
Pov Sen
Di desa fusha
Di Bar Makino banyak orang yang sedang berkumpul, Sen dan Ken sedang menikmati bir yang mereka pesan banyak orang yang sedang berpesta di sana, karena keberangkatan sen yang akan pergi ke laut lepas
"Huhh sen mengapa kau Inggin berangkat sekarang? tinggal di sini satu tahun lagi, ibumu belum bisa melupakan mu, dia masih hawatir dengan kepergian mu" Ucap ken yang tidak memandang sen
"Huhh ibu mengijinkan ku untuk pergi ke laut meskipun umur ku dulu masih 9 tahun, sekarang aku sudah 18 tahun dan aku sudah siap untuk pergi ke laut lepas" ucap sen yang memandang ayah nya
"huhh benarkah begitu? aku tidak di beritahukan oleh nya" ucap ken yang malu malu
"jika ayah tidak inggin sen pergi ke laut mengapa ayah tidak memakai nama ayah sendiri, malah memakai nama ibu?, dan lagi apa gengsi ayah lebih tinggi dibandingkan red line hahaha" ucap sen yang menatap ayah nya yang malu
"pergi sekarang aku tidak akan melarang mu" ucap ken yang sambil memalingkan muka nya, sen yang tersenyum di dalam hatinya merasa tersentuh karna ada yang menghawatirkan nya
9 tahun yang lalu
Sen yang dulu babak belur karna di hajar Shanks, tidak bukan di hajar tapi bertarung, karna Shanks pun sama babak belur bahkan lebih parah dari Sen, namun di pukulan telakhir nya sen yang kalah, karna Shanks masih sadar dan berdiri
Shanks pun membawa pulang Sen ke desa nya menggunakan baju nano yang di beli dari sen meskipun dia binggung dengan cara menggunakan nya, namun dia bisa dengan mudah mempelajari nya karena ada tutorial penggunaan di dalam baju nano itu
Kru bajak laut rambut merah menunggu di desa Fusha setelah melihat kedatangan baju nano yang terbang di langit mereka terkejut dan hati mereka berdebar-debar sanggat kencang namun mereka terkejut karena yang memakai baju itu adalah kapten mereka
"huhh kapten menggapa kau memakai baju besi itu?, bukan nya itu milik anak ini?" ucap lucky roo sambil menunjuk anak yang di bawa kapten nya, karna sen sedang pingsan
"aku membeli nya dari anak ini dan sekarang aku yang memilikinya" ucap Shanks membuat semua orang terkejut dan sedikit senang
"memang berapa kau membeli baju besi itu?" ucap yasopp yang penasaran
"10 miliar berry" ucap Shanks yang sambil mengantarkan sen ke bar makino
semua kru bajak laut rambut merah terkejut denggan percakapan kapten nya, karna 10 berry setara dengan 2 kepala yonko
"huhh apa tidak kemahalan?" ucap yasop yang masih terkejut
"jika kau sudah mendengar apa saja kegunaan baju ini mungkin kau akan membelinya bahkan dengan harga 20 milyar berry sekali pun" ucap Shanks yang sudah memasuki bar makino dan mengembalikan baju nano menjadi jam lagi
kru bajak laut rambut merah itu hanya diam karena keputusan kapten nya, tidak bisa di bantah sama sekali
"Makino apa ada dokter di sini?" Shanks yang sambil memberikan sen yang sedang pingsan di atas meja
"hahh mengapa dia bisa mampai bonyok seperti itu? bukan nya dia bertarung dengan mu?" ucap makino yang menghawatirkan sen yang sedang berbaring di atas meja itu tampa melihat kearah Shanks sekali pun
__ADS_1
"huhh ya kau bisa melihat nya dia baik baik saja dia hanya tidak sadarkah diri akibat kelelahan saja" ucap Shanks yang sambil mengambil alkohol diatas meja yang masih belum di buka
"huhh untung saja dia tidak mendapatkan luka yang fatal" ucap makino yang menghela napas lega
Shanks yang merasakan kehadiran dua orang yang sangat kuat mendekat dengan cepat kearah bar makino, Shanks terkejut karna jarang sekali ada orang kuat yang berada di east blue, paling kuat mungkin kisaran 10 juta berry
namun dia merasakan ada orang yang sangat kuat bahkan Shanks pun tidak sebanding dengan nya, dia terkejut karna mereka masuk ke dalam bar makino, Shanks tetapi tidak membalikan wajah nya
"dimana anak ku makino mengapa aku merasakan anak ku sedang terluka" ucap Ken yang melihat sekeliling dan terkejut karena dia melihat anak nya yang terkapar di atas meja
"siapa yang melakukan ini!" ucap Ken yang mengeluarkan aura yang mengancamnya kearah kru bajak laut rambut merah, dan dia melihat orang yang sedang meminum bir dan membelakangi dia dengan santai nya
Ken melangkah ke arah nya dan menyentuh pundak Shanks yang sedang minum bir nya
"apa kau yang membuat anak ku seperti itu" ucap Ken
"Ken tenang dulu kita dengan penjelasan mereka terlebih dahulu" ucap Gina yang menarik tangganya Ken yang menyentuh pundak Shanks
Ken yang sedang marah itupun mereda karna, istri nya yang marah kepada nya, dia hanya bisa meredam amarah nya, tentu saja orang yang paling menyayangi sen adalah ayah nya, dia bahkan rela menjadi alat observasi hanya untuk menjaga keamanan sen
tapi sen tiba tiba menghilang dan muncul di bar makino tiba tiba, namun dengan keadaan hilang kesadaran
makino menjelaskan semuanya tentang sen yang menantang Shanks dari awal sampai akhir, mereka marah karena sen dilukai oleh bajak laut didepan nya, mereka ingin membunuhnya namun makino masih membela kru bajak laut Shanks.
nya
"apakau tidak akan meminta maaf atau memohon apun!?" ucap ken yang lembut, tapi memiliki ancaman yang tinggi
sen yang hanya diam itu membuat marah ken, dan ken mendatangi nya, setiap langkah yang dia keluarkan membuat tekanan atmosfer meningkat, bahkan kru bajak laut rambut merah tidak sadar sudah melangkah mundur
ken yang menarik pundak Shanks yang sedang menunduk ke bawah itupun terkejut, karna Shanks sudah jatuh tampa alasan, mereka semua terkejut karena melihat kaptennya yang tidak sadarkah diri dengan wajah yang bonyok.
jika bukan karena kapten nya membawa sen mereka tidak akan menyadari bahwa yang ada di depan mereka adalah kapten mereka, tentu saja karena Shanks membuka baju besi itu di dalam bar makino, dan Makino pun tidak melihat wajah Shanks sama sekali
"huhh apa orang yang membuat anak ku tidak sadarkah diri adalah orang ini?, bukan nya aku yang harusnya kasihan melihat wajahnya yang sangat bonyok ini?" ucap Ken yang melihat wajah Shanks
"kapten kenapa kau sangat bonyok seperti ini?" ucap lucky roo yang mendekati kaptennya
"hahh aku tidak menyangka orang yang membuat nya seperti ini anak yang masih di bawah 10 tahun" ucap yasop yang menggelengkan kepalanya
"hahahaha" tertawa dari Ken
"menggapa kau tertawa? anak mu sedang tidak sadarkan diri tapi kau malah tertawa, apa kau ingin dihajar oleh ku" Ucap Gina yang memancarkan aura membuhun nya
__ADS_1
Ken yang merasakan aura membunuh dari gina pun diam, dia hanya menunjuk kearah Shanks yang sedang pingsan dan mukanya bonyok makino dan gina terkejut karna melihat muka Shanks yang bahkan lebih parah daripada sen
makino dan gina yang sedikit tertawa karena Shanks, mereka tidak menduga anak nya yang burusia 10 tahun bisa menghajar Shanks yang kuat
.
.
.
Author : Yosh. apa kalian terhibur dengan cerita ini? yah aku membuat cerita ini sambil tertawa sendiri seperti orang kesurupan wkakwakwk π( kau menipuku lagi, katanya seri tapi kok malah Shanks yang menang sih?, apa cerita nya dipaksain? ) π tentu saja tidak Karna Shanks menang dalam siapa yang masih berdiri, tapi sen menang karena poin πwkwkwk dia lebih sedikit terkena pukulan dibandingkan denggan Shanks ππ₯°
.
.
.
Temen Author : Open Status
.
.
.
Calon Pacar : β¦
.
.
.
Halo-halo
Gimana ceritanya?π₯°
Pantau terus novel ku masalah nya update nya ngawur π
Likeβ€οΈβ€οΈβ€οΈ
Komen πππ
__ADS_1