
POV Kio
kio pun pergi mengikuti senki yang berjalan di depan nya dan senki pun angkat bicara
"kio apa kau mau kubuat kan kopi?" tanya senki ke kio yang berada di belakang nya
"Tentusaja NO KOPI NO HAPPY hahahaha" Kio pun tertawa terbahak bahak "ohh iya aku sudah membeli kopi nya di toko sewaktu aku beranjak ke sini" gumam kio sambil memberikan keresek yang di genggam oleh
"Ohh kau sungguh perhatian rupanya" ucap senki sambil mengambil makanan ringgan yang dia sukai "tentu saja karna aku adalah sahabat mu satu satunya" ucap kio sambil membusungkan dadanya
"cih kau membawa makanan bukan karna perhatian tapi karna menyogok agar di perboleh kan untuk meminjamkan setelit ku!!!"
ucap senki sedikit kesal karna dia tau sipat kio
"he~hehe kau sungguh jenius, ohh iya apa aku di ijin kan untuk meminjam nya?" ucap kio sambil membuat muka sok-sokan lucu
agar diberi pinjam komputer nya
"bukan sudah kubilang kau boleh memaki nya sepuas mu" ucap senki ke akio yang membuat muka lucu "singkirkan muka mu, kau harus harus malu dengan umur mu yang sudah dua setengah periode itu" ucap senki acuh tak acuh
"oke-oke kalo gitu aku pergi ke lantai 2" ucap kio sambil mengeluh dan beranjak ke lantai dua
"Ohh iya aku sudah mendaptarkan sidik jarimu ke semua akses yang berhubunggan denggan diriku, dan kau sekarang bisa mengambil 20% dari kekayaan yang aku punya" ucap senki sambil melangkah ke dapur untuk membuat kopi
"Hahhh apa yang kaw bicarakan senki" ucap kio sambil teriak dan melirik senki yang membelakanggi nya
"hem sudah kubilang semua kekayaan yang kupunya kau bisa mengambil 20% dan sisanya kau sumbang ke orang yang membutuh kan, tapi kau harus melihat ter lebih dahulu apa orang itu memang membutuhkan nya ataw tidak" ucap senki yang sambil membuat kopi
"apa kau serius ingin memberikan kekayaan yang kau miliki? bahkan jiga satu kota mendapatkan 1% dari kekayaan mu mereka tidak perlu bekerja selama 10 th!!!" teriak kio sambil menggenggam tiang anak tangga
"Iya itu kan cuman warisan, jika kau ingin mendapatkan nya tunggu aku mati hahaha" ucap senki bercanda dengan kio
"ohh aku kira kau akan memberikannya kepada diriku sekarang" ucap kio yang sedang menggaruk kepala nya yang tidak gatal
"oke-oke aku akan ke lantai ataw terlebih dahulu okey" teriak kio kearah senki, kio pun pergi ke lantai dua dan dia beranjak menuju ke salah satu kamar di lantai dua tersebut
kio pun membuka pintu kamar ter sebut dan dia kaget karna dia melihat perubahan yang derastis di kamar ter sebut " bukan nya aku baru beberapa bulan yang lalu datang ke sini? " tanya kio sedikit keheranan
dulu sebelum nya kio cuma melihat 1 monitor yang ukurannya 2/3 meter tapi sekarang kio melihat monitor yang mengelilingi semua Ruanggan ter sebut, dari atap ruanggan tembok-tembok bahkan lantai nya sendiri terbuat dari monitor!!!
"apa aku tidak apa-apa menginjak manitor tersebut?" ucap kio yang sedikit ragu-ragu ingin menginjakan kaki nya di monitor ter sebut
__ADS_1
terdengar suara langkah kaki di belakang kio "ayo masuk bukan nya kau ingin meminjam seteli ku?" ya itu adalah senki yang sedang memegangi kopi ter sebut
"apa tidak apa-apa jika aku minginjak monitor ini?" ucap kio sambil menunjuk ke arah monitor
"monitor apa? itu bukan monitor" ucap senki sambil masuk ke dalam ruang ter sebut
"bukan monitor?" tanya kio sambil keheranan
setelah senki masuk kio melihat kearah kaki senki danter nyata itu bukan monitor melain kan penemuan senki yang baru
"apa ini penemuan baru mu sen?" tanya kio
"iya ini adalah ruang virtual konsep nya sama seperti VR namun kita yang masuk kedalam nya bukan pikiran kita saja yang masuk kedalam nya" jawab senki acuh tak acuh
"hehehe dunia sedang gempar mengenai VR yang kau buat tapi sekarang kau bisa memasukan semua badan mu ke dalam virtual ter sebut!" jawab kio yang sedikit pucat
kio pun melangkah maju kedalam ruang virtual namun dia tidak merasakan ada perubahan ter sebut, lalu kio bertanya ke senki
"mengapa aku tidak merasakan ada perubahan tertentu?" tanya kio yang bingung
" tentu saja belum kaw bahkan tidak menutup pintunya" jawab senki
kio pun beranjak untuk menutup pintu ruang virtual tersebut, setelah kio menutup pintu ruang virtual dia terkejut karna pintu yang dia pegang menghilang dan ruang yang dia tempati sekarang berubah menjadi taman yang luar dan di kelilingi gunung yang tinggi
" tentu saja ini bukan mimpi, cepat kesini dan pakai ini" jawab senki yang sambil memberikan sebuah headset ke kio
kio pun mengambil headset ter sebut setelah kio menggunakan headset tersebut entah dimana datang nya ada kaca yang menutuh mata nya
( Kira-kira gituh co kaca mata nya :v )
kio pun memakai kacamata ter sebut dan dia ter kejut karna dia seperti beada di game sungguhan, yang lebih mengejutkan dia bisa memunculkan meja dari kekosong, 'ini sih sudah termasuk gila' gumam kio dalam batin
banyak pertanyaan yang ter lintas dalam pikiran kio namun dia tertahan karna niat sebenar nya adalah meminjam seteli pribadi senki untuk mencari bukti-bukti dari kejahatan yang sedang dia tanggani
dia langsung menanyakan bagaimana cara membuka setelit pribadi senki, senki menjawab nya hanya harus mencari nya denggan kacamata ter sebut gumam senki
senki pun beranjak pergi dari ruang virtual ter sebut
kio berteriak ke senki " senki bagai mana cara aku keluar dari tempat ini nanti?" kio menanyakan senki agar dia nanti bisa keluar dengan selamat tampa masalah
__ADS_1
"ohh ada di kacamata ter sebut" balas senki dengan acuh tak acuh
'emang gila ini ruangan virtual yang di buat senki, bahkan aku tinggal mencari apa yang aku ingin kan, dan di sini ter sedia semua tapi makanan yang di buat oleh (RV) tidak dapat membuat ku kenyang'
dalam datin kio yang denggan mata yang ber sinar sinar
(Author : Jadi RV aja biar ga ribet 😄 harus nya dari pertama😂
tak palah yang penting kalian menik mati ceritanya oke🥰)
"yah sudah lah aku akan pokus untuk sekarang" suara kio yang berbicara sendiri
kio tidak menyadari kalo (RV) yang dia pakai sekarang adalah Hukum ruang yang sering di pakai oleh para dewa, namun yah kalian tau kalaw makanan yang di buat (RV) tidak bisa membuat kenyang perut karna (System Penghancur Hukum) belum bisa membuat yang seperti itu karna (RV) hanya serpihan kecil dari (System Penghancur Hukum)
Pengumuman 💌💌
Author : Yah aku bermaksud buak cepet cepet pergi ke dunia one piece tapi aku sekarang sedang buat cerita ini agar mudah di pahami biar ga aneh aja, langsung buat terus masuk dunia one pice kan kalo gitu terlihat aneh ha~haha
.
.
.
.
.
Temen Author : menurut ku sih ceritanya menari tapi aku agak risih kedepan nya karna SPH (System Penghancur Hukum) terlalu (OP)
jadi gw mau Kriti agar nanti SPH di batasi (Nerf)
.
.
.
Calon Pacar : …
Janggan lupa 🥰🥰🥰
__ADS_1
-Like❤️❤️❤️
-komen💌💌💌