TERENGGUT

TERENGGUT
papa pingsan.


__ADS_3

"kenapa pah" tanya raina.karena dia melihat kesedihan di mata papa nya.


"tidak nak..papa hanya sedih melihat kondisi mama mu" ucap papa.


tapi raina tidak mempercayai ucapan papa nya,raina merasa papa nya menyembunyikan sesuatu.


"katakanlah pah..apa yang menjadi beban di fikiran papa" bujuk raina.karena raina yakin papa nya sedang tidak baik-baik saja.


"tidak sayang...oh iya apa kamu tidak akan pulang ke rumah,sekedar istirahat sebentar" ucap papa.mengalihkan pembicaraan.


"tidak pah..raina mau di sini saja" ucap raina.


"apa papa sudah sarapan" tanya raina.


"belum..tadi papa buru-buru ke sini" ucap papa.


"baiklah..sebentar papa tunggi di sini,raina carikan sarapan" ucap raina..


"tidak usah sayang..nanti papa sarapan di kantor saja."ucap papa.

__ADS_1


"jangan begitu pah..papa nurut sama raina tunggu di sini ya" bujuk raina.


"baiklah anak papa cantik,baik hati,pintar dan bawel ini" ucap papa sambil memeluk putri kesayangan nya.


"ikh...kok ujung nya jelek pah..bawel" rengek raina dengan manja.


selepas kepergian raina ada perasaan yang menusuk hati papa.bagaimana dia harus mengatakan sesuatu yang jika dia menyetujui nya cita-cita raina akan terhenti,tapi bila tidak perusahaan mereka sedang di ambang kehancuran dan perusahaan permadi corp lah yang masih mau menjadi investor di perusahaan nya.bahkan sudah beberapa bulan ini banyak karyawan yang di rumahkan bahkan belum di bayar.banyak karyawan yang menggantungkan kehidupan keluarga nya di perusahaan papa raina di tambah biaya rumah sakit mama raina yang cukup besar.


"ayo...pah sarapan dulu..raina bawakan bubur ayam kesukaan papa tanpa kecap pake ati ampela dan sedikit sambel nya" ucap raina sambil menyiapkan mangkuk dan sendok.


lamunan papa raina buyar saat mendengar sang putri datang.dan papa pun memakan sarapan nya.


suara telepon genggam papa raina.menghentikan acara sarapan sang papa.dan langsung menerima panggilan tersebut.


"hallo ada apa anwar" tanya papa.anwar adalah orang kepercayaan papa.atau asisten pribadi papa.


"pak..gudang kain kita kebakaran.kemungkinan terjadi karena arus pendek listrik." ucap anwar.


"papa kenapa..." tanya raina.saat melihat papa nya memegang dada nya,dengan keadaan telepon genggam yang masih menyala.papa raina pingsan tak sadarkan diri.raina pun menjerit melihat papa nya pingsan.

__ADS_1


untung saja saat itu masuk perawat dan 2 dokter salah satu nya bagas.karena mereka hendak memeriksa kondisi kesehatan mama raina.karena bagas adalah dokter spesialia penyakit dalam.yang juga akan menangani mama raina.


mereka dengan sigap memeriksa dan membawa papa raina ke ruangan IGD.agar di periksa lebih intensif.


raina pun menunggu sang papa di depan ruang IGD.


bagas keluar dari ruangan IGD tersebut.dan raina langsung menghampiri nya.


"bagaimana keadaan papa ku kak.." tanya raina pada mantan kekasih nya.


"papa mu terkena serangan jantung " ucap bagas.


"terima kasih sudah menangani papa ku" ucap raina.


"sama-sama itu sudah kewajiban kami.." ucap bagas.tanpa permisi dan berucap lagi bagas memeluk raina.


"maafkan aku raina karena memutuskan mu.ku fikir dengan begitu aku akan cepat melupakan mu ternyata aku salah rain..selama kepergian mu aku tak bisa melupakan mu raina" ucap bagas.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2