System Penghancur Hukum : One Piece

System Penghancur Hukum : One Piece
Episode : 37 Reverse Mountain


__ADS_3

Di Salah Satu Kapal


Sen yang sedang dilanda kebingungan di kepala nya, dia memutuskan untuk menutup pembicaraan nya, dan dia langsung pergi ke ruang gym yang berada di loby kapal


Sen pergi kesana untuk memberikan teknik, langkah bulan dan mencukur, untuk Her dan Selly, agar mereka memiliki kecepatan dan mereka bisa melompat ke udara dengan bebas


…


Setelah itu sen pergi ke ruang kontrol, dia melihat ada sebuah dinding besar yang menjulang tinggi kearah langit, itu adalah Red Line


"Sudah beberapa hari setelah aku pergi dari Logue Town, huhh, akhirnya aku sampai di Reverse Mountain, aku akan memberi tahu kepada kru bajak laut ku terlebih dahulu" Ucap sen sambil melangkah menuju tempat latihan kru nya


"Her Selly, sebentar lagi kita akan mendekati Red Line, jadi kalian bersiaplah" Ucap sen, yang melihat mereka berdua sedang berlatih bersama,


Latihan yang mereka alami tidak lah membebani tubuh mereka, melainkan jiwa mereka, karena sen selalu memaksa kan mereka agar terus berlatih


Jika mereka mengalami luka dalam, mereka akan disembuhkan oleh pil yang sen berikan pada mereka.


Namun pil yang sen berikan pada mereka, tidak akan memulihkan mental mereka, karena dari itu sen memilih orang orang yang memiliki mental yang kuat


"Huh apa kita sudah sampai Red Line?, bukan kan ini terlalu cepat kapten?" Tanya Selly kepada Sen, Sen melangkah menjauh dari Gym


"Kau hanya perlu melihat keluar saja, untuk memastikan nya" Ucap sen yang sambil mengeluarkan makanan ringan nya, dan dia pergi ke atas tempat bersantai


Her dan selly pergi ke loby kapal untuk melihat red line, tapi mereka tidak melihat nya sama sekali, Di sekeliling hanya ada lautan biru, dan mereka berdua bertanya kepada Sen


"Kapten Sen, Dimana red line tersebut" Tanya Selly kepada sen yang sedang bersantai di atas kapal


"Haki kalian masih sanggat lemah, jadi kalian belum bisa melihat nya dalam kejauhan ini" Ucap sen yang sambil bersantai, dan melihat mereka berdua

__ADS_1


"Ohh, tapi kapten bukan kah kita akan masuk ke Reverse Mountain?, Kalau begitu kita harus mempertahankan kapal agar tidak tenggelam di tejang ombak" Ucap Selly


"Red Line? Reverse Mountain? Apa itu?" Tanya Her yang masih kebinggungan karena dia tidak tau apa itu red line, Yang dia tau setelah dia memasuki red line, dia akan memasuki Grand Line, Karena dia tahu betapa menakutkan nya memasuki Grand Line.


"Baik lah akan aku ceritakan semua nya kepada mu" Ucap Selly kepada Her, dan mereka mulai berbincang tentang red line, mereka berbicara sambil makan makanan yang mereka simpan di dalam cincin yang Sen berikan kepada mereka.


Selly menjelaskan semua nya kepada Her. Red Line adalah sebuah barisan bukit batu yang menjadi garis Khatulistiwa dalam dunia one piece.


Cara masuk Grand Line adalah melewati gunung yang berada pada titik potong antara Grand Line dengan Red Line, yaitu Reverse Mountain.


Karena sebuah gunung, kapal harus mendaki arus untuk masuk ke Grand Line, tetapi pada reverse mountain, air lautnya sudah menaiki gunung tersebut, sehingga kapal akan terbawa arus keatas.


Peristiwa air laut naik dari tempat rendah ke tempat tinggi ini belum bisa dijelaskan. Jalur air yang naik ini hanyalah sebuah tempat kecil dan pas-pasan untuk sebuah kapal.


Karena ini arus, sekali salah menempatkan kapal, kapal akan menabrak sisi reverse mountain dan hancur berkeping-keping.


Empat jalur air yang mengalir ke gunung dari 4 lautan akan bertemu di satu titik dan mengalir ke Grand Line.


"Apa tidak ada jalan lain kapten?" Tanya her kepada kapten nya


"Tentu saja ada apa kau ingin memilih jalan yang aman?, Bukan kah kau adalah bajak laut nano?, Apa yang kau takut kan?" Tanya Sen yang sambil mengejek her


"Baik lah aku akan mengikuti apa yang di pilih bos saja" Ucap her yang pasrah karena dia tidak bisa melawan kapten nya sama sekali


Tiba tiba saja langgit yang tadi nya cerah menjadi badai besar, dan cuaca di sana berubah rubah dengan cepat


"Kapten apa kapal kita tidak akan jatuh ke laut?" Tanya her kepada sen


"3 laksamana saja tidak bisa menjatuhkan kapal ku, menggapa aku harus takut kepada badai yang kecil ini" Ucap sen yang sambil melompat ke arah depan kapal

__ADS_1


Her dan Selly ingin mengemudikan kapal tersebut, namun kemudi nya tiba tiba hilang entah kemana, Mereka berdua panik berlari mencari tempat untuk berlindung


Karena mereka tidak tau kalau kapal yang di tungganginya tidak memiliki kemudi kapal sama sekali, kapal ghost berlayar tampa pengemudi sama sekali, mereka berpikir kalau kapal yang mereka naiki adalah kapal hantu, seperti nama nya.


mereka berdua hanya bisa pasrah terhadap kenyataan


"Huhh, lihat kita sudah mulai masuk kearah Reverse Mountain" Ucap sen yang sambil menunjuk kearah red line


Mereka berdua terkejut karena red line sanggat lah besar, menjulang tinggi kearah atas, mereka mulai panik lagi, karena mereka takut jika kapal yang di tumpangi nya menabrak kearah red line tersebut


"Jangan panik kapal ku akan membawa kita menuju tujuan dengan aman, kita bahkan tidak perlu yang namanya Log Pose, jadi kita nya perlu memilih arah yang akan kita tuju, dan ghost akan membawa kita dengan aman ketempat tujuan" Ucap Sen


Mereka berdua hanya terdiam dan tersenyum kerucut, "Kapten apa kapal ini memiliki hantu? mengapa kapal ini bisa berlayar dengan Sendirinya?" tanya her kepada sen


"Bukan kalian tidak akan mengerti jika aku jelaskan, jadi kalian hanya harus tau kalau kapal ini bisa berlayar dengan sendirinya" Ucap sen


"Ayo kita makan terlebih dahulu, aku sangat lapar" Ucap sen yang sambil berjalan menuju arah dapur


"Huhh kapten bukan kah kita sedang dalam keadaan darurat?" Tanya Selly, yang sambil memasang wajah kawatir nya, karena dia tau kalau dia sedang berada di jalan Reverse Mountain, satu kesalahan saja bisa berakibat berujung kematian


"Apa kau tidak merasa jika kapal ini bahkan tidak bergoyang sama sekali?, Kalian bahkan panik dan tidak bisa melihat situasi di sekeliling, Huhh aku harus melipatgandakan latihan kalian" Ucap Sen yang sambil menyeringai jahat


Mereka berdua pun tersadar kalau kapal yang mereka tumpangi bahkan tidak miring sama sekali, bahkan kapal ini sanggat stabil, tidak seperti kapal pafa umum nya


Mereka hanya malu dengan tingkat mereka, karena ini adalah pengalaman pertama, hidup dan mati mereka berdua, jadi mereka tidak bisa mengontrol emosi mereka


Halo-halo πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯


Like❀️❀️❀️

__ADS_1


Komen πŸ’ŒπŸ’ŒπŸ’Œ


__ADS_2