
bryan pun meminum obat yang raina berikan.
raina duduk di sofa seberang bryan.dengan memasang wajah datar bahkan jutek.
"ya ampun cantik-cantik jutek" dalam hati bryan berkata.
"terima kasih ya" ucap
"sama-sama" balas raina.
"aku ikut tiduran ya" izin bryan sambil merebahkan tubuh jangkung nya di sofa raina.
"eh..kok kamu gitu..di beri hati minta jantung" ucap raina kesal.
namun bryan tidak menjawab dia pura-pura memejamkan mata nya.
"ayo cepat pulang..aku gak mau ya kita jadi fitnah orang lain" ucap raina.
"ini bukan indonesia ya" jawab bryan dengan mata masih tertutup.
raina benar-benar tak habis fikir dengan bryan.
karena kesal raina pun menarik tangan bryan.namun tenaga raina tidak mampu menarik nya.bryan dengan sengaja menarik balik raina hingga raina terjerembak di ata tubuh bryan.bryan mendekap tubuh raina.
"lepaskan..jangan kurang ajar ya..aku akan teriak" ancam raina.
__ADS_1
raina terus memberontak dan berusaha melepaska tubuh nya.
"jangan terus bergerak raina terus..kamu nanti membangunkan yang di bawah sana" ucap bryan.
mendengar ucapan bryan raina merasa ketakutkan hingga ia pun berhenti bergerak.
"raina apa kamu benar -bener tidak mengenal ku"tanya bryan.
raina hanya menggelengka kepala nya.dan bryan masih betah mendekap tubuh raina.
bryan pun mengeluarkan kalung yang tertinggal saat tragedi malam itu.
"apa ini milik mu" tanya bryan.dengan menunjukan sebuah kalung yang berinisial "RK"
"kenapa kalung ini bisa ada bersama mu" tanya raina pada bryan.
namun bryan tak bisa menjawab.dia yakin raina pasti akan marah pada nya,tapi selama dia merasa di kejar-kejar dosa karena telah merenggut kesucian raina.
"apa jangan-jangan kamu yang telah me...." raina tidak meneruskan ucapan nya.
"apa kita bisa bicara baik-baik" ucap bryan.
"pergi kamu dari sini dan jangan lagi menampakan diri mu di hadapan ku" ucap raina smbil menunjukan keluar pintu.
"dengarkan aku dulu raina..aku ak.."belum bryan menyelesaikan ucapan nya raina sudah berteriak.
__ADS_1
"keluarrrrrrr kamu lelakiiii bejat" ucap raina.
bryan pun menuruti perintah raina.karena dia yakin semakin dia ingin menjelaskan tentang keinginan nya untuk bertanggung jawab.maka raina pasti akan lebih histeris.biarlah dia mencari cara supaya bisa bertanggung jawab.
bryan sudah mendapat berita tentang keluarga raina yang sedang menghadapi kesusahan di perusahaan nya.
bryan pun memutuskan untuk keluar dari apartement raina.setidak nya dia tenang.wanita yang selama ini dia cari telah dia temukan.
selepas kepergian bryan,raina menangis sejadi-jadi nya.luka yang dia kubur kini bangkit kembali.
keesokan hari nya.
saat raina keluar dari apartement nya raina di kejutkan dengan kehadiran bryan.
"mau apa lagi kamu" tanya raina ketus.
"hari ini aku akan pulang ke indonesia" ucap bryan.
"pergilah dan jangan lagi menampakan batang hidung mu lagi" ucap raina dengan ketus.
"aku hanya ingin menanyakan satu hal pada mu,dan tolong jujurlah"ucap bryan."apa saat dia tumbuh di rahim mu" tanya bryan sambil menunjuk ke arah perut raina.
"tidak..rahim ku tidak mau di tumbuhi cairan haram mu" ucap raina tegas dan segera pergi meninggalkan bryan yang masih terpaku.
sungguh baru kali ini di perlakukan seperti itu oleh perempuan,bahkan bryan seperti orang bodoh di hadapan raina.
__ADS_1