
Di Dermaga Logue Town
Terlihat kerumunan yang sedang memegangi garp, mereka adalah pasukan nya garp mereka kawatir melihat keadaan garp yang babak belur dikarnakan pukulan Sen
Tidak sedikit dari mereka yang sedang menodongkan pistol nya kearah Sen, mereka ingin Menembak sen namun di hentikan oleh garp karena percuma saja melawan, mereka tidak akan menang sama sekali
Terlihat garp yang berdiri kembali dengan kedua tangan nya, dia ingin berbicara kepada sen agar pasukannya di biarkan hidup
"Oi bocah kecil, aku sudah melawan mu dengan sekuat tenaga, jadi kau harus melindungi cucu-cucu ku aku ingin melihat janji mu di tepati" Ucap garp yang memandang sen dari bawah, karena posisi sen sedang di atas, tidak turun turun
"Oke paktua aku selalu menepati janji ku, mereka akan mendapatkan musibah yang besar namun aku akan membantu nya agar nyawa mereka tidak melayang" ucap sen sambil menurunkan badan nya dari ketinggian oleh kemampuan buah iblis nya
Garp meskipun dia tidak menerima seranggan buah iblis sen, garp tau seberapa kuat buah iblis milik sen, garp melihat kekuatan buah iblis milik sen dan garp merasakan sedang memandang kegelapan yang sangat dalam seperti tidak ada ujung nya
"Huhh garp apa kau tidak sayang kepada anak buah mu? mereka tetep saja mengacungkan senjata mereka, untung saja aku tidak memiliki temperamen yang tinggi hahaha" ucap sen yang sedang melihat kerumunan yang di belakang garp
"Huhh mereka hanya pemula yang berlayar dengan ku, aku akan berterima kasih jika kau tidak membunuh mereka, yah kau saja yang pilih aku tidak berhak memutuskan pilihan mu" ucap garp yang tidak bisa melakukan apapun sama sekali, dia hanya bisa pasrah dan menerima takdir nya
"Huhh aku tidak akan membunuh orang yang tidak bersalah, bahkan jika mereka admilar, jika mereka salah tetep saja aku akan menghukum mereka" ucap sen sambil menatap garp
"huhh aku sedikit lega karea kau sudah berbicara begitu" ucap garp, dan bawahan garp sedang melihat kapten mereka sedang berbicara kepada musuh nya, mereka selalu saja penasaran
apalagi kapten smoke dia selalu saja meng aktif kan kekuatan buah iblis nya, namun kapten smoke selalu saja ditahan oleh garp, dan dia hanya pasrah karena pangkat milik garp lebih tinggi darinya
"Oke mereka sangat berisik sekali, aku akan membuat mereka tertidur" ucap sen sambil mamakai kekuatan Haki Raja nya, dan mereka yang sedang di belakang garp semua nya pingsan tampa terkecuali sedikit pun
Garp melihat kebelakang dan dia terkejut karena orang yang di lawan garp barusan memiliki Haki Raja, dan dia bahkan memiliki kemampuan setara dengan Yonko
"Haki Raja? apa kau memakai haki raja? bahkan smoke yang memiliki tekad yang tinggi bisa pingsan oleh haki raja mu" ucap garp yang terkejut dan gugup
"Huhh paktua mengapa kau terkejut seperti itu? atau kau ingin ku hancur pangkalan militer terbesar mu?, ahhahaha" ucap sen sambil tertawa terbahak bahak
"huhh kau bukan moster tapi iblis kecil" ucap garp sambil menunjuk hidung milik sen, garp merasakan kalau perkataan yang di keluarkan oleh sen bukan kebohongan tapi kenyataan,
__ADS_1
Jika sen memang ingin menghancurkan markas besar angkatan laut dia bisa menghancurkan nya dengan kekuatan fisiknya saja tampa buah iblis nya sama sekali
"Oii, iblis kecil siapa namamu? dan lagi apa nama bajak laut mu?" ucap garp yang meminta identitas milik Sen karena sengoku tidak ingin mendengar kata kata gagal, dan garp berinisiatif untuk mendapatkan informasi data milik sen
"Ohh nama ku? Namaku Adalah Blood D. Sen, Aku adalah Kapten Bajak Laut Nano, apa kau tidak sekalian mempoto ku?, kau akan keduluan oleh report yang sedang memfoto ku secara diam diam" ucap sen sambil bergaya agar poto yang diterbitkan nantinya akan terlihat bagus
"Ahh kau bahkan memiliki haki observasi yang tinggi, aku tidak bisa merasakan mereka sama sekali, Huhh" ucap garp yang mengeluh
"Cepat apa kau tidak ingin mendapatkan poto ku?" ucap sen
"Tidak poto akan kita dapat dengan mudah, apa kau ingin masuk ke kota? lebih baik kau ja…" ucap garp yang terpotong
"Tentu saja jika kau ingin menangkap ku kau harus memiliki kekuatan, namun kau tidak bisa menangkap ku, jadi aku bebas, dan lagi tentang warga biasa aku tidak akan membuat kerusuhan di sini" Ucap sen sambil menyuruh Her keluar dari kapal nya
"Huh Kapten apa kau yakin inggin meninggal kan Ghost di sini tampa ada yang menjaga sama sekali?" ucap her yang sambil mendekat kepada sen sambil berteriak
"Huhh tentu saja kapal ku akan memasuki mode pertahanan nya, dan pertahanan dari kapal ku tidak akan bisa di tembus oleh tiga admilar sekali pun, jadi ayo kita bersantai di kota" ucap sen sambil berjalan masuk ke kota
Garp yang mendengar itu dia ingin mencoba memukul kapal ini, dan dia merasakan kalau ada tembok besar yang menutupi kapal tersebut
"Yahh sudah lah aku akan mempercepat pensiun ku, hahaha" ucap garp yang tertawa kembali, karena dia sudah inggin pensiun jauh jauh hari
"Hah aku harus melaporkan semuanya ke sengoku agar sengoku menjadi setres sama seperti ku hahaha" ucap garp, garp pergi ke kapal nya dan mengambil den den mushi miliki sengoku untuk menghubungi nya
…
Sen Dan Her pun berjalan mengelilingi kota logue town, mereka berdua membeli pakaian dan keperluan sehari hari, namun sen lebih memilih kuliner dibandingkan membeli baju ataw sebagai nya, karena di toko System harga merekaa lebih murah
namun System tidak menjual kuliner dunia ini, bukan kah ini aneh? huhh terserahlah, Sen mencoba satu per satu kuliner dunia ini, dan hari mulai larut, dia lupa memberitahu her untuk menunggu nya di alun alun
tapi sen berpikir mungkin Her sedang berada di kapal nya, sen mengaktifkan observasi haki nya dan memeriksa kapal, namun di kapal sedang tidak ada siapapun di sana, dia memeriksa seisi kota oleh observasi nya dan sen melihat her yang sedang di kerumuni oleh orang orang yang memiliki muka kejam
.
__ADS_1
.
.
Author : Yosh, Gimana cerita nya ? Huhh mungkin kalian sedikit kecewa karena kurang menarik, tapi semoga saja kalian terhibur oke🥰
.
.
.
Temen Author : Apa Episode selanjutnya pertarunggan Her?
.
.
.
Calon Pacar : …
.
.
.
Halo-halo
Masih sering di cek novel ku?🥰
Like❤️❤️❤️
__ADS_1
Komen💌💌💌