
Tubuhnya menjadi sangat lemas dan ingin sekali rebahan setelah melihat tempat tidur yang nyaman itu, padahal Bagas sangat ingin main games di ponselnya saat ini.
Bagas benar-benar sangat bingung harus melakukan apa karena otak dan tubuh nya memiliki keinginan yang berbeda.
Otak nya sangat ingin main games sekarang tapi tubuh nya ingin sekali rebahan secepatnya.
Dan akhirnya bagas memutuskan untuk memenuhi keinginan tubuhnya yaitu rebahan.
" Baiklah tubuh aku akan memenuhi keinginan mu sekarang "
Ucap Bagas kepada dirinya sendiri.
Dan setelah mengatakan hal tersebut Bagas melemparkan tubuhnya ke atas tempat tidur.
Dan tak lama kemudian Bagas akhirnya tertidur dengan sangat pulas.
Waktu pun berjalan dengan sangat cepat dan malam sudah berganti menjadi pagi lalu Bu Laura datang ke kamar Bagas untuk membangunkan putra kesayangan nya itu.
Saat membuka pintu kamar putra kesayangannya itu Bu Laura di kejutkan dengan kamar Bagas yang sangat berantakan.
Bu Laura bingung sebenarnya apa yang di lakukan putranya semalam sehingga membuat kamar nya berantakan.
" Bangun sayang ini sudah siang! "
Ucap Bu Laura ke pada putranya dengan sangat lembut sambil mengusap kepalanya.
Padahal Bu Laura sedikit kesal dengan putranya karena jam segini putranya masih belum bangun juga dan di tambah lagi kamar putranya ini sangat berantakan.
Akan tetapi Bu Laura tidak tega memarahi putra nya yang sedang tertidur pulas.
__ADS_1
" Ayok bangun ini sudah siang lho "
Ucap Bu Laura sekali lagi kepada putranya dengan sangat lembut.
" Iya maaah bentar 5 menit lagi "
Balas Bagas sembari membetulkan selimut nya.
" Mama gak mau tau sekarang cepat bangun ini sudah siang! "
Akhirnya Bu Laura membagunkan paksa putranya itu dengan cara menarik selimut yang menutupi tubuh putranya walau sebenarnya ia sedikit tidak tega.
" Maaa Bagas masih gantuk "~Rengek Bagas kepada mamanya.
" Cepet bangun dan beres in kamar kamu sekarang! " ~Perintah Bu Laura
Dengan terpaksa Bagas pun bangun lalu melihat ke arah kanan dan kekiri.
" Lho maa kenapa kamar Bagas jadi berantakan? " ~tanyak Bagas kepada mamanya sembari mengaruk kepalanya yang tidak gatal.
" Seharusnya mama yang tanya begitu ke kamu Bagas " ~jawab Bu Laura dengan wajah heran.
" Lho kok bisa ya maa kamar Bagas jadi berantakan begini padahal kan semalam masih rapi? " ~tanyak Bagas kepada mamanya sekali lagi karena ia masih bingung dengan keadaan kamar nya.
" Mama gamau tau sekarang kamu bangun terus mandi setelah itu beres in kamar kamu sampek rapi kalau enggak kamu gak boleh sarapan mengerti! "
Perintah Bu Laura kepada putranya agar putranya menjadi anak yang disiplin dan tidak manja.
" Baik maaaaa "
__ADS_1
Setelah Bagas setuju akhirnya Bu Laura pergi meninggalkan Bagas sendiri di kamar.
Bagas pun bergegas mandi setelah itu ia langsung membereskan kamar nya yang begitu berantakan.
Bagas masih heran bagaimana bisa kamar nya yang semalam sangat rapi menjadi begitu berantakan di pagi harinya.
" Siapa yang mengeluarkan semua komik kesayangan ku dari tempat nya? "
" Lalu siapa juga sih yang membuat origami sebanyak ini lalu di sebar di kamar ku kayak gini? "
Bagas begitu kesal dan heran dan ia terus mengoceh tidak jelas sembari membereska kamar nya.
" Akhirnya selesai juga "
Setelah beberapa saat akhirnya Bagas selesai juga membereska kamar nya dan sekarang kamar nya sudah bersih lagi.
Semua komik sudah di letak kan di tempat yang seharusnya dan semua origami nya juga sudah di masukan ke dalam kardus.
Sebelum Bagas turun untuk sarapan ia mengambil kardus yang berisi origami untuk di bawahnya turun sekalian tapi saat Bagas mengangkat kardus itu ia melihat boneka beruang berwarna coklat dengan pita biru melilit di leher boneka yang tergeletak di lantai itu .
" Boneka siapa ini kok ada di sini? "
Bagas penasaran dengan boneka itu lalu mengambil boneka itu.
" Dari tadi aku memberskan kamar kok aku sama sekali gak liat boneka ini yaa? "
Ia menatap boneka itu dengan wajah yang begitu heran, bagaimana tidak karena dari tadi ia sama sekali tidak melihat boneka itu saat membereska kamar.
" Ah mungkin karena aku terlalu fokus dengan komik ku jadi aku tidak sadar kalau ada boneka ini di sini dari tadi "
__ADS_1
Lalu ia meletakkan boneka itu di tempat tidur nya lalu ia segera turu sembari membawa kotak kardus berisi origami di tangan nya.