
Ketika seorang pria atau wanita akan menikah, biasanya akan timbul perasaan yang bermacam-macam. Ada rasa gundah, resah, risau, bimbang, termasuk tidak sabar menunggu datangnya sang pendamping. Bahkan ketika dalam proses ta’aruf sekalipun masih ada perasaan keraguan.
Namun, ada juga muncul rasa kekhawatiran. Bagi calon suami, maka rasa khawatir menghantui pikirannya. Khawatir bagaimana nanti setelah menikah? Apakah bisa mencukupi kebutuhan rumah tangga atau tidak? Bagaimana nanti setelah mempunyai anak, mampukah membimbing dan mendidik mereka? Apalagi kebutuhan hidup sehari-hari semakin mahal dari tahun ke tahun.
***
Jangan Sesekali Ragu untuk Menikah Karena Alasan Ekonomi dan Takut Miskin. Karena Allah Melapangkan Rezeki bagi yang Menikah. Belum percaya? Ini sudah janji Allah.
Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberikan kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.
(An Nuur : 32)
Ayat tersebut merupakan jawaban buat kita yang masih ragu untuk melangkah ke jenjang pernikahan karena alasan ekonomi. Yang perlu ditekankan kepada anak muda adalah kesanggupan untuk memberi nafkah, terus bekerja mencari nafkah untuk keperluan keluarga.
Sebenarnya Menikah Juga Tak Perlu Menunggu Mapan dan Kaya, yang Penting Mempunyai Pekerjaan dan Terus Berusaha dan mau berusaha itu sudah cukup luar biasa.
***
Sekarang Perempuan Jaman Now, Banyak pembelaan diri karena tidak memiliki keberanian untuk menikah. Mereka mengatakan "lebih baik terlambat menikah dari pada salah memilih pasangan."
Lebih baiknya dari mana ? Ku lontarkan Pertanyaan?
__ADS_1
Satu-satunya yg bisa dijadikan jawaban adalah banyak kasus kekerasan dalam rumah tangga hingga berujung keceraian.
Asumsi yg gagal parah. Bayangkan jika anda memilih terlambat menikah, harapannya supaya tidak salah memilih pasangan. Lantas, apa sudah ada jaminan terlambat menikah sudah pasti dapat pasangan yg baik.? Tidak juga, kalau justru dapat yg lebih parah maka akan mengalami kerugian yg fatal.
*Sudah terlambat dalam menikah
*Salah pilih pasangan pulak.
(Ahahahahhaha Dalam Hatiku terbahak).
Jika sudah demikian akibatnya akan terlambat juga dalam membangun rumah tangga yg baru. Terutama bagi perempuan, selain karena anda sudah tampak lebih tua, sudah tidak original, dan sudah tidak menarik. Bisa-bisa anda tidak laku lagi dan anda bisa menjanda sepanjang masa.
Apa seperti itu yg anda inginkan? Kalau saya, Ohw now.🙅♀️
Takut Nikah sama orang miskin, maunya sama orang "sugeh". Mungkin jika kamu berjuang dengan keras kamu bisa mendapatkan pasangan yg "yah lumayanlah." seperti yang anda inginkan🤣
Kamupun bisa hidup bercukupan dan serba ada.
Tapi ingat, Tuhan memberikan ujian itu adil terhadap umatnya.
Seolah-olah kalau kita resapi ujian itu kita yg memilihnya sendiri. !!
__ADS_1
Dapat pasangan kaya - Tp suka selingkuh, jadi sering terjadi percekcokan dlm rumah tangga.
Pasangan setia - Tp dr keluarga yg tdk punya, akhirnya harus bersusah payah berusaha bersama.
Dia seorang pengusaha sukses - tapi sulit punya anak bahkan dibenci sama mertua.
***
Dia seorang ulama ahli agama - kamu harus siap apa bila di madu.
Dia bukan seorang ahli agama, maka kamu susah payah membentuk ulang kepribadiannya.
Dia cantik/tampan, Tapi sombong terhadap orang tuamu serta tidak mau bergaul dengan tetangga.
Dia tdk cantik/tampan - Taat kepadamu, patuh trhadap orang tuamu.
Semua itu ada timbal baliknya, kamu tidak bisa mendapatkan satu set seperti yang kamu inginkan. Dia ganteng atau cantik, dari keluarga orang kaya, dia pengusaha sukses, polisi/bidan, orang tuanya baik, trus bisa hidup bahagia punya anak dua, laki-laki dan perempuan. Hmm saya katakan itu hanya ada dalam dunia hayalan anda saudara atau saudari.
Jika semuanya terjadi seperti yang anda inginkan, di mana kehendak Tuhan, di mana ujiannya. Apa anda ingin hidup tanpa ujian. Semua orang juga ingin begitu, tapi Tuhan punya kehendak sendiri.
Jadi kalau ingin nikah, ya nikah aja. Jangan kebanyakan mikir, karena kita tidak tau bagaimana rencana Allah. Rasa was-was dihatimu adalah bisikan setan agar kamu tidak menikah, karena kalau kamu menikah sempurkanlah imanmu kepada Allah dan setan tidak mau itu terjadi. Jadi setan berbagai cara untuk mnghalangimu supaya takut kalau menikah.
__ADS_1
Karena menikah itu, lebih cepat mendapat pahala dari Allah, sekedar memandang pasangan aja udah dapat pahala apa lagi kalau lebih dari itu luar biasa pahalanya dan yakinlah menikah itu lebih indah dari pada pacaran, setelah menikah sensasinya lebih wah. Ga percaya, coba aja.( requesku sama orang dong)😂🤭
***