
pernikahan sederhana ini sudah dipersiapkan oleh asisten pribadi bryan.
di dalam kamar rawat kedua orang tua raina sudah ada penghulu,dua saksi dari kedua belah pihak,wali nya adalah papah nya raina sendiri.
mama bryan pun turut hadir,begitu pun mama raina dia tampak tersenyum bahagia karena masih sempat melihat putri kesayangan nya menikah juga beberapa kerabat terdekat bryan dan raina
bryan menjabat tangan papah raina sebagai tanda bahwa dia akan mengucapkan ijab qabul.
"ananda bryan permadi saya nikahkan engkau kepada putri kandung saya yang bernama raina kamila bin herbowo dan emas kawin 11 gram emas murni dan uang 110 juta serta peralatan sholat di bayar tunai..."ucap papa raina dengan tegas.
"saya terima nikah dan kawin nya raina kamila bin herbowo dengan mas kawin 11 gram emas murni dan uang 110 juta serta seperangakat alat sholat di bayar tunai" ucap bryan hanya dengan satu tarikan nafas.
"bagaimana semua saksi sah.." tanya penghulu pada semua yang hadir
"sah...sah" koor semua yang hadir.berbaringan dengan itu bagas masuk ke dalam ruangan rawat kedua orang tua raina.
bagas bermaksud untuk meminta langsung raina pada orang tua raina.namun kenyataan pahitlah yang dia dapatkan.melihat raina cantik berbalut kebaya putih tengah bersanding dengan pria tampan yang telah sah menjadi suami nya.
sungguh hancur itulah perasaan yang kini bagas rasakan,wanita yang sangat dia cintai kini menjadi milik orang lain.
hancur nya hati bagas di tambah saat suami raina mencium kening raina.
__ADS_1
tanpa banyak bicara bagas segera keluar dari ruang rawat tersebut.bagas berlari sekencang mungkin mencari tempat yang bisa membuat nya tenang.sarah pun melihat bagas berlari dan segera mengikuti bagas.
raina dan bryan melakukan prosesi sungkem kepada orang tua mereka masing-masing.
"selamat ya nak..semoga kalian bahagia" ucap mama bryan pada raina.
"terima kasih tante" ucap raina.
"ish..kok tante..mama dong panggil nya" ucap mama bryan..
"i..iya mah" ucap raina canggung.
"iya mah" jawab bryan.
kini raina sungkem pada papanya dengan penuh takzim.dan menuju mama nya.
"kamu harus nurut sama suami ya nak.lakukan kewajiban mu sebagai istri dengan baik" nasihat mama raina.
tak lupa kerabat yang hadir pun memberi selamat kepada kedua mempelai pengantin.
semua kerabat telah pulang dan mama bryan pun telah pulang.tinggal bryan,raina dan kedua orang tua raina.dan datanglah dokter yang memberi kabar baik bahwa papah raina sudah sehat dan bisa pulang begitu pun mama raina sudah mendapatkan pendonor sumsum tulang belakang dari adik nya mama raina.semua biaya sudah bryan tanggung.
__ADS_1
betapa bahagia orang tua raina bisa pulang kembali ke rumah mereka.bryan pun telah menyelesaikan semua masalah hutang pihutang papa raina pada bank dan menyelesaikan permasalahan perusahaan papa raina.
"rain..pulanglah bersama suami mu..kasihan dia..mama akan di jaga bibi dan uwa mu" ucap mama.
"tapiiii..mama" ucap raina.
"inget tadi nasihat mama "ucap mama
"iya mama.."jawab raina.
"kak..ayo kita pulang" ajak raina pada bryan.
"okh...baiklah" jawab bryan.
mereka berdua pun berpamitan pada papa dan mama raina.
"papah titip raina ya nak bryan...raina masih muda tolong kamu yang sabar menghadapi nya" ucap papa pada bryan.
"iya...pah" jawab bryan
bersambung...
__ADS_1