System Penghancur Hukum : One Piece

System Penghancur Hukum : One Piece
Episode : 4 Kematian ?


__ADS_3

POV Senki


(Di Ruang Rahasia Senki)


Terlihat seorang pria yang memiliki ketinggian 178 Cm denggan rambut hitam nya dan mata yang tajam seperti elang yang sedang mengawasi mangsanya, dan badan yang sedikit kekar karna selalu berolahraga, meskipun olahraga di dalam virtual


Itu adalah senki yang sedang melihat komputer nya yang sedang menginstal data ke dalam database mei


"Huhh sedikit lama namun tidak apa aku kira akan memakan 1 tahun ataw 1 bulan mungkin?. tapi aku tidak menyangka akan memakan waktu 5 jam" ucap senki kediri sendiri, karna di sana hanya ada dirinya dan Mai yang sedang tidur (OFF)


[90,9%]


[91,5%]


[91,7%]


beberapa menit pun berlalu


setelah persenan nya menginjak 100% senki sedikit binggung karna mei belum bangun (ON) jadi dia melihat ke komputer dan ngecek untuk melihat apa ada kesalahan ataw tidak tapi dia ingat kalo mei sekarang sedang berada di (Ruang Hampa) yang pernah di buat senki


yah (Ruang Hampa) ter sebut di buat saat dia membuat Game (VR) karna vr memerlukan ruang hampa jadi dia membuat vr terlebih dahulu untuk ujicoba karna dia tidak ingin menjadi Kelin percobaan dan yang kedua adalah ruang hampa yang sedang di pakai oleh kio


dan yang ke tiga adalah ruang hampa kusus untuk mai karna jika digabungkan akan mengalami eror dan yang ke tiga ini adalah versi sempurna nya yang memiliki semua fitur


sen pun bergegas untuk memakai kapsul virtual tapi dia tidak menyadari apa yang di buat nya membuat para dewa marah, sen memakan kapsul yang di rancang kusus untuk ini


setelah dia masuk ke dalam kapsul nya, petir menyambar rumah sen


(duar) suara ledakan dari benturan benda, yah itu adalah petir dan alat aneh yang di tengah tengah rumah senki,


senki membuat benda itu 2 hari yang lalu karna dia merasa kan pirasat yang gelisah


itu adalah alat defense yang bisa menahan 50 juta volt tapi setelah beberapa saat alat itu rusak dikarnakan tekanan yang melebihi batasan tersebut tapi berkat alat ter sebut senki selamat beberapa menit


(Author : lol mau nahan Guntur ilahi? si senki ini bercanda kali ya? :v. )


back to cerita


senki yang tidak tau apa apa karna di ruang itu kedap suara


tapi dia berhasil masuk ke ruang hampa nya, virtual yang di buat senki ini berbeda dengan yang lain karna jika dia masuk dia tidak bisa keluar, iyaaa sekarang tubuh senki sudah tidak memiliki jiwa lagi


(Author : ******):v

__ADS_1


karna dari itu jika dia tidak berhasil membuat proyek ini dia akan mati ataw terkurung di (Ruang Hampa) itu untuk selama nya


senki melirik sana sini mencari mei tapi dia tidak menemukan nya, dia sedikit sedih karna mungkin dia gagal dalam proyek ini


"Huuhhhh apa ini yang namanya kegagalan" senki berbicara ke diri sendiri " yan tidak buruk juga mengalami kegagalan dalam hidup bukan?" dia meng iklaskan apa yang barusaja menimpanya


tapi hati sen menolak untuk meng iklaskan apa yang menimpa nya, tapi dia berpikir 'yah tidak buruk juga mati oleh kekoyolan sendiri dibandingkan mati oleh takdir para dewa sialan itu hahaha' dia tersenyum puas


dan senki pun tiduran disana sambil menunggu mei mungkin dia butuh proses untuk sampai ke dalam (Ruang Hampa) Itu


POV Kio


"Akhirnya aku menemukan bukti nya ha~haha, dilihat dari video yang setelit senki miliki ini terlihat sangat detil bahkan n*** sekalipun tidak secanggih ini haha~ha" suara kio yang sedikit bangga akan teman nya yang raja dari raja jenius teknologi


"Ohh iya tadi apa yang sangat berisik di luar?" ucap kio yang kebingungan, karna (RV) memiliki fitur kedap suara dan pertahan nya yang tiggi, tidak kalah dengan pertahanan Ruang Rahasia Senki hampiri mirip 11/12


jadi dia hanya mendengar ada suara gaduh di luar saja tapi tidak terlalu bising karna RV meminimalisir kan suara bising itu


setelah dia membuka pintu yang tidak bisa di buka jika tidak memiliki headset, dia terkejut karna setengah dari rumah senki sudah hancur menjadi puing puing, tapi untung nya hanya sampe setengah nya, karna jika semua rumah mungkin dia sudah meninggal dalam kilatan tersebut


"Astaga apa yang terjadi sewaktu aku berada di dalam (RV)"


kio melirik sana sini dan dia sadar senki tidak ada di mana mana sama sekali


"Senkiiii~Senkiiii" Teriak kio mencari sana sini tapi tidak ada jawaban sama sekali, dan dia ingat bahwa ada Ruang Virtual senki, dia masuk kembali ke ruang virtual senki dan melihat kejadian apa saja yang terjadi selama dia di dalam (RV)


"Apa ini?, Mengapa awan menjadi sanggat Gelap bahkan setelit pun tidak bisa menembus nya?" ucap kio yang sedikit tegang dan kaget karna fenomena aneh ini


dia mencari setelit yang sanggat jauh dari rumah senki, agar dia bisa melihat di bagian samping nya


kio sangat syok apa yang ter jadi tidak bisa dijelaskan denggan kata kata, "Ini~IniIni Tidak mungkin mengapa ada kilat sebesar setengah lapanggan sepakbola turun di rumah senki" suara kio yang sedikit kaget bingung sedih marah yang di capur akan ke putus asaan


kio pun tidak menyadari dahwa dirinya sendiri meneteskan air mata yang tidak bisa di bendung lagi, setelah itu ia sadar ia langsung bergegas untuk mencari senki berharap agar dia selamat ataw dia sedang berada di luar


tapi setelah dia mencari kemana mana dan menelpon nya, berharap dia sedang membeli makanan ringan, dia tersadar dia tidak akan membeli apa yang dia tidak butuh kan


dan dia pun pingsan karna tekanan mental yang sangat besar dan tidak mampu untuk menahannya,


Setelah Satu Hari


Kio pun bangun dari pingsannya dan dia bersukur


"Huhhh untung cuman mimpi" dia tidak menyadari bahwa dia sedang berada di rumah sakit dan dia sedang memakai pakaian pasien

__ADS_1


tapi dia kemudian sadar akan hal itu dan dia menyadari bahwa apa yang dia alami, terlalu nyata bahkan dia megigat semua kejadian di rumah senki


dia hanya berbaring dan meneteskan air mata nya


Sehari Berikut Nya


dia sudah bisa mengiklankan apa yang menimpanya, bahkan dokter sedikit khawatir akan pasien nya yang tidak ingin di ganggu sama sekali tapi keesokan dia sudah dapat meneria kenyataan yang pahit ini


Kio pun menatap pemandangan di kota sambil membangkitkan jiwanya agar tegas menghadapi kenyataan


Author : Yosh, Apa kalian sedih membacanya? yah aku sih maunya Akio ikut bersama senki tapi, aku ditahan oleh temen ku, (Jagan Bawa Cowo Katanya) Yah sudah deh aku ga gebawa dia, he~hehe tadinya aku ingin bunuh Akio tapi aku sadar masa kecil akio lebih sedih dibandingkan dengan senki.?? aku tidak akan membuat senki cepet cepet pergi kedunia one piece karna masih banyak informasi yang belum di sampai kan, jika masuk kedunia one piece terlalu terburu-buru akan jadi kacaw ceritanya, yah dunia one piece tidak sesimpel kelihatan makanya aku menahan agar tidak cepat cepat masuk ke sana!!!


Jadi bagaimana menurut kalia?


.


.


.


.


.


Temen Author : Apa Senki & Akio punya Histo masa hidup dari kecil? ( Tentu Punya Author Menyimpan Di Note Nya)


.


.


.


.


.


Calon Pacar : …


Halo-halo 🥰🥰🥰


apa kalian menikmati ceritanya? 🥰🥰


Jangan lupa

__ADS_1


-Like❤️❤️❤️


-Komen💌💌💌


__ADS_2