Tak Bisa Memilikimu

Tak Bisa Memilikimu
Merindukanmu untuk kembali (part 1)


__ADS_3

Maafkan aku yang benar-benar tidak bisa melupakanmu, aku di setiap saat, selalu berharap kau menghubungiku..


Hari-hari ku lalui kini sangat hampa, perasaanku berambang-ambing tak menentu. Mungkin aku sudah gila, gila karena terlalu mencintaimu.


Aku mungkin bisa menahan haus dan laparku. Namun, aku tak mampu tak memikirkan mu, aku tak bisa menahannya bahkan tentang masalah rindu ku pun padamu aku tak bisa menahannya.


Maaf! Hatiku tak bisa di ajak kompromi, juga pikiranku yang selalu terbayang akan dirimu.


Wahyu, kenapa? Apa kau benar-benar ingin melupakanku? Kenapa? Aku membutuhkan penjelasan bukan pergi tanpa kejelasan seperti ini.


Disini rasa lelahku telah menanti, berharap kalian berdua akan pulang ke kampung halamanmu.


Apakah janji mu sudah kau lupakan begitu saja? Kau berjanji akan bertemu denganmu? Kau sempat mengatakan untuk menjaga hatiku namun diakhiri dengan tawamu.


Apa kau hanya bercanda pada saat mengatakan itu, atau aku yang terlalu baper? Wahyu, beri aku kejelasan, hiks.. hiks..


Entah sampai kapan kau tidak memberikanku penjelasan atas kepergianmu?


Aku sungguh sangat berharap kau dan aku bertemu, saling menyapa satu sama lain dan ku berharap kau tak akan pergi lagi.


Oh... rinduku padaku semakin hari semakin berkecambuk.


Makin hati makin menggerogoti, memikirkan engkau yang tega denganku, mengabaikan rasaku hingga tak satu pun kata bersua untukku.


Wahyu, aku disini selalu menanti mu untuk kembali pulang dan juga menanti kabar darimu.


Ku beri kau menghubungiku, sesekali saja. Kau tau wahyu? Setiap hari aku menatap layar ponselku. Namun, namamu tak kunjung muncul dan profilmu tak kunjung terlihat di gambar, hanya warna abu-abu yang kuliat.


Aku terus menunggu kabar yang kau janjikan padaku, bahkan membuatku resah tak bisa tidur dengan lelap di setiap malamnya.

__ADS_1


Setiap Waktu ku, hanya ku habiskan untuk menantikan kabar darimu, rasa bosan ku tepis jauh-jauh demi sebuah notifikasi darimu.


Hei, laki-laki yang kucintai, aku dan kamu tidak berada dalam negeri yang sama. Jarak menjauhkan kita membuat rindu semakin bergejolak. Dan kini aku terus berdoa pada Tuhan agar jarak kita didekatkan secepatnya agar kita bisa bertemu lalu penantianku tak lama lagi terhadap dirimu.


Tapi, bagaimana bisa kamu disana tetap tenang tanpa memikirkan diriku, tanpa mencariku? Sedangkan aku disini menunggu kabarmu dengan sangat bimbang.


Kesabaranku dalam menunggu kabarmu, kini tengah diuji oleh Tuhan dalam keraguanku atas dirimu. Aku tidak bisa baik-baik saja di sini tanpa kepastian seperti ini.


Ketahui lah lelaki yang kucintai, Aku di sini akan terus menanti kabarmu dengan penuh rasa sabar. Akan kusimpan rindu ini dalam dada yang berdebar, sampai semua penantianku kelar terhadap dirimu.


Kabari aku lelaki yang kucintai, agar rindu ini segera menemukan tempat yang pasti. Agar hati ini tidak terus karuan dalam penantianku terhadap dirimu.


Aku resah dalam menanti tanpa ada kepastian darimu.


Rasa Terhempas, terpakar dalam risau. Kabar yang kuharapkan tak pernah jelas. Hatiku saja Mas dalam menantimu, bahkan hatiku rasanya gugup.


Tanpa hadirmu, sunyi sepi jalan hidup ini. Rindu mengimpit kalau kalbu hati, ilusi dirimu merangkai bayangan tak pasti dalam bayanganku.


Kini kucoba Tarik nafas dalam keresahan ku ini. Aku berusaha menyemangati jiwa dalam gundah gulana ku. Jujur aku sangat lelah, letih, bahkan rasa semua yang belum pernah ada itu datang selebar ganti dalam hatiku. Walaupun aku tak sekalipun jenuh. Kesabaran aku menanti kabar darimu mengajarkanku betapa nikmatnya menanti tanpa ada kepastian tetapi hatiku tak merasakan semua itu karena kabar itu yang kuharapkan selama ini.


Menanti tanpa kepastian?


Siang berharap, ketika logika menghantar rasa. Ketika sayang menghantar rindu, ketika hati selalu berharap. Ada sapa rama darimu.


Siang ini gerimis di langit tak nampak dan suara terdengar keras nan jelas. Mentari enggan bersinar terang, ku menantimu salam cerita.


Sorenya membawa keresahan, berharap kabar lewat aksara, berharap kata cinta tetap ku nanti darimu.


Sepenggal rindu tercoret penaku, seuntaian berharap mesra kabar darimu datang mengabariku.

__ADS_1


Bersama Sorry pun aku katakan bahwa aku tetap menantimu. Seiring gerimis aku bergumam, kepingan risau gelombang rindu. Setitik harap terus kunanti, sebab hati terus mendera dalam Menanti kabar darimu.


Menanti tanpa kepastian..


Di Bawah Langit Mendung sore ini. Di halaman rumahku yang penuh dengan kehijauan dedaunan, pepohonan bahkan penuh dengan bunga yang warna-warni menghiasi halaman depan rumahku.


Kunantikan kehadiranmu kali ini di rumah orang tuaku. Bersama keluarga besarmu engkau membawa kabar baik untuk


Bawalah kesetiaanmu ke sini. Bawa pulang kasihmu, cintamu yang tulus dari hatimu untuk hati ini. Itu akan sambut janjimu juga pasti, menggenggam jemarimu dengan bersuka hati.


Biarkan saja Melati iri. Biarkan juga merpati tertawa, sore ini biarkan milik kita dan hari ini untuk kita.


Nanti tanpa kepastian?


Dulu ku pernah merasakan sesuatu yang indah. Saat kau ada di sampingku di setiap. Dulu ku pernah merasakan begitu sempurna saat cintaku menemani langkahku, tak ada orang yang bisa menggantikanmu dalam hatiku, dan akhirnya sekarang ku kehilangan dirimu.


Sedang apa kau di sana kau yang kucintai? Dan Apakah kau tak mendengarku? Aku memanggilmu diserah mimpimu. Lama tak kudengar kabarmu, lama tak kudengar kisah tentangmu, di mana Aku dapat Menemukanmu?


Lama aku lihat senyummu, lama Tak ku lihat keceriaan mu. Di mana kau dapat Menemukanmu? Apakah aku harus jadi angin dulu baru bisa menemukanmu? Apakah aku harus menjadi hujan?


Kaulah sosok terhebat Yang Pernah Kumiliki. Hingga saat ini tak ada yang menggantikanmu. Maaf jika mimpiku tak seperti inginmu. Hingga membuat kau meninggalkanku dan akhirnya ku kehilanganmu.


Sedang apa kau di sana? Apakah kau tidak pernah merindukanku sama sekali? Aku ingin kau tahu bahwa diriku disini masih terjebak dalam cintaku padamu, sampai detik ini.


Detik saat kau meninggalkanku tanpa kabar, kumohon kembalilah bulan dan bawalah harapan yang telah menghilang itu.


****


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2