
Hari semakin pagi dan bahkan sudah ada beberapa santriwati yang hendak pergi belajar,, karna asrama santriwati tak jauh dari ndalem.. dan mereka tak sengaja melihat para warga rame-rame di halaman ndalem itu namun mereka hanya bisa melihat saja tanpa harus banyak bertanya karna urusan di ndalem bukanlah urusan mereka.
saat semua semakin riuh dan rumit,reiyana datang menghadap para warga berniat ingin meluruskan namun sepertinya sudah sia-sia.
"dia memang tak salah!!"ucap reiyana yang datang dari dalam dan menghadap para warga
"ini dia si gadis aneh"
"pakaiannya saja sangat aneh!"bukannya mendengarkan,, reiyana malah di rundung dengan ucapan pedas para warga
reiyana memang memakai pakaian ala luar negeri,,dengan celana yang lututnya sobek-sobek dan memakai kaos hitam dengan jaket denim hitam khas wanita dan mamakai sepatu bot hitam namun sepatunya sudah di lepaskan oleh nafisha ketika dia pingsan tadi.
"baiklah saya akan menikahi wanita ini"ujar Gus Haidar tiba-tiba,,,karna tak tahan lagi dengan perkataan para warga yang semakin lama semakin di luar kendali,akhirnya Gus Haidar pun mengambil keputusan yang sangat sulit baginya bahkan tak terpikirkan olehnya dia akan menikahi wanita yang tak dikenalinya ini.
"tapi saya mohon beri waktu untuk menyiapkan semuanya...bahkan ummi saya masih di luar kota dan saya juga perlu izin dengan orang tua wanita ini"lanjut Gus haidar yang membuat reiyana membulatkan mata tak percaya
namun reiyana tak berani berkomentar karna tau semua ini terjadi juga karna dirinya...andai saja dia tak kabur dari rumah mungkin drama kesalahan pahaman ini tidak mungkin terjadi.
"nanti gadis ini kabur gimana!?"
"apa jaminannya kalau kalian ga bakalan kabur!?"
"saya yang akan bertanggung jawab dan menjamin kalau anak saya tidak bakalan kabur dari masalah ini,karna saya tau anak saya bukan orang seperti itu"
"saya ga bakalan kabur"ujar reiyana tiba-tiba yang akhirnya meyakinkan para warga,entah apa yang di pikiran gadis itu karena biasanya dia selalu kabur dari masalah.
akhirnya para warga pun bubar setelah sepakat sore nanti mereka akan kembali lagi menyaksikan pernikahan Gus Haidar dan reiyana.
reiyana melirik ke arah Gus Haidar dengan wajah merasa bersalah karna telah menyeret pria itu ke dalam masalah yang bersumber darinya yang bahkan dia sendiri belum percaya sepenuhnya apakah ini nyata?.
'sepertinya cowo ini cowo baik-baik,,ga tega banget gw ngeliat dia di salahin warga..fitnah itu ngeri juga ya'reiyana hanya bisa membatin, jujur saja dia takut yang namanya pernikahan,melihat mama dan papanya terlibat percekcokan dan pertengkaran ga ada habis-habisnya sampai berakhir mambuat reiyana kabur dari rumah.
"yaudah Abi telpon ummi kamu dulu ya nak dan sekalian menelpon orang tuanya nak..?"ucap kyai Abdillah seperti bertanya nama reiyana
"reiyana kyai"seperti tau maksud kyai Abdillah reiyana pun memperkenalkan diri
__ADS_1
"baiklah nak..kasih saja ke Abi nomornya nanti Abi coba hubungi...dan untuk sementara demi menghindari dosa sebaiknya kalian berdua mengobrol di temani nafisha dulu di luar ya"ucap kyai Abdillah menyarankan
Kyai Abdillah pun pergi berpamitan pada reiyana dan Gus Haidar.Selain menelpon istri dan orang tua reiyana,,beliau juga harus memantau pesantren dan karna hari ini hari Jumat kyai Abdillah juga harus bersiap-siap untuk khotbah Jumat di mesjid yang sudah di jadwalkannya.
...
tuuut...tuutt..
Dering telepon mengalihkan atensi ummi Salma yang sedang beberes di rumah sakit tempat anaknya di rawat...karna Aira sudah di perbolehkan pulang pagi ini .
"assalamu'alaikum ummi"
"walaikumsalam waromatullahi wabarokatuh Abi,,apa kabar Abi?ummi rencananya balik ke pondok hari Ahad"tanpa di tanya ummi mengatakan waktu beliau pulang.
"Alhamdulillah baik ummi...kabar di sana bagaimana?..apakah Aira sudah sembuh?"
"Alhamdulillah Abi..kata dokter Aira hari ini sudah boleh pulang
"begini umi...."kyai Abdillah pun menceritakan kejadiannya seperti yang di ceritakan Haidar kepadanya
"ummi harus datang sore ini karna pernikahan akan dilaksanakan sore ini di mesjid pesantren...tenang dulu ummi jangan panik.. dan hati-hati di perjalanan nanti"
"baiklah Abi..ummi mau ngabarin Aira dulu..ummi tutup ya Abi, assalamu'alaikum "ucap ummi salma mengakhiri panggilan tersebut sambil terduduk lemas di sofa rumah sakit tersebut.
satu minggu yang lalu Aira mengabarkan umminya bahwa dia sakit dan perlu di rawat di rumah sakit,,ummi Salma pun menjenguknya sekaligus juga sangat merindukan anaknya itu..namun beliau pergi sendirian dikarenakan Abi Abdillah tidak bisa pergi dengan ummi Salma karna harus menghadiri acara dakwah penting di kota itu,ummi Salma pun di jemput suaminya Aira yaitu Gus farhan.
"astaghfirullah...ummi!!"Aira yang datang dari kamar mandipun terkejut melihat umminya yang terduduk lemas di sofa tak berdaya.
Aira pun mengambil air putih yang ada di meja lalu menyerahkan ke umminya. Aira yang belum tau permasalahnya duduk di samping umminya dan mengusap-usap Punggung ibunya itu mencoba menenangkan
"suami mu mana??..kita harus balik ke pesantren Al-huda sekarang nak...adikmu Haidar sedang ada masalah..dia di fitnah warga melakukan zina dan di nikahkan sore ini juga"ucap ummi Salma setelah agak tenang
"astaghfirullah Al aziim"
"kita harus siap-siap sekarang nak
__ADS_1
"baiklah ummi...Aira mau ngabarin mas Farhan dulu ya ummi"ucap Aira
...
"selamat pagi pak...jadwal meeting bapak nanti jam 10 dan berkas yang perlu bapak tandatangani ada di meja kerja bapak"ujar Marcell sekretaris Hendra menyebutkan schedule nya hari ini
"baiklah...kamu bisa kembali bekerja"
"baik pak..permisi"
Hendra pun berjalan menuju ruangan yang pintunya bertuliskan CEO itu.Hendra adalah seorang pemimpin perusahaan besar yang bergerak di bidang industri,namun tak banyak orang tau papanya reiyana itu seorang yang berpengaruh di kota itu karna reiyana yang merahasiakan nya dan karna itu juga orang-orang hanya menganggap reiyana gadis berandal yang tak mempunyai kehidupan.
saat sedang fokus dengan berkas-berkas yang akan di tanda tanganinya hp Hendra yang terletak di meja pun berdering
"hallo"
"...."
"wa.. waalaikumsalam..iya benar saya papanya reiyana..ini siapa?"
"...."
"apaa!!!...baiklah saya kesana sekarang...tolong kirim alamatnya ya pak kyai"
"...."
"dasar gadis nakal itu...ternyata dia kabur.. pantesan pagi tadi gak ada dia di rumah"gerutu hendra
Hendra pun berdiri dari kursinya dan keluar dari ruangannya tergesa-gesa..
"marcell kamu batalkan jadwal saya hari ini..saya ada urusan mendadak"ucap hendra ketika sampai di di meja sekretarisnya
"ta..tapi pak..."
"kamu atur ulang saja jadwalnya saya pergi dulu"ujar hendra sambil berlari tergesa-gesa menuju lift karna ruangannya berada di lantai 25,lantai paling atas perusahaan itu.
__ADS_1
Bersambung...