
Bagas pun terus berjalan ke depan sambil melamun.
Di pikirannya hanya memikirkan suara siapa itu dan kenapa hanya ia seorang yang mendengar.
Lalu saat sudah sampai di kolam renag Bagas melihat boneka beruang dengan pita biru di leher sedang duduk di bawah pohon dengan ditemani bermacam lipatan origami berwarna putih di samping boneka itu.
Tanpa pikir panjang Bagas langsung menghampiri boneka itu.
" Boneka ini kok bisa pindah kesini? "
Bagas lalu mengambil boneka itu dan menatapnya dengan wajah sangat heran.
" Mungkin hanya mirip karena tidak mungkin kan boneka itu berpindah sendiri kesini "
Setelah mengatakan hal itu Bagas langsung pergi ke kamar.
" Baiklah akan aku pertemuan dirimu dengan sodara boneka mu "
Kata Bagas kepada boneka itu karena mengira kalau boneka yang ia pegang sekarang adalah boneka yang berbeda.
Akan tetapi saat sampai di kamar Bagas terkejut karena boneka yang ia temukan tadi sudah tidak ada di tempat tidur.
" Apa mungkin boneka ini bisa berpindah sendiri? "
Bagas menatap boneka yang ia pegang di tangannya dengan penuh pertanyaan di kepala.
Ketiak Bagas menatap boneka itu tiba-tiba ada seorang anak kecil berlari sambil tertawa kecil melewati pintu kamarnya.
" Siapa di sana? "
Bagas melihat dengan jelas anak kecil itu berlari melewati pintu kamarnya yang terbuka lebar.
__ADS_1
" Mungkin boneka ini miliknya "
Tanpa pikir panjang Bagas langsung berlari untuk mencari tau siapa yang berlari tadi.
" Menghilang? "
Ketika Bagas sudah sampai di depan pintu kamarnya anak kecil itu sudah tidak ada.
" Cepat sekali "
Bagas masih penasaran dengan anak kecil itu dan akhirnya ia memutuskan untuk turun kebawah.
Ketika Bagas sedang berada di tangga ia melihat gadis kecil itu berlari di belakang Bu Ani yang sedang membereskan meja makan.
" Pasti dia putri Bu Ani "
Bagas mengira bahwa anak kecil yang berlari tadi adalah putri Bu Ani.
Kata Bagas sambil menatap boneka beruang yang sedang ia bawa di tangan nya.
" Bu Ani,,, "
Bu Ani yang mendengar Bagas memanggil namanya, Bu Ani pun langsung menengok dan tersenyum ke arah Bagas.
" Apa mas Bagas membutuhkan sesuatu ? "
Jawab Bu Ani kepada Bagas sambil sibuk membereskan meja makan.
" Eh...enggak , saya gak butuh apa-apa kok saya cuman mau bertanya saja " ~Bagas
" Mas Bagas mau bertanya tentang apa? " ~ kata Bu Ani sambil sibuk membereskan meja makan.
__ADS_1
" Apa ini boneka putri Bu Ani? " ~Bagas
Setelah mendengar perkataan Bagas itu, Bu Ani merasa aneh dengan Bagas karena menanyakan hal tersebut padanya karena Bu Ani tidak memiliki anak perempuan.
" Saya punyai 2 orang anak dan keduanya laki-laki " ~kata Bu Ani dengan lembut kepada Bagas
Bagas masih berfikir positif dan mengira anak kecil yang ia lihat mungkin cucu Bu Ani.
" Jadi tadi itu cucu Bu Ani ya? " ~kata Bagas dengan santainya.
" Saya tidak memiliki cucu karena kedua anak saya belum ada yang menikah " ~Bu Ani
Bagas masih penasaran siapa anak kecil tadi itu dan akhirnya bagas bertanya sekali lagi kepada Bu Ani untuk memuaskan rasa penasaran.
" Lalu siapa anak kecil yang lewat di belakang Bu Ani tadi? "
Tanya Bagas kepada Bu Ani dengan wajah sangat penasaran.
" Anak kecil? "
Bu Ani tidak paham siapa yang dimaksud oleh Bagas barusan karena sedari tadi ia sendirian dan tidak melihat siapapun.
" Siapa yang mas Bagas maksud? "
Bu Ani merasa aneh dengan Bagas dan berfikir mungkin Bagas melihat sesuatu di rumah ini.
" Dari tadi saya di sini sendirian dan tidak melihat siapapun "
Bagas masih belum puas dan akhirnya bertanya lagi kepada Bu Ani.
" Apa Bu Ani tidak melihat ada seorang anak kecil memakai baju putih dan berambut panjang lewat di sini tadi? "
__ADS_1
Kata Bagas kepada Bu Ani sambil menunjuk tempat dimana gadis itu berlari.