System Penghancur Hukum : One Piece

System Penghancur Hukum : One Piece
Episode : 31 Kematian?


__ADS_3

Di Kota Logue Town


Di sebuah gang ada 2 orang yang sedang di kelilingi oleh orang-orang yang memiliki postur tubuh besar besar, dan orang yang di kelilingi nya adalah Her dan wanita yang hendak membantu Her


"Huhh bocah apa kau cari mati hahh?!" ucap pemimpin yang sedang melihat tangga nya sedang di genggam oleh Her, Her sedikit takut tapi dia memberanikan diri untuk menahan seranggan dari pemimpin tersebut


Dia sebenarnya tidak ingin terlibat dalam pertengkaran namun dia tidak tega melihat wanita yang akan di pukul di depan nya, meskipun wajah wanita ini cantik tapi dia memiliki bekas luka bakar di wajah nya


Bekas luka bakar tersebut membuat penampilan wanita ini menjadi turun derastis, tapi Her sedikit menyukai nya karena dia berani menolong orang yang tidak di kenal tampa pikir panjang


"Iya aku cari mati, memang nya kenapa? apa kau ingin membunuh ku? jika kau akan bicara seperti itu lebih baik kau pendam dalam dalam, dan cepat lah serang aku jika kau bisa"


Ucap Her dengan sidikit ledekan karena dia mencoba untuk membuat mereka marah dan menyerang nya agar mereka kehilangan pokus nya


"Haha, bunuh lelaki ini terlebih dahulu!, dan biarkan dia merasa kan apa yang namanya kematin, Hajarr!" Ucap pemimpin kelompok itu sambil menunjuk jari nya kearah Her


Bawahan dari pemimpin itupun langsung menyerang Her tampa pikir panjang, mereka semua mengeluarkan pedang di tangan mereka untuk membunuh Her


Her hanya diam di depan perempuan tersebut untuk melindungi nya dari serang orang-orang tersebut, namun perempuan itu mengajak Her untuk bertarung dengan nya


"Hei tuan aku akan membantu mu agar kita bisa memenangkan pertandingan ini, dan jika ada kesempatan kita akan lari bersama, bagaimana pun kita tidak bisa memenangkan pertandingan ini"


Ucap wanita tersebut sedikit gelisah, dan Her hanya terdiam karena perkataan nya, dia sebenarnya tidak yakin bisa menang dalam pertandingan ini, jadi dia hanya berniat untuk melawan mereka dan mengulur waktu untuk menunggu kedatangan kapten nya untuk menolong nya


*Hiyattt*


*Aaaggg*


Pria-pria tersebut terus menerus berteriak entah untuk apa tapi mereka berisik sekali, Her hanya memegang tongkat besi yang dia beli, karena dia penggunaan tongkat dan dia mulai melayangkan serang yang tertuju pada pria pria tersebut


*Bukk*


*Bukk*


*Bukkk*


Her hanya bisa menumbangkan tiga dari mereka, dan wanita tersebut hanya bisa menumbangkan dua dari mereka, Her terkejut karena wanita itu adalah sniper yang memakai panah dia sebenarnya berpikir kalau dia adalah petarung jarak dekat karena dia membawa dua belati di tangganya


"Sepertinya kau cukup kuat ya nona, apa kau belajar memainkan belati dan panah secara bersamaan?" Ucap Her yang bertanya ke wanita tersebut

__ADS_1


"Tidak aku hanya pokus melatih akurasi ku, belati hanya untuk keadaan darurat di tempat yang tidak memungkinkan untuk menggunakan panah"


Ucap wanita itu yang sambil mengambil kembali busur yang disimpan nya, pria-pria itu hanya diam karena mereka terkejut teman teman nya dihabisi dengan mudah, dan mereka melihat kapten mereka


"Kapten jika kapten tidak bertarung dengan mereka, kita akan kesulitan karena mereka begitu kuat" ucap pria kepercayaan kapten nya


"Hahh, Kalu begitu ayo kita serang bertiga sekaligus" Ucap kapten itu menghela nafas nya karena dia melihat bawahan nya sudah di habisi oleh mereka


"Ayo maju" Ucap kapten tersebut sambil berlari menuju pria tersebut, karena wanita itu masih bisa diatasi oleh bawahan nya, tapi beda cerita jika wanita itu memakai senapan karena pistol memiliki kerusakan yang tinggi, tapi panah kayu yang dia pakai tidak akan melukai bawah nya


Wanita itu hanya menggunakan belati nya, meskipun dia tidak ahli dalam hal itu tapi dia masih bisa menggunakan nya dengan baik, wanita itu menegaskan belati nya kearah bawah yang lemah terlebih dahulu, dia berhasil menebas nya namun dia terkena tebasan yang disebabkan oleh orang kepercayaan kapten tersebut


.


Her hanya pokus dalam pertandingan dia bisa melawan balik pria itu tapi her hanya memberikan luka kecil, dia terus mengayunkan tongkat nya dan memutar tongkat nya terus menerus


*Hing*


*Ting*


*Herrrr* suara hasil dari putaran tongkat


"Apa hanya ini kemampuan mu? sungguh menggelikan haha, aku kira kau sangat kuat, tapi sepertinya aku keliru" ucap Her sambil memutar-mutar tongkat nya


Dan Her hanya menahan nya dengan santai nya, dia memakai kemampuan tongkat nya yang di pelajari dari pertarunggan nya barusan


Her hanya memegang ujung tongkat nya dengan satu tangan, dia hanya mengayunkan tongkat nya dari atas ke bawah, dan tongkat itupun mengenai kepala dari pria tersebut, dan membuat nya pingsan berdiri, dan kemudian Her mendorong nya dan membuat pria itu jatuh


*Gudubrak* 😄👍


"Huhhh, aku tidak berpikir kalau aku akan memenangkan pertandingan ini, apa nona itu bisa menghadapi pria tersebut?" ucap Her sambil berbalik badan dan dia melihat perempuan itu yang sedang terluka parah, tapi dia sudah mengalahkan pria tersebut


"Hha apa kau baik baik saja nona?, aku akan membawa mu kedokteran sesegara mungkin, jika tidak nyawa mu akan melayang" Her mendekati wanita itu dan dia inggin mengangkat nya namun di tahan oleh nya


"Tidak akan sempat, aku sudah merasa kan kalau berada di ambang kematian, jadi kau tidak usah membantu ku untuk pergi kedokteran, dan lagi, terimakasih atas pembelaan yang kau tunjukkan pertama kali kepada ku" Ucap wanita itu yang terdengar menyediakan


"Tidak kau tidak perlu berterimakasih, karena aku menolong mu dengan kemauan ku sendiri, jadi kau harus bertahan sebentar saja mungkin kapten ku bisa membantu mu untuk memulihkan luka luar dan dalam yang kau derita" Ucap Her yang sambil meneteskan air mata nya


"Hehe mengapa kau menangis? aku hanya orang yang baru saja kau jumpai, jadi kau tidak boleh menangisi orang yang baru kau kenal" ucap wanita itu sambil menghapus air mata yang keluar dari mata nya Her

__ADS_1


"Aku sangat ingin memiliki kesempatan kedus dan memulai petualangan dengan mu bersama sama, jika aku selamat dari sekarat ini apa kau mau membawa ku pergi dari sini? dan berlayar bersama ku?" ucap wanita itu,


wajah dari wanita itu mulai terlihat pucat, mungkin karena banyak nya darah yang dia keluarkan, meskipun Her sudah menekan tempat terluka nya tapi darah masih saja mengalir keluar seperti pancuran, wanita itu mulai kehilangan kesadaran nya sedikit demi sedikit dan dia mulai kehilangan kesadaran nya


tapi dia masih belum mati, dia sedang dalam proses pencabutan roh nya


.


.


.


Author : Yosh, apa kalian terhibur dengan cerita ini?😄 Yahh aku sih sedih dengan cerita nya, tapi entah kenapa air mataku sanggat nanggung, contoh nya seperti air mataku ingin mengalir keluar tapi tidak mengalir 😄 jadi gajelas gitu wakwak😂 ( Jika sedih nya di teken lagi sedikit mungkin air mata mu bisa keluar ) Hemm cerita nya sedih tapi ada yang kurang yaitu para pemeran nya kurang berkenalan satu sama lain, jadi seperti menangisi orang yang belum kau kenal asal usul nya, Yahh kalian mengerti kan apa perkataan ku😄 aku pun pusing dengan perkataan ku yang barusan😂 Singkat nya Author nya cacat😂


.


.


.


Temen Author : Sen Hyeongje kemana? Sen Gege, Sen SSI, Apa dia Afk? ( Udah ku bilang dia sedang nonton drama_- )


.


.


.


Calon Pacar : …


.


.


.


Halo-halo


Apa kalean masih ada? kuharap sih masih mantau Novel ku🥰

__ADS_1


Like❤️❤️❤️


Komen💌💌💌


__ADS_2