1 : sekretaris yang ke berapa kak mahmed?


Semua : *tertawa*


Mahmed : Sekretaris Pribadi nya.


Dera : sudah sudah. Sekarang, kembalilah bekerja semuanya .


*Setelah semua bubar, aku kembali ke ruanganku. Dan mahmedpun juga begitu. Mahmed bilang kepadaku bahwa, waspadalah kepada mereka semua .


Mahmed memang beda dari yang lain. Ia sangat peduli dan penuh hawatir. Tapi.. apakah kepudulian nya hanya sebatas istri majikan ? *melihat mahmed yang sedang berbicara*


selena : akh! apa yang sedang aku pikirkan!? sudahlah! kembali kerja*! *menggeleng kepala*


Selena : hmmm.. butuh waktu lama membersihkan meja ku yang di penuhi beberapa dokumen ini..


*melihat meja yang penuh kertas*


2 jam kemudian . . .


Selena : kenapa rasanya sangat ngantuk sekali ?

__ADS_1


Selena : aku rasa aku harus mencoba untuk membuat kopi ..


*Keluar*


*pintu terbuka*


??? : hmm.. dia memang cerdas.


??? : tapi sayang. Aku akan merubah nya sedikit. *senyum sinis*


beberapa menit . . .


Selena : ahh~ rilex..


Selena : waktunya bekerja lagi !


Selena, yang terkenal pekerja keras, dia tidak pernah lalai untuk menggapai keinginannya. Dia rela kerja lembur hanya untuk sebuah dokumen. Tidak. bukan hanya dokumen saja. Dia bekerja keras, ingin membuktikan bahwa dia bisa! Dia dapat di percaya oleh seorang sekitar dan ... Suaminya. Dia berharap, suaminya akan memuji nya karna hal pekerjaan tersebut.


Jam sudah menunjukan malam..


Dan Selena masih bekerja. Mahmed sudah mengajak nya untuk pulang bersama ardian pada pukul 5 sore. Tapi sayang nya, selena ingin tetap tinggal dan melanjutkan pekerjaan nya. mahmed tidak bisa berkata apa apa karna ardian juga tidak memperdulikan nya.


Selena : *melihat jam di dinding*


Selena : sudah jam 8 malam..


Selena : waktu nya pulang.. dan semua dokumen juga sudah selesai..


Selena : ...


Selena : ohiya. di laptopku.. aku masih menyimpan beberapa proyek buatanku yang belum selesai..


*Selena bergegas untuk mengambil tas dan beberapa dokumen yang menurut nya penting.


Selepas keluar dari ruangan nya, ada salah satu seorang gadis masuk ke ruangan selena. dan dia duduk di depan layar untuk mengubah beberapa ide baru atau beberapa dokumen.


Selena memanggil taxi dan pergi begitu saja.


sampai rumah selana tidak sadar. bahwa jam yang ia lihat di ruang kerjanya ternyata jam palsu!. Ia melihat jam yang asli 11.20 (malam) dan disitu ada ardian yang sedang duduk menatap tajam selena dan berkata* .


Ardian : sudah pulang ?


Selena : ...


Ardian : berapa pelanggan pria yang kau dapat ?


Selena : maksut mu ?


Ardian : butuh uang banyakkah dirimu ?*menghampiri*


Selena : *mundur sedikit demi sedikit*


Ardian : Dasar Wanita ******!


Ardian : sudah tau kah kau ini jam berapa !?


*memegang keras lengan selena*


selena : Sakit!


Ardian : kau tau!? kau sangat mirip dengan gadis gadis malam yang berada di luar sana .


Selena : *menahan rasa sakit*


Ardian : kau hanya butuh uangkan?


Selena : lepaskan.. *suara kecil*


Ardian : *melepaskan* dan *membuang uang ke hadapannya*


Selena : .... *terkejut*


Ardian : apa yang kamu lakukan!? Ambil lah!


Selena : ...


Ardian : aku tidak tahu mengapa ayahku sangat ingin aku menikah dengan gadis seperti mu ini.


Ardian : gadis yang suka kerja keras di perkantoran dan pulang tengah malam.


Ardian : kenapa tidak sekalian saja, kau pulang saat fajar ?


Selena : ...


Ardian : apakah salah satu dari orang tuamu ada yang seperti itu ? ataukah ibumu yang mengajarimu seperti itu?


Selena : mendengar kata kata ardian tentang keluargaku.. aku tidak tahan lagi!


Selena : Cukup! *nada kasar*


Ardian : *melihat*


Selena : Kau tak pantas menghina keluargaku!


*Mendorong Ardian*


Ardian : ...


Selena : kau boleh menghinaku! tapi tidak dengan keluargaku! apalagi ibuku!


Selena : Aku memang butuh uang! tapi aku tidak butuh uang darimu yang tidak ikhlas! Dan juga hanya merendahkan orang lain!


Selena : Aku sebagai wanita juga mempunyai harga diri ! yang walaupun harga diriku kau injak injak, aku masih menahan!


Selena : *melempar beberapa dokumen*


Ardian : ...


Selena : puas!


Ardian : ..


Selena : sudah cukup! Aku kesal! Dan aku ingin tidur!.


*melihat selena pergi, ardian hanya terdiam dan terus diam. dia mengambil satu dokumen dan melihat nya.. Beberapa dokumen yang ardian lihat, dia mulai mengerti. mengapa selena begitu larut malam pulang dari kantor. Tapi sayang sekali .. itu belum seberapa untuk mengubah sikap nya yang dingin dan keras terhadap selena. ia hanya mengambil dokumen mya dan pergi ke ruangan kerjanya.


Diruangan kerja nya ardian, ada sebuah tempat tidur. karna ardian dan selena tidak tidur bersama. selena tidur di kamar nya sendiri.


Ardian mengambil sebuah gelas yang berisi es dan anggur merah.


Ia meminum nya sambil menikmati pandangan di jendela nya*.


------------------------------


*pagi*

__ADS_1


*chrip chrip chrip*


Ardian : mmhh...


Ardian : minum beberapa gelas aku semalam ?


20 menit kemudian . . .


Ardian : apakah selena belum bangun juga?


Mahmed : nona selena sudah bangun dan pergi dari tadi tuan..


Ardian : apa?


Mahmed : dia pergi pada pukul 07:25 , nona bilang, dia ingin menyelesaikan sebuah dokumen yang belum ia selesaikan.


Ardian : mengapa terburu buru ?


Mahmed : ....


Ardian : ah sudahlah.


*Ardian duduk di tempat meja makan dan memakan sarapan nya . Kepala pelayan juga bilang bahwa selena pergi tanpa memakan sarapan nya . Salah satu pelayan menyiapkan kotak makan untuk selena , dan mahmed mengambil kotak makan tersebut.


Setelah Ardian selesai sarapan, ia langsung bergegas ke kantor seperti biasa nya. Ardian hanya diam tanpa mengeluarkan ucapan apapun. Ardian masih memikirkan perkataan selena. Ia merasa bahwa ia terlalu kasar padanya . Dia ada berencana untuk meminta maaf atas perbuatan nya dan sikap nya.


sampai di kantor , ada salah satu karyawan mengatakan, bahwa selena pekerja yang keras. Dia rela lembur demi pekerjaan yang penting ini. setelah dokumen selesai salah satu karyawan membawa nya ke ruang kantor ardian. Tapi sayangnya, dokumen itu di sembunyikan dan di ganti.


Kurang beberapa detik Meeting akan segara di mulai. Karyawan tadi bergegas jalan menuju ruangan meeting dan membawa dokumen itu, ardian nampak kaget dan terdiam. Dia hanya memikirkan diri sendiri. dengan kata keras meeting di bubarkan begitu saja! ia keluar dan menemui selena di ruang kantornya.


*membuka pintu dan masuk**


Ardian : selena ! *nada keras*


Selena : *terkejut*


Selena : ...


Ardian : apa apaan ini!?


*melempar dokumen ke hadapannya*


Selena : *Melihat*


Ardian : inikah pekerjaan mu selama lembur!?


Selena : in-ini.. bukan aku yang melakukan nya.. *melihat ardian*


Ardian : kalau bukan kau siapa!?


Selena : ...


Ardian : jelas jelas ini tugas mu sebagai sekretaris!!


Selena : tapi .. tapi ini bukan aku! *penuh bela diri*


Ardian : aku tidak percaya bahwa kau ingin menghancurkan perusahaan ku!


Ardian : sekarang kau pulang!


Ardian : *membuka pintu*


Ardian : ternyata .. aku salah menilaimu!


*menutup dengan kencang*


Selena : ..


Selena : *tampak sedih*


Selena : sudah ku bilang...


Selena : ini bukan aku yang melakukan nya..


---------------------------


*Ruang Ardian*


Ardian : mahmed..


Mahmed : iya tuan?


Ardian : siapa semalam yang lembur di kantor ?


Mahmed : nona selena dan .....


Ardian : baiklah.


*Dirumah*


Ardian : mana selena ?


Kepala Pelayan : nyonya selena ada di kamar nya tuan .


*Pergi ke kamar selena*


Ardian : *membuka pintu dan masuk*


Selena : ....


Ardian : aku ada meeting lagi besok masalah proyek baru.


Ardian : kau coba kerjakan dari sekarang.


Selena : tapi ini sudah malam..


Ardian : aku memberi mu hukuman atas pekerjaan mu yang tidak berguna tadi pagi.


Selena : ...


Ardian : ingat! jangan mempermalukan ku di kantor .


Selena : .....


Ardian : ohya. Cepat bereskan urusan dokumen itu juga.


*Keluar*


Ardian berjalan pelan dan memikirkan rencana yang ia buat. Siapa yang tidak tau ? Ardian merencanakan sesuatu yang menyebabkan kerusakan tadi pagi.


Ardian : mahmed.


Mahmed : ya tuan ?


Ardian : pereiapkan untuk besok.

__ADS_1


Mahmed : baik tuan.


__ADS_2