
Di rumah Sen
ada keluarga kecil yang sedang duduk dan menikmati makanan nya itu adalah keluarga sen, mereka sedang bercanda gurau
"sen apa yang kau buat memang nya?" tanya gina yang penasaran, sen pun menjawab " aku membuat barang yang bisa menyimpan sesuatu" ucap sen yang bangga
"huuh barang yang bisa di simpan seperti apa? apa seperti berangkas?" tanya gina penasaran "tidak ini barang sama seperti berangkas namun ukuran nya sama seperti cincin" jawab sen yang sambil memberikan cincin itu
"huuh apa ini yang kau maksud?" tanya gina yang penasaran "iya itu adalah barang yang ku maksud, ibu bisa mencoba nya, caranya gampang ko ibu tinggal memikirkan barang yang ibu pegang, dan barang itu akan masuk kedalam cincin ibu" ucap sen yang membuat seisi rumah terkejut
yah mereka terkejut karna di dunia one piece tidak ada barang yang seperti itu, dan lagi kapasitas nya cukup besar ukuran cincin itu kisaran 20X20 itu sudah cukup untuk menyimpan keperluan berlayar
"menggapa kau memberikan barang ini ke ibu, ini akan sangat berguna untuk keperluan sehari-hari mu jadi lebih baik kamu bawa saja dengan mu" ucap gina sambil mengembalikan cincin itu
"Huhh ibu aku membuat itu untuk ibu sendiri, dan lagi mengapa aku memberikan barang yang akan aku butuh kan kalau aku tidak memiliki gantinya, hHahaha" ucap sen yang tertawa ter bahak bahak
ibu sen pun tersenyum karna masuk akal juga perkataan nya "iyaa kalo gitu ibu terima cincin ini, karna cincin ini kenang kenangan dari mu" ucap gina yang memeluk sen, senpun hanya merasakan hangatnya keluarga karna di bumi dia tidak memiliki ayah dan ibu
ya meskipun sen suka menjahili ayah nya namun itu adalah bentuk kasih sayang sebagai anak nya, dan lagi memang seru menjahili ayah nya, ayah nya selalu hawatir akan anak nya dia rela memakai haki seharian hanya untuk memantau anak nya, setelah anak nya pulang dia lemas karna kehabisan haki dan tertidur makanya sen selalu meledek nya tukang tidur
namun sen sebenarnya sangat terharu akibat tindakan nya yang bodoh, karna dia tau Ken selalu memantau nya kalau dia sedang keluar
"Oooo kau membicarakan nya sendiri rupanya, mengapa kau tidak memberi tahu ayah mu wakti itu?" Ucap Ken ke sen
"Huhhh untuk apa aku memberitahu kan orang yang bodoh, ayah tidak akan mengerti kalo pun aku memberitahu kan nya" ucap sen yang meledek ayah nya, yah meskipun itu cuman candaan sih menurut sen
"huhh bocah apa pelajaran yang kemarin tidak sakit sama sekali?" ucap Ken yang geram "Huh aku tidak menyangka ayah sedang mengajar kan ku, aku kira ayah sedang bermain dengan ku" ucap sen yang dengan muka poloh nya
"Ughh" Ken yang tertusuk secara tidak langsung, seperti haki raja yang sedang di tekan :))
(Tahapan Haki observasi akan ku tunjukan, yang raja Nanti kalo sudah terbangun)
[ Haki Observasi ]
[ Level 1 Anda dapat membaca pergerakan musuh dan mesarakan keberadaan mahluk hidup, dengan jarah 5m dan anda menjadi pusat nya ]
[ Level 30 Anda dapat membaca pergerakan musuh dan mesarakan keberadaan mahluk hidup, dengan jarah 350m dan anda menjadi pusat nya ]
[ Level 50 Anda dapat membaca pergerakan musuh dan mesarakan keberadaan mahluk hidup, dengan jarah 2000m dan anda menjadi pusat nya ]
[ Level 90 Anda dapat membaca pergerakan musuh dan mesarakan keberadaan mahluk hidup, Tidak ada yang bisa bersembunyi di pengawasan mu dengan jarah 20Km dan anda menjadi pusat nya, bisa melihat masa depan 1 detik sebelum kejadian ]
[ Level 99 Anda dapat membaca pergerakan musuh dan mesarakan keberadaan mahluk hidup, Tidak ada yang bisa bersembunyi di pengawasan mu dengan jarah 50Km dan anda menjadi pusat nya, bisa melihat masa depan 60 detik sebelum kejadian ]
"Ohh iya ibu aku Inggin membuat kapal ku sendiri, besok akan aku mulai membuat kapan nya" ucap sen yang matanya berbinar
__ADS_1
"oke kalau gitu kau butuh uang kan? kalau gitu ibu akan siap kan untuk mun" ucap gina yang berjalan ke gudang bawah tanah nya
"oke tidak perlu banyak ko bu" ucap sen, meskipun dia sudah memiliki uang untuk membuat kapal namun dia tetap menerima nya karna agar tidak membuat ibu nya curiga lagi
…
ke esoknya sen pergi ke desa fusha untuk mencari bar makino, dan di sana ada Luffy yang duduk dan beberapa bajak laut ya itu adalah bajak laut Shanks, aku tidak mengira mereka masih ada di sini padahal di anime nya mungkin mereka sudah pergi
karna sudah terlanjur sen pun langsung ke arah bartender, yah meskipun sedikit merasa malu sih karna dilihat banyak orang untung nya Luffy berteriak kearah sen
"Oii megapa kau ada disini, siapa namamu kau belum memberitahu
kan aku namamu" teriak Luffy yang melambangkan tanggan nya ke arah sen
"Huhhh sudah kubilang kau akan melihat nya di koran suatu saat nanti!" tegur sen ke Luffy yang sedang duduk di dekat Shanks
Shanks yang menatap sen pun tertarik, karna aura orang yang di deteksi nya waktu itu adalah bocah berumur 9 tahun kurang
"hahaha aku tidak menyangka luffy memiliki teman, bukan nya Luffy selalu sendiri haha" suara Shanks yang di barengi denggan tawaan
*hahaha* suara tawa dari kelompok bajak laut rambut merah
"huhh memang nya kau saja yang memiliki teman Shanks" ucap Luffy yang sedikit menggerutu
"siapa namamu nak" tanya Shanks ke arah sen
Shanks pun terkejut karna dia tidak pernah melihat anak kecil yang memiliki pemikiran yang matang
*hahaha* tertawa dari kru bajak laut Shanks, melihat kapten nya yang dipermalukan secara tidak langsung
"huhh kau benar, apa kau juga Inggin menjadi bajak laut juga?"
Shanks yang menanyakan tentang masa depan sen
"iya memang kenapa, aku datang kesini untuk menanyakan tempat membuat kapal ke bibi makino" jawab sen yang membuat yang lain terkejut
"haha bocah apa kau akan berlayar sekarang?" tanya dari yasop
"huhh siapa yang ingin berlayar sekarang, apa paman gila? bertanya kepada anak di usia kurang dari 10 tahun untuk berlayar dilautan yang luas?" ucap sen yang membuat yasop sedikit sakit hati
*ugh*
"sekarang aku datang kesini untuk menanyakan tentang pembuat kapal terbaik, untuk kujadikan kapal terkuat di masa depan ku" ucap sen
"huhuhu, gimana kabar ibumu sen" tanya makino
__ADS_1
"Baik baik saja ko bibi, yah meskipun ayah selalu menggu nya tapi aku selalu menghajar nya, dan Jangga panggilan namaku bibi aku sedang menyembunyikan nya dari Luffy" ucap sen dengan lembut
*huhuhu* tertawa Makino
*hahaha* tertawa bajak laut rambut merah
"huuh kalian sedang membicarakan ku ya?" ucap Luffy yang tidak mengerti tentang situasi sekarang, yah dia memang bodoh dalam menangkap sesuatu
.
.
.
.
Author : Yosh, Gimana menurut kalian? aku tampa sadar membuat cerita yang seperti ini, mungkin naruli ku?, tapi entah lah yah sudah tanggung dibuat kan ( anime pasti di skip makannya keliatan cuman sehari tapi mungkin itu sudah semingguan ) yah kau benar karna aku berpikir Shanks sudah pergi tapi mengapa aku menulis nya Shanks belum pergi?
.
.
.
Temen Author : apa bakalan bertarung sen dan Shanks?
.
.
.
Calon Pacar :…
.
.
.
Halo-halo
Gimana menurut kalian? hem aku sih sedikit suka ceritanya tapi itu pendapat ku saja jadi bagaimana pendapat kalian? komen oke!🥰
Like❤️❤️❤️:
__ADS_1
Komen💌💌💌