TAHTA

TAHTA
Episode 8


__ADS_3

"Dadar !!!" teriak Yasmin dan melompat ke arah Haidar, dengan sigap Haidar menangkap tubuh Yasmin membuat Yasmin mengeratkan kedua kakinya pada tubuh Haidar


"Kau ini" ucap Haidar duduk di sofa kamar membuat Yasmin duduk di pangkuannya


"Kenapa kau tidak bilang kalau kau pulang hari ini" ucap Yasmin cemberut


"Kalau aku bilang, aku tidak akan lihat apa yang sedang kau lakukan tadi" ucap Haidar menyandarkan kepalanya di sofa


"Itu karena aku merasa bosan" sewot Yasmin


"Kita bicarakan ini setelah aku mandi" ucap Haidar


"Aku akan menyiapkan air untukmu" ucap Yasmin namun di tahan Haidar


"Tidak perlu, kau istirahatlah dulu aku bisa melakukannya sendiri" ucap Haidar berjalan ke kamar mandi


"Paman tenang saja, aku bisa mengatasi masalah itu, aku ini wanita yang kuat" ucap Yasmin yang membuat Haidar menghentikan langkahnya


"Tentu Paman semua anggota kerajaan sangat baik padaku, Ibu Ratu juga sangat menyayangiku jadi Paman dan Bibi tidak usah cemas" ucap Yasmin membuat Haidar tertegun di tempatnya


"Baik Paman sampai jumpa, aku sayang Paman" ucap Yasmin mengakhiri panggilannya dan merebahkan dirinya di tempat tidur


"Siapa ?" tanya Haidar sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk


"Kau ini, selalu saja bertelanjang dada" ucap Yasmin


"Aku tanya siapa yang telfon" ucap Haidar naik ke ranjang


"Paman yang telfon" ucap Yasmin menarik selimutnya


"Kenapa Paman menghubungimu malam-malam begini" ucap Haidar


"Tentu saja karena Paman sangat merindukanku" ucap Yasmin percaya diri


"Ceritakan, apa yang kau lakukan dua hari ini" ucap Haidar yang bersandar dengan kedua tangannya


"Aku hanya jalan-jalan dan belanja menggunakan kartu yang kau berikan" ucap Yasmin semangat


"Apa kau menyukai pengawal dan pelayan pribadi yang ku berikan ?" tanya Haidar menatap langit-langit kamarnya


"Maksudmu Masya and the bear" ucap Yasmin melihat ke arah Haidar


"Siapa mereka ?" tanya Haidar menoleh ke arah Yasmin


"Masya dan Beni, aku suka memanggil mereka seperti itu" ucap Yasmin tertawa membuat Haidar geleng kepala


"Apa kau sangat suka mengganti nama orang" ucap Haidar


"Aku hanya tidak ingin mempersulit diriku" ucap Yasmin


"Tapi terimakasih sudah membawa Beni dan Masya, mereka membuatku tidak kesepian di sangkar emas ini" ucap Yasmin membuat Haidar menarik Yasmin ke pelukannya.


"Kau tidak akan kesepian di sini, ada aku yang selalu menemanimu" ucap Haidar memeluk Yasmin


"Aku tahu" ucap Yasmin mencari posisi ternyaman di dada Haidar dan elusan tangan Haidar membuat Yasmin mengantuk.


☀️☀️☀️

__ADS_1


"Ayo" ajak Haidar pada Yasmin yang terlihat malas mengikuti sarapan pagi hari


"Akhirnya hari yang aku benci tiba" ucap Yasmin kesal dan beranjak mengikuti Haidar


"Apa kau tahu Nenek lampir itu memberiku jadwal yang sangat banyak dan padat" ucap Yasmin kesal


"Aku tahu kau pasti bisa melewatinya" ucap Haidar


"Apa hari ini hari yang spesial ?" bisik Yasmin saat melihat semua anggota berkumpul di meja makan


"Ayo" ucap Haidar menyuruh Yasmin segera bergerak


"Pasti ada yang tidak beres" batin Yasmin yang mengamati wajah mereka yang kecut


"Selamat pagi semua" sapa Yasmin


"Pagi Yasmin" ucap Kak Ana ramah


"Bukankah seharusnya Kakak masih di luar negri" ucap Yasmin heran


"Itu semua karena ulahmu" ucap Ibu Ratu membuat Yasmin heran dan hal itu tentu membuat Vion senang


"Cukup, kita bahas masalah itu setelah makan" ucap Raja Javar melerai


Ruang Keluarga


"Apa yang akan kau jelaskan tentang ini semua" ucap Sarah melempar dua majalah dengan cover foto Yasmin ke meja




"Kau masih bisa bercanda di saat seperti ini !!seru Sarah


"Ibu Ratu" ucap Haidar tagas


"Cukup !!!" seru Raja Javar


"Ayah akan berusaha menekan semua berita itu" ucap Javar


"Kau mungkin bisa menekan semua berita tapi tidak dengan pengguna media sosial" ucap Sarah


"Apa kau tahu mereka bahkan bilang kalau keluarga kerajaan tidak mampu membelikanmu pakaian, lihatlah Ana, kemanapun dia pergi dia selalu menggunakan pakaian yang elegan dan sopan" ucap Sarah pada Yasmin


"Ibu Ratu" tegur Ana yang merasa tidak enak dengan Yasmin


"Bahkan hari penobatanmu saja masih minggu depan dan kau sudah membuat ulah" sindir Vion


"Dan lihat pakaian yang kau kenakan itu, kau benar-benar seperti beruang, mana ada seorang Putri menggunakan tas beruang anak TK" ucap Vion mencoba menghasut


"Tapi di situ aku terlihat sangat imut" gumam Yasmin membuat Juan dan Razi tersenyum tipis


"Kau tersenyum lagi" batin Ana melihat suaminya Juan


"Lebih baik kita melakukan konfrensi pers" usul Juan


"Aku tidak setuju" tolak Haidar

__ADS_1


"Juan benar Haidar, kalian bisa meluruskan masalah ini dengan konfrensi pers" ucap Javar


"Dan membiarkan mereka semua menyerang Yasmin secara terbuka begitu" ucap Haidar marah


"Yasmin bisa menolak menjawab kalau pertanyaan itu menyudutkannya" ucap Razi


"Aku setuju" ucap Yasmin membuat mereka menatap Yasmin


"Apa kau sudah gila !!" seru Haidar


"Kau tidak tahu mereka bisa menggunakan kesempatan itu untuk semakin menyudutkanmu" sambung Haidar


"Aku akan melakukannya" ucap Yasmin mantap


"Terserah" ucap Haidar marah dan pergi meninggalkan ruang keluarga


"Yasmin, ayah ingin bicara denganmu" ucap Javar


Yasmin mengikuti langkah Javar yang membawanya ke ruangan yang Yasmin sendiri tidak tahu tapi ruangan ini seperti kamar khusus.


"Dulu ini adalah kamar Ibunda Haidar, jika aku merindukannya aku selalu datang ke kamar ini begitupun Haidar" ucap Javar memulai obrolan


"Apa semua ini juga pakaian Ibunda Jasmin" tanya Yasmin melihat lemari kaca yang besar


"Ya ini semua milik Jasmin" jawab Javar


"Woah gaun ini benar-benar bagus" ucap Yasmin melihat satu gaun yang sederhana tapi terlihat anggun dan elegan


"Itu adalah gaun yang di gunakan saat penobatan Jasmin sebagai istriku" ucap Javar


"Dan kau tahu Jasmin sendiri yang merancang gaun itu" sambung Javar


"Benarkah ?" ucap Yasmin takjub


"Kau boleh mengenakan semua gaun yang ada di sini kalau kau mau" ucap Javar


"Ayah jangan bercanda" ucap Yasmin


"Kau adalah menantunya jadi dia pasti senang kalau kau menggunakan pakainannya" ucap Javar


"Lain kali aku pasti akan mengenakannya" ucap Yasmin


"Yasmin ku harap kau tidak merasa terluka dengan sikap Haidar tadi" ucap Javar


"Aku tahu Haidar hanya khawatir kepadaku" ucap Yasmin


"Sebenarnya Haidar sedikit trauma dengan hal itu" ucap Javar membuat Yasmin bingung


"Dulu orang yang sangat Haidar cintai pergi meninggalkan Haidar karena ia tidak sanggup menerima kritikan dan hinaan dari penggemar Haidar yang selalu menerornya di sosial media, apapun yang ia lakukan selalu salah di mata masyarakat mereka selalu memberikan hujatan yang sangat pedas bahkan ancaman yang membuat dia tidak nyaman dan membuatnya frustasi sehingga ia tiba-tiba memutuskan Haidar dan pergi ke luar negri" ucap Javar


"Saat itulah Haidar menutup dirinya dari masyarakat dan menutup identitasnya" sambung Javar


"Haidar hanya takut kalau hal itu akan terulang lagi, dia takut kalau kau juga akan meninggalkannya" ucap Javar


"Aku bukan pengecut Ayah" ucap Yasmin


"Ayah tahu itu, jadi Ayah mohon apapun yang terjadi jangan tinggalkan Haidar" ucap Javar

__ADS_1


"Pasti Ayah" ucap Yasmin


Jangan lupa tinggalkan jejak ya like, komen dan vote karena itu sangat penting bagi author😊😊


__ADS_2