Takdir Cinta Kematian

Takdir Cinta Kematian
Bab 1 ( Prolog )


__ADS_3


.........


Di bawah terpaan badai pada malam itu, entah ini anugrah ataukah kutukan, aku dapat melihat jelas perubahan zaman, aku bisa menguasai perusahaan Xeon selama 70Tahun berturut-turut dan berhasil menjadi perusahaan terbesar di dunia .


Harta, tahta sudah terpenuhi namun bagian wanita aku belum pernah bisa mendapatkannya, ketempat remang-remang untuk mencari hiburan namun tidak bisa memenuhi perasaan kosong di hati ini.


Kedua orang tua ku, sudah meninggal ratusan tahun lalu, disini hanya sendiri, teman baru, pembantu baru, pegawai baru, bahkan anak-anak yang aku asuh dipanti asuhan kini sudah lebih tua dari aku.


Banyak orang yang mencari harta dan mengorbankan cinta, aku hanya tertawa melihat itu, aku yang hidup bergelimang harta menderita karena cinta.


Namun apa yang aku punya sekarang terasa hampa, aku tidak tau rasa ini perlahan-lahan merenggut hatiku.


" Jatuh cinta " adalah perasaan yang sangat membahagiakan bagi orang yang merasakannya, berbeda denganku setiap aku " Jatuh Cinta " hanya penderitaan yang menanti.


Apakah kau menantikan kehidupan abadi? apakah kau ingin memiliki harta melimpah? kalian bisa bertukar posisi dengan saya seberapa senang nya memiliki kehidupan abadi dan harta melimpah tapi tak ada cinta.


Kutukan ini muncul 120 tahun yang lalu ketika saya berusia 10 tahun, dimana saya pertama kali mengenal arti kata " Jatuh Cinta ", Pada saat itu tahun 1900, 45 tahun sebelum kemerdekaan.



Aku sekolah di sekolah khusus pribumi disana saya bertemu dengan Nadia, wanita pribumi juga, ia sangat baik dan suka tersenyum, lama-kelamaan ntah rasa cinta ini kapan munculnya, hati ini tiba-tiba merasakan rasa sakit yang luar biasa.


Rasa sakit ini memperingatkan akan sesuatu yang akan terjadi, semalaman aku tidak bisa tidur menahan rasa sakit ini.


Keesokan harinya Nadia dinyatakan tewas dibunuh oleh para penjajah yang sedang baku tembak dengan pejuang. Rasanya sakit, ketika aku mengetahui kabarnya, namun pada saat itu aku tidak mengetahui kutukan ini.

__ADS_1


Dan yang aku rasakan sebelumnya adalah tanda bahwa aku akan merasakan sakit yang sama, merasakan dua kali rasa sakit, kemudian didepan makam Nadia aku memegang sebuah pistol yang aku rakit sendiri dan kutembakkan dikepala ku dan seketika pandangan ku menghitam dan terlelap.


Namun dua hari kemudian tepat di depan makam Nadia luka dikepala ku sembuh total seperti tidak ada bekas luka tembak bahkan pelurunya aku temukan berada disamping tubuhku.


Pada usia ku yang ke 17. Pada tahun 1907 aku duduk di bangku SMA ikut berbagai persilatan untuk menambah ilmu beladiri ku. Di perguruan Naga Biru tempat aku menempa ilmu ketenangan batin, aku kembali menyukai seorang gadis yang sangat kuat, namun ia tetap rendah hati terhadap juniornya.



Kami berlatih bersama, tertawa bersama, semua kami lakukan bersama sampai menjadi rival dalam latihan ilmu silat, namun rasa sakit yang pernah ku rasakan dulu tiba-tiba datang lagi dan rasa sakit ini terjadi lebih lama dari sebelumnya selama seminggu tubuhku seperti mati rasa.


Pada saat itu malam tahun baru ketika aku mau menyampaikan perasaan ku, tiba-tiba perguruan kami di serang pasukan Jepang yg kalah bertempur karena jumlah mereka terlalu banyak kami kewalahan dan Gadis yang aku sukai tewas diperkosa oleh beberapa pria di depan mataku.


Teriakanku seakan-akan tidak bisa keluar, aku bangkit berlari ke arah wanita itu dan aku ditembak 3 kali di kepalaku, 2 kali di dada dan beberapa tembakan di bagian organ vital.


Lagi-lagi ini terjadi, apa yang sudah aku perbuat, kenapa ini semua selalu terjadi padaku, apa pendahuluku melakukan suatu kesalahan.


Keesokan harinya tepat tanggal 1 Januari 1908 aku kembali kehilangan orang yang aku sayangi. Tubuhnya sudah tidak berbentuk lagi, entah siksaan apa yang ia alami ketika aku tidak sadarkan diri, hanya ada rantai dan balok yang penuh dengan darah di dekatnya.


sampai aku mendapatkan jabatan tertinggi di kemiliteran pasukan pejuang yang pada saat itu dipimpin oleh Seorang Pak tua dari sebuah perguruan silat yang geram dengan perilaku orang-orang Jepang yang sudah mulai maunya sendiri, jika tidak dituruti akan ditembak mati.


Selama bertahun-tahun aku berjuang dengan para pejuang namun teman satu angkatan ku, terlihat lebih tua pada saat itu, yang seharusnya aku terlihat seperti orang berumur 50 tahunan namun pertumbuhan ku berhenti pada usia 21 tahun dan sampai sekarang aku berusia 21 tahun.


Awet mudakan bahkan sampai saudara-saudaraku tidak menganggap ku lagi.



Pada zaman penjajahan Jepang tepatnya 1944, Soedirman bergabung dengan tentara Pembela Tanah Air (Peta) di Bogor. Sehubungan dengan posisinya di masyarakat, Sudirman dijadikan sebagai komandan (daidanco) dan dilatih bersama orang lain dengan pangkat yang sama. aku ikut seangkatan dengan Soedirman pada saat itu namun sekarang Soedirman adalah seorang perwira tinggi Indonesia pada masa Revolusi Nasional Indonesia. 

__ADS_1


Perang Palagan Ambarawa melawan pasukan Inggris dan NICA Belanda dari bulan November sampai Desember 1945 adalah perang besar pertama yang ia pimpin.


Pada 18 Desember 1945, Sudirman resmi diangkat menjadi panglima besar TKR setelah penarikan tentara Inggris lantaran diserang sejumlah pasukan yang diperintahkan.


Berlatih bersama, menghadapi peperangan bersama, namun pada tahun kematiannya aku sedang tidak ada ditempat dan pada saat itu aku keluar dari pasukan pejuang dan namaku tidak tercatat dan terlupakan.


Lebih tepatnya pada 18.30 tanggal 29 Januari 1950 Jenderal Sudirman wafat di Magelang, Jawa Tengah. Kabar duka ini dilaporkan dalam sebuah siaran khusus di RRI.


Jenazah Sudirman disemayamkan di Masjid Gedhe Kauman pada sore hari. Jenazah Sudirman kemudian dibawa ke Taman Makam Pahlawan Semaki dengan berjalan kaki, sementara kerumunan pelayat sepanjang 2 kilometer mengiringi di belakang.


Pada saat itu aku hanya bisa melihatnya di kerumunan pelayat sampai dikuburkan, Setelah aku berhenti dari kemiliteran aku terus belajar tentang bisnis dan pergi ke Jepang untuk mencari ilmu yang aku butuhkan.


Pada saat kepulangan ku dari Jepang aku baru sadar akan kutukan yang aku punya, tubuhku tidak menua dan dalam pertempuran aku tidak merasakan kematian, perasaan kemanusiaan ku pada saat itu sudah mulai memudar.


Pada Tahun 1960 aku memulai bisnis di bidang elektronik, mengembangkan perusahaan Xeon yang aku bangun hingga menjadi sangat terkenal.


Pada tahun 2020 aku sudah kehilangan 20 lebih wanita yang aku cintai ntah itu kematian yang disengaja ataupun tidak, mulai pada saat itu aku bertekad untuk tidak lagi mengenal rasanya " Jatuh Cinta ".



^^^Bersambung...^^^


...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...


...Bantu Vote and likenya ya... dan jangan...


...lupa Klik tombol Favorit agar tidak...

__ADS_1


...ketinggalan Bab-bab berikutnya ><...


...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...


__ADS_2