
POV Senki
Satu hari telah berlalu
di salah satu kamar terlihat seseorang yang sedang meregangkan badan nya dia adalah Senki, Senki pun bergegas ke kamar mandi dan membasuh mukanya setelah deres di kamar mandi senki pun pergi kedapur untuk sarapan
senki yang sedang memakan makanan nya pun membuka handphone nya " tampak nya berita tentang kecelakaan yang kemarin tidak terlalu ramai diper bincangkan, melain kan semua berita membicarakan tentang VR yang ku buat" dia berbicara sendiri tapi dia tidak menyadari bahwa mei ada di samping nya
[Tentu saja tuan, tuan membuat kemajuan teknologi di dunia, jika VR yang di buat tuan tidak terkenal, malah itu akan di sebut aneh] suara wanita di samping senki, senki pun ter kejut karna mei yang tiba-tiba berada di samping nya
[VR yang di buat tuan adalah VR pertama yang memakai control jiwa itu sendiri] suara wanita yang lembut dan elegan
"padahal itu hanya uji coba system yang aku buat, ohh iya apa tidak aneh system yang aku buat mei? apa aku membuat nya karna keberuntungan ku saja?] ucap senki yang kebingungan
[iya tuan, menurut ku system yang tuan buat itu cuman kebetulan saja, mungkin jika keberuntungan tuan sedikit itu bahkan tidak akan pernah berhasil bahkan 1% pun] suara wanita yang sedikit serius
"iya kaw benar, mana ada orang yang sanggup meng copy paste segala Hukum di surga dan dunia ini, tidak-tidak bahkan di alam semesta pun tidak ada yang sanggup!" senki tertawa ter bahak bahak seperti orang kesurupan
[menggapa tuan memiliki ide membuat system seperti itu?] tanya mei denggan nada kebinggungan
"hemm mengapa ya?" senki pun terdiam sejenak lalu dia menjawab pertanyaan yang di lontarkan oleh mei
"Ohh iya aku inggan, Aku pernah berpikir kalaw dunia ini hanyalah program dari mahluk yang esensi nya lebih tinggi dari manusai" gumam senki yang sedikit bersemanggat
[Mengapa tuan berpikiran seperti itu?] tanya mei sedikit kebinggungan
"Iyah karna adanya kematian ataw waktu ataw takdir DLL, yah aku pikir semua itu sudah dirancang sedemikian rupa, tapi ternyata teoriku salah, yang tadinya aku ingin mengetahui apa dunia ini adalah perogram dari mahluk asing ataw bukan" senki bercerita denggan ssntai nya
"yan aku sekarang sudah menggetahui kebenaran nya, nanti akan ku tanam semua data yang sudah ku copy kedalam dirimu mei" suara senki yang membuat mei terkejut
[Mengapa tuan memberikan data itu ke mei?] mei bertanya ke senki
"tentu saja karna dirimu adalah AI yang ku ciptakan, dan lagi manusia biasa tidak akan sanggup utuk menanggung semua beban itu jadi aku pun berpikir untuk memberikan semua data tersebut ke dirimu"
ucap senki yang sambil mengelus kepala robot wanita ter sebut
(TL : mei sebenar nya adalah robot yang sangat menyerupai wanita
dari hal kepribadian sampai kebiasaan nya yang sama persis seperti manusia. jika mei memiliki kepribadian yang jahat dia bahkan bisa menguasai bumi, namun kepribadiannya sangat lembut dan penuh perhatian kepada senki)
__ADS_1
kembali ke cerita
"yosh ayo akan ku install data nya kedalam data base mu" sen pun beranjak pergi ke kamar yang dibuat khusus untuk membuat proyek system Penghancur hukum itu
mei pun mengikuti sen ke Ruanggan ter sebut, sesampai nya di sana sen menyuruh mei untuk duduk di tempat duduk yang berdekatan denggan komputer canggih nya ter sebut " oke mei sekarang aku akan mengkoneksikan dirimu ke komputer ku" mei pun mengangguk menandakan dirinya setuju
[Proses Pemindahan Data Akan Berlangsung Dalam Beberapa Jam]
[0,5%]
[0,7%]
[0,9%]
…
VOB Kio
Didalam toko ada seseorang yang sedang membeli beberapa makanan ringgan kesukaan sen ya itu adalah kio
"hem aku harus membeli apa lagi?, ohh iya kopi hitam!!!" dia sedikit berteriak dikarnakan teriakan ter sebut banyak orang melirik dirinya
kio pun beranjak cepat-cepat pergi ke mobil nya sendiri sesampai nya di mobil kio marasa resah didalam hatinya 'huhh entah kenapa aku merasa gelisah' didalam batin kio
'yah sudah lah semoga saja tidak ada hal buruk yang ter jadi'
kio pun mengemudikan mobil nya ke atas bukit terliah 1 rumah yang sangat jauh dari perkotaan bahkan tidak ada perumahan sama sekali di sana
"mengapa senki suka sekali ketenangan dia bahkan membuat rumah di tempat-tempat yang memiliki ketenangan, bahkan dia berjalan 1km hanya untuk membeli makanan ringgan, mengapa dia tidak memakai mobil ataw motor?, dia hanya membuat barang tampa memakainya hahaha" kio merasa heran ke senki yang bertingkah unik sejak dia masih masa kecil nya
"apa aku harus menanyakan kapan dia akan menikah?, aku nyesek karna berjanji akan menikah setelah senki menikah,huhh" ucap kio sambil menghela napas menyesal karna sudah membuat janji yang tidak perlu
"hem senki sudah 24 Tahun diriku sudah 25 Tahun, untung saja diriku dan senki adalah orang kaya meskipun yang dipermasalah kanya adalah apa senki normal ataw tidak?" dia menyeringai seperti orang yang memiliki niak jahat "apa aku harus menjebaknya agar melepas keper jakaan nya?" kio tertawa terbahak bahak
dan dia sadar kalo dirinya sudah sampai di depan gerbang rumah senki, kio pun keluar dari mobil nya untuk membuka gerbang yang dipasang di depan rumah senki " huhhh untung senki sudah mem daptar kan sidik jari ku" kio berbicara sendiri lagi
kio pun membuka gerbang rumah senki dan dia masuk ke dalam dan memarkirkan mobil nya di garasi senki
"Huuhhh bahkan parkiran senki sudah didisen agar bisa masuk puluhan mobil, hanya meng klik angka dan mobil nya akan keluar sendiri seperti lift" kio yang masih berbicara sendiri
__ADS_1
(Author : bujang kolot guys, ohh iya bayangin aja sendiri konsep teknologi yang di buat senki :v)
Back to Cerita
"Apa mengapa aku merasa ada yang berbeda di rumah senki" kio merenung memikirkan apa yang berubah di rurah senki " hemmm apa ini?" kio menatap kearah mesin aneh yang berdiri di tengah-tengah rumah senki
kio pun penasaran apa pungsi untuk mesin aneh yang di buat senki, dia berjalan kearah mesin aneh ter sebut untuk memegang nya setelah dia beberapa meter dari mesin aneh tersebut ada suara teriakan senki yang sedang berdiri di depan puntunya
"kioooo" senki melambaikan tanggan nya ke arah kio
"oiii senki mengapa kau tahu kalo aku berada di luar rumah mu?"
tanya kio ke senki yang sedang berdiri di depan pintu nya
"bukan nya sudah aku jelas kan rumah ku anti maling!" jawab senki sedikit menggerutu
"ohh iya aku lupa hehe" jawab kio sedikit malu
"oke-oke ayo masuk kedalam" jawab senki sambil masuk kedalam rumah nya
kio pun mengikuti senki di belakang sambil membawa keres yang berisi makanan ringan
Halo-halo
Terimakasih buat yang komen di novel ku🥰🥰🥰
Jadi saya termotivasi untuk melanjut kan novel ini😄😄
.
.
.
.
Like❤️❤️❤️
Komen💌💌💌
__ADS_1