
..."Jika engkau melihat seseorang yang jauh dari tuhannya,janganlah mengejeknya karna engkau lebih jauh dari-Nya.Allah lebih dekat dengan seorang pendosa di bandingkan dengan orang-orang yang sombong"...
...****************...
Acara pernikahan sederhana itu sudah usai..sekarang orang-orang sudah kembali ke kamarnya masing-masing,gus haidar membawa reiyana ke tempat tinggalnya yang terpisah dari ndalem,jaraknya hanya sekitar 10 meter.
Bangunan dengan lantai 2 itu terletak di belakang ndalem,yang di halamannya terdapat berbagai macam bunga,dan di samping kiri dari bangunan itu ada bermacam-macam tanaman sayuran dan di sebelah kanannya ada sebuah kolam ikan
Jika di lihat dari depan bangunan itu sangatlah ikonik..dan jarang ada orang yang kesana,hanya orang-orang bekeperluan saja di perbolehkan kesana,seperti pengurus pesantren dan orang dapur jika membutuhkan sayuran.
Cekrek..(suara pintu di buka)
"Assalaamu'alainaa wa'alaa 'ibaadillaahish shaalihiin"ucap gus haidar sesudah membuka kunci pintu rumahnya itu
Reiyana yang mendengar kata-kata asing di telinganya menatap gus haidar bingung tapi hanya bisa terdiam tanpa berniat bertanya
"Itu ucapan salam ketika tidak ada orang di dalam rumah"tanpa di tanya gus haidar menjelaskan karna dia tau,,pasti reiyana sangat asing dengan ucapan seperti itu melihat dari tatapan reiyana yang bingung
"Sekarang saya mau mandi dulu sebentar lagi waktunya sholat Maghrib"ucap gus haidar berlalu ke kamar mandi
Reiyana yang tak tau harus ngapain hanya duduk di sofa dan melihat sekeliling,rumah ini tidak terlalu besar bahkan hanya sebesar kamar reiyana di rumahnya..di dalam rumah ini hanya ada satu kamar,kamar mandi yang terpisah dari kamar,ruang tamu dan dapur mini yang hanya di batasi dengan sekat.
Namun rumah ini sangat nyaman dan memberikan aura hidup dengan aroma khas...perabotan tertata rapi dengan beberapa buku di rak dekat sofa
"Saya mau ke mesjid dulu..kamu mau ikut??kalau iya saya tungguin"
"Sorry gw ga bisa sholat"jawab reiyana jujur yang membuat gus haidar sedikit kaget
"kamu berhalangan?"tanya gus haidar polos
"bukan itu...sa..saya gak tau bacaan sholat"jawab reiyana sambil melihat ke arah lain..jujur saja iya malu namun berusaha di tutupinya dengan raut wajah datar
"Kamu islam kan??"tanya haidar heran,,padahal dia sudah melihat sendiri papanya reiyana yang tidak berkomentar apa-apa di pernikahannya tadi bahkan dengan lancar mengucapkan ijab qabul anaknya
"Islamlah...islam ktp maksudnya"ujar reiyana tanpa merasa berdosa
'sabar haidarr ini ujian..sepertinya kamu harus mulai dari nol nuntun istrimu ini supaya Allah menaikkan derjatmu'ujar gus haidar bergumam dalam hati
Istri??..bahkan belum sampai 24 jam gus haidar mengenal wanita ini dia sudah berstatus sebagai seorang suami dari wanita asing ini.
"Sekarang kamu mau apa?"tanya gus haidar lagi
"Gw capek mau tidur bolehkan?"
"Baiklah sekarang kamu istirahat saja dulu..saya mau kemesjid dulu sepertinya saya balik kesini setelah sholat isya ..nanti saya akan bangunkan kamu makan malam"
__ADS_1
Sepertinya ia harus pelan-pelan dan sedikit demi sedikit menuntun istrinya ini
"Yaudah saya pamit dulu..assalamualaikum"pamit Gus haidar,tanpa menunggu jawaban lagi ia pergi karna waktu shalat Maghrib memang sudah mepet
"Wa..walaikumsalam"jawab reiyana tanpa melepaskan pandangannya ke arah suaminya itu sampai hilang di balik pintu tak terlihat lagi.
"Sekarang gw udah punya suami nih?...wah gilaa ga nyangka banget gw...mana dapetnya yang kek begituan lagi..gak tipe gw banget"gerutu reiyana sambil mengambil hp dari tas selempangnya dan merebahkan diri di atas sofa.
"Ehh..gimana kabar duo M yakk..wanjay lupa ngabarin lagi...kak lilis ngambek gak ya..aelah tu orang mana bisa ngambek yaudah lah telpon aja kali ya"ujar reiyana bermonolog sendiri
...
Sedangkan di tempat lain melisa and the geng berkumpul di base camp nya, sebenarnya anggota gengnya tak banyak hanya sekitar 15 orang,mereka ada yang kalangan atas ada juga yang anak jalanan.
Tentu nasib mereka tak jauh dari reiyana,ada yang kekurangan kasih sayang dan ada juga sudah tak memiliki orang tua.
"Teman-teman mumpung kita udah pada ngumpul..gw ada pengumuman penting nih"ujar mela sambil berdiri di depan kumpulan anggota gengnya itu
"Ehh mel..si rey mana kok udah dua hari ini dia g keliatan batang idungnya"ujar salah satu temannya yang bernama dilla
"Makanya itu gw buat pengumuman ege... pengumuman ini tentang reiyana"jawab mela
"Ahh lama lo mel"ujar melisa sambil menjitak pala adiknya itu
"Gini gaeess... reiyana kabur dari rumahnya dan dia juga ngundurin diri jadi ketua BGS karna yaa...ga mungkin dong dia ketua tapi ga ada disini jadi gw yang ambil alih... gimana kalian setuju ga? Atauu ada yang mau jadi ketua??"ucap melisa tanpa basa-basi
"Gw juga ga tau njay...jangankan elu gw aja ga di kasih kabar ama tuh bocah...yang ngabarin gw nih si adik laknat"ucap melisa sambil melirik ke arah mela
"Yaa namanya juga kepepet mana sempet ngasih tau..dia aja kabur ga nyusun rencana"ujar mela sambil mengambil kacang yang ada di meja lalu memakannya
Drttt...drtt...
"Nih dia bocah prik...panjang umurnya gess!!"ujar mela sambil melihat hpnya yang di atas meja itu bergetar dan tertera nama 'Queeni' disana
"Hallo gaeess!! WhatsApp!?"sapa reiyana kurang semangat
"Lo gila ya!! Baru ngabarin sekarang...kemana aja lo!"cerocos mela sambil melihat wajah reiyana karena sekarang sedang melakukan panggilan video call
"Diem dulu deh mel nyerocos mulu dah..gw cape...habis ketimpa masalah!,kak lilis mana?"
"Apa lo? Baru cariin gw..wahh lu bener-bener ya!! Kabur ga bilang! Kalo lo disini behh udah gw tonjok lo rey"ujar melisa sambil mengepalkan tangan ke layar hp dan mengarahkannya ke wajah reiyana.
"Yaakin kaaks?...yaa maapin rey eonnie yang imoett!!"ucap reiyana membuat wajah melisa merona
"Cuihh!!" Ujar mela jijay
__ADS_1
"Kok lo bisa kabur sih rey"ucap dela yang duduk di samping melisa
"Biasalah masalah idup gua...muak banget gw woi! liat bokap nyokap gelud ga ada habis-habisnya"
"Wah dia pikir yang punya masalah idup dia aja yaa"gerutu mela sambil makan kacang
"Ya gw kabur rencana buat nenangin diri aja...truss ntar kalo udah bosen balik lagi..eh ternyata gw disini dapet masalah"curhat reiyana
"Lahh...masalah apa lagi yang nempel ke lu?..ga ada habis-habisnya tuh masalah!!"ujar dilla
"Gw di paksa warga nikah woii!!"
"WHAT!!!..APAA!!"kaget semua orang yang ada disana..bahkan yang sedang main game pun berenti main.
"Wahh...serius rey?!...kalau ini bercanda sih piks ga lucu benerr"ujar mela
"Ga..kapan sih masalah gw candain!?"
"Gimana ceritanya sih rey?"ujar melisa berusaha tenang
Reiyana pun mulai menceritakan kejadian tadi pagi tanpa terlewatkan sedikitpun...melisa and the gengs menyimak dengan seksama sambil mengangguk-anggukan kepala
"Gitu ceritanya gaess...sekarang gw ga tau lagi dah...gw juga ga mau jadi janda muda..gilaa ajaa"
"wahh!!...daebak..Sekarang laki lo ustadz dong rey"ujar mela tanpa dosa
Pletak!
"Aww...sakit ba****d..lu kebiasaan deh kak!"
"Lu siih..ngomong ga di pilter dulu...pilter!!!"
"Ya kan benerr anjiir yang gw bilang"
"Temen sendiri lagi sedih bukannya di hibur malah di tanya"gerutu dila yang lain hanya menyimak pertengkaran adik kakak itu
"Yang sabar ya rey...apa perlu kita semua kesana menghibur lu"ucap dela menghapus air matanya
"Lebay lo del...liat muka kalian aja udah seneng gw gaess...yaudah ya gw tutup dulu gw ngantuk pen turu..papayy prendd besok gw telpon lagi dah"ujar reiyana mengakhiri panggilannya karna memang terlalu lelah dengan drama kehidupan yang menghampirinya.
'kenapa ya..kemana gw pergi pasti dapat masalah...behh..kedepannya gw udah gak berani lagi berekspetasi' ucap reiyana dalam hati beberapa saat melamun akhirnya karna lelah ia pun tertidur.
Hanya dengan tidur masalah sejenak lupa.
"Gw yakin bentar lagi tuh anak pasti jadi ustadzah"ujar mela
__ADS_1
'Semoga aja suaminya bisa mengubah reiyana menjadi lebih baik,karnagw tau reiyana orang baik dan penurut'ujar melisa dalam hati
Bersambung...