
..."Terkadang perhatian kecil bisa memberikan kebahagiaan tersendiri begi seseorang,karna merasa di hargai dan di anggap ada"...
...****************...
"kamu tau...kenapa saya kabur dari rumah?"tanya reiyana yang tentu tidak bisa di jawab oleh haidar,hanya dia sendirilah yang tau alasannya.
"saat orang lain sumber ketenangannya di rumah, saya malah gak mendapatkan ketenangan itu. Orang tua gw selalu ribut setiap gw disana, yang...permasalahannya gw sendiri ga tau.
Gw selalu berusaha cari ketenangan dari ngumpulin orang yang senasib sama gw dan bikin geng..tapi gw merasa ga kesepian doang, ketenangan?..ga ada.
gw mutusin kabur dari rumah bukan minggat selama-lamanya,cuman mau nyari ketenangan. tapi setelah disini hidup gua makin rumit..banyak hal yang gak gw mengerti disini, dan jujur gw iri sama lo..kenapa keluarga lo begitu baik..keluarga lo harmonis.
tapi..entah kenapa gw disini malah nyaman,,dan setelah sholat gw yang bahkan belom tau bacaannya apa,tapi..rasanya..yang gw cari selama ini sekarang gw ngerasainn..hati gw tenang"ucap reiyana panjang lebar dengan mata berbinar yang di simak baik oleh gus haidar.
"terimakasih"ucap haidar setelah beberapa saat terdiam seraya tersenyum simpul memperlihatkan garis-garis halus di matanya yang hanya di balas tatapan datar oleh reiyana.
"buat?"tanya reiyana bingung..mengejutkan sekali laki-laki di depannya ini.
"saya yakin..tidak banyak orang yang mendengar keluh-kesahmu"ucap gus haidar seraya melipat sajadahnya.
"tapi maaf..kenapa kamu tidak menangis?,saya melihat banyak wanita di luar sana yang menangis hanya karna perihal kecil"tanya gus haidar,karna penasaran cerita wanita itu sangat menyayat hati namun orang yang bercerita tak setetespun mengeluarkan airmata, hanya menampakkan wajah sedihnya.
"Saya merasa menangis tidak ada gunanya"jawab reiyana menampilkan kembali wajah datarnya namun kesedihan disana sangat kentara.
Reiyana ingat jelas..sebelum memilih kabur dari rumah ia sempat menangis tanpa suara di kamarnya, namun ia berfikir menangis pun tidak akan membuat orangtuanya akan akur seperti dulu lagi.
Melihat reiyana yang melamun entah kenapa hal itu membuat haidar sedih,dia ingin sekali menghibur gadis malang di depannya ini namun ia ragu apakah gadis ini sudah menganggapnya bukan orang lain seperti sang papa atau malah merasa tak nyaman dengannya.
Tiba-tiba haidar ingat akan kartu atm yang di kasih papa reiyana semalam. Ia pun beranjak dari ruangan kecil itu kembali ke kamarnya. setiba di kamar haidar mengambil kartu hitam di leci yang letaknya terhubung dengan meja berniat mengasih kan ke reiyana.
__ADS_1
"Kamu megang apaan?"ujar reiyana ikut masuk ke dalam kamar bermaksud mengambil ponselnya.
"Astaghfirullah kaget ya Allah!"haidar terperanjat kaget sambil mengusap dadanya.
"Hati-hati pak ntar jantungan"ucap reiyana santai sambil meraih ponselnya yang atas di atas meja.
"Kamu yang ngagetin saya!"ucap Haidar melihat tajam ke arah reiyana, yang di tatap pun seperti biasa..memperlihatkan muka datarnya.
"Ini...papa kamu nitip sama saya kemaren"ujar haidar menyodorkan kartu berwarna hitam itu ke arah reiyana.
"Papa udah pergi?...gak pamitan?..wah..papa bener-bener ya"bukannya menerima kartu atm dari tangan haidar ia malah menggerutu kesal.
Haidar yang tak tau harus menjawab apa hanya diam saja menyimak wanita di depannya sedang menggerutu.
"Ini kartu punya kamu"ujar haidar sekali lagi.
"Bukan kah ini black card?"
"Iya..udah jangan ganggu gw..masih capek tauk!"ucap reiyana lagi sambil menggulung selimut yang berwarna coklat senada dengan warna kasur itu menutupi badannya.
Haidar tak habis pikir..bisa-bisanya ada seorang perempuan yang tidak terlalu berminat dengan kartu yang isinya unlimited itu,bahkan tidak semua orang kaya mempunyai kartu itu.
"Habis sholat subuh ga baik tidur lagi!"
"Kali ini aja pak..gw lelah besok-besok nggak dehh"ucap reiyana malas berdebat.
Haidar mengerti bahwa wanita ini mungkin kelelahan, ia membiarkan reiyana melanjutkan tidurnya karna memang gadis itu tidak mempunyai kegiatan pagi ini.
Sedangkan haidar memutuskan untuk mandi dan bersiap-siap mengajar karna memang ada jadwal mengajar pagi ini.
__ADS_1
Saat hendak pergi mengajar, haidar baru ingat kalau ia dan wanita yang satu rumah dengannya itu belum makan semalaman.
...
Sinar matahari menerangi celah-celah yang terbuka dan transparan..begitupun jendela rumah minimalis yang di tinggali reiyana karna jendelanya yang mengarah dimana matahari terbit.
Namun cahaya itu tidak membuat penghuninya terusik bahkan ia menarik selimutnya sampai kepala dan meringkuk di dalam selimut tersebut.
Justru yang membangunkan reiyana adalah perut kosongnya yang berbunyi membuat reiyana terpaksa terjaga.
"kebiasaan buruk gw dimana-mana ga bisa di ilangin ternyata"gumam reiyana yang masih duduk di atas ranjang sambil memegang perut kempesnya.
Merasa perut sudah perih karna tak makan,reiyana pun berjalan ke luar kamar menuju dapur berharap disana ada yang bisa di olah walaupun tak tau cara mengolahnya atau hanya sekedar mie instan penunda lapar lumayan daripada harus menghadapi cacing dalam perut.
nihil..tidak ada apa-apa di dapur itu hanya ada bawang dan teman-temannya, tidak ada bahan pokok yang bisa di makan. Di kulkas pun hanya ada air putih dingin dan minuman soda.
"the real rumah cowo inimah...tapi masa ga ada apapun yang bisa di makan sih..truss tuh orang makan dimana?"gerutu reiyana kesal sendiri lalu bertanya yang sudah pasti tidak ada yang akan menjawab.
"oh iya rumah emaknya kan ada di depan..gw lupa"ucapnya lagi menjawab pertanyaaannya sendiri sambil menepuk jidat.
Reiyana terduduk di meja makan..ia baru sadar ternyata di meja itu ada sebuah kantong kresek yang cukup besar tak tau apa isinya.
Karna penasaran ia lalu membuka kresek itu yang ternyata isinya sekotak bubur ayam,satu botol yoghurt dan sebungkus roti.
"anjirr baru ngeh gw ada makanan..kalau dari tadikan ga susah-susah nyari-nyari gw..hmm..tuh orang perhatian juga" lagi-lagi gadis itu bermonolog sendiri sambil senyum-senyum tidak jelas.
Tanpa banyak bacot lagi reiyana makan dengan tenang dan khidmat,karna sudah sangat lapar sampai perutnya perih. memang kebiasaan tak mudah di ubah.
bersambung..
__ADS_1