TERENGGUT

TERENGGUT
lebih cepat lebih baik


__ADS_3

saat raina tengah berjalan di lorong menuju ruang rawat kedua orang tua nya.tanpa sengaja bertemu dengan bagas.


"raina apa kita bisa bicara" tanya bagas.


raina pun mengiyakan ajakan bagas.mereka pun menuju sebuah taman di rumah sakit tersebut.


mereka pun duduk di sebuah bangku panjang di taman rumah sakit tersebut.


"kamu mau bicara apa kak" tanya raina.


raina berinisiatif untuk memulai pembicaraan.karena bagas hanya diam saja.


"menikahlah dengan ku raina"ucap bagas spontan.


"maksud nya apa kak" raina terkejut dengan ucapan bagas.


"iya..menikahlah dengan ku,aku masih sangat mencintai ku rain.maafkan keegoisan ku dulu,ternyata begitu sulit nya aku melupakan mu" ucap bagas dengan sendu.


"berhentilah berharap padaku,carilah wanita yang lebih baik dari ku kak.."ucap raina.sambi beranjak meninggalkan bagas.


"aku masih sangat mencintai mu raina" ucap bagas


raina tidak menghiraukan ucapan bagas.dia terus berjalan.menuju ke ruang rawat orang tua nya.


tanpa mereka sadari dari tadi sarah mendengarkan pernyataan cinta bagas pada raina.sarah memegang dada nya yang terasa sesak.begitu berat mencintai sebelah pihak.

__ADS_1


dan bagas pun masih terduduk di bangku taman.dengan perasaan berkecambuk,rasa penyesalan karna dulu memutuskan raina.


raina tiba di ruang rawat kedua orang tua nya.mama nya tengah tertidur dan papah nya sedang membaca buku.


"assalamualaikum" ucap salam raina.


"waalaikum salam raina"jawab papah nya.


raina pun menghampiri papa nya dan mencium punggung tangan papa nya denga takzim..


"mama mu dari tadi nanyain kamu terus."ucap papa. "bagaimana nak?"tanya papa.


"besok kita akan menikah pah" ucap raina.


"aa..apa..kenapa begitu cepat..papa dan mama masih di rawat" ucap papa kaget


walau pun hati nya menangis,namun raina menyembunyikan nya.


"maafkan papa raina.membawa mu ke dalam permasalahan papa" ucap papa sambil tertunduk tak mampu menatap raina karena merasa bersalah pada putri nya.


"papah raina ikhlas menjalani nya pah..yang terpenting papa dan mama sehat" ucap raina sambil tersenyum.


tanpa mereka sadari dari tadi mama sudah bangun dan mendengarkan obrolan papah dan raina.


"rain..."panggil mama.

__ADS_1


"mama..sudah bangun" ucap raina sambil menghampiri ranjang mama nya.


"maafkan mama yang merepotkan mu"ucap mama.


"ssssttttt...mama jangan bilang begitu.raina ikhlas mah..asal mama sehat,mama sembuh"ucap raina.sambil meneteskan air mata nya.


raina memeluk mama nya dengan erat seolah menyalurkan rasa sayang nya dan beban yang berkecambuk di hati nya.


di kediaman mama bryan.


"mah..mama..mama" teriak bryan mencari mama nya.


"ada apa bryan..teriak-teriak seperti anak kecil yang baru pulang sekolah saja" ucap mama nya.sambil menghampiri bryan.


"mah..akhir nya raina mau menikah dengan ku"ucap bryan dengan raut wajah senang.


"baguslah..kapan kalian akan menikah" tanya mama.


"besok mah" ucap bryan polos.


"apaaaaa...."ucap mama bryan kaget "kamu apa-apaan bry..gila kamu" ucap mama heran dengan kelakuan putra semata wayang nya.


"aku takut dia berubah fikiran lagi mah..lebih cepat lebih baik mah..aku sudah berumur" ucap bryan


"terserah yang penting kamu bertanggung jawab" ucap mama bryan.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2