TERENGGUT

TERENGGUT
apartement yang sama


__ADS_3

tommy dan petter di buat kagum dengan sosok raina.begitu pun dengan bryan yang terus memperhatikan sosok raina.bryan merasa seperti pernah bertemu raina.


jam sudah menunjukan pukul 10 waktu setempat.raina dan pekerja yang lain siap-siap untuk pulang.raina telah berada di luar caffe,namun dia di kagetkan dengan berhenti nya sebuah mobil BMW.


"hai..kamu mau pulang ayo aku antarkan" tommy menawarkan tumpangan.


"tidak usah tuan..tempat tinggal ku dekat" jawab raina.sambil terus berjalan.


tommy keluar dari mobil nya dan mengikuti raina.


"apa boleh aku mengenal mu" tanya tommy.


"untuk apa..aku bukan wanita yang seperti tadi kalian obrolkan" jawab raina.


raina terus berjalan tanpa menghiraukan tommy.


"maafkan aku dan teman-teman ku..kami kira kamu tidak akan mengerti bahasa indonesia" ucap tommy sambil terus mengikuti raina.


"tuan..apa anda tidak takut mobil anda di derek.ini bukan indonesia tuan,yang bisa parkir dimana saja" raina sengaja mengingatkan.karena dia merasa risih dengan tommy.

__ADS_1


"astagaaaa" ucap tommy sambil menepuk jidat nya dan segera ke tempat dia memarkirkan mobil nya.


raina tertawa cekikan melihat tingkah konyol pria tersebut.dia pun melanjutkan perjalanan nya.


hingga sampailah raina di lobby apartement nya.saat raina akan memasuki lift tanpa sengaja dia bertemu dengan petter dan bryan.yang sama-sama akan masuk ke lift.sikap raina yang memang dingin dan cuek membuat nya tak menghiraukan keberadaan dua pria yang sempat bertemu dengan nya di caffe.


saat raina akan memencet tombol tanpa sengaja bryan pun akan melakukan hal yang sama.hingga tangan mereka saling bersentuhan.hingga pandangan mereka saling beradu.


deggg...


jantung bryan berdebar dengan kencang.ada rasa yang mengusik hati nya saat melihat mata raina.


tanpa banyak bicara raina memencet angka lantai apartement nya.ternyata mereka tinggal di lantai yang sama yaitu lantai 7.


sampailah mereka di lantai 7.dan raina keluar lebih dulu dari dalam lift.


petter segera mengikuti raina.


"hai..boleh tau nama mu" tanya petter.

__ADS_1


"untuk apa..untuk di jadikan bahan ghibahan seperti di caffe tadi" ucap raina.


"maaf tadi ku kira kamu tidak mengerti bahasa indonesia" jawab petter.


"tapi menurut ku mau mengerti atau tidak.rasa nya tidak baik anda membicarakan seorang wanita seperti itu,bukankah anda juga terlahir dari seorang wanita.harus nya anda menghormati kaum kami" ucap raina tegas.sambil memasuki apartement nya.


ucapan raina membuat petter tertohok.begitu pun dengan bryan.


ternyata mereka tinggal di apartement yang sama dan lantai yang sama juga.malahan kamar mereka pun tidak terlalu jauh.


keesokan hari nya...


pagi ini raina masuk kelas pagi.sehingga pagi ini dia telah rapi dan menyelesaikan sarapan nya.apa lagi galuh telah menunggu nya di lobby apartement.


sungguh tidak raina duga.ternyata dia kembali bertemu dengan trio kampret.raina langsung masuk ke dalam lift dan trio kampret mengikuti nya.di dalam lift raina tampak cuek saja.raina malah memasangkan headsheet ke telinga nya.rasa nya raina malas bila salah satu dari mereka bertanya.


terserah mereka mau menilai raina seperti apa.raina hanya ingin membentengi dirinya.trauma di masa lalu membuat raina menjadi seperti sekarang.


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2