TERENGGUT

TERENGGUT
pertemuan dengan bryan.


__ADS_3

bagas semakin gencar kembali mendekati raina.padahal raina sama sekali tidak memberi harapan pada bagas.bahkan dengan tegas menolak bagas.


bagas tidak menyerah bahkan selalu mengirimi raina makanan atau barang kesukaan raina.juga dengan berani selalu mendatangi kamar rawat mama dan papa raina.


kadang raina merasa risih tapi dia tidak menunjukan ketidak sukaan nya pada bagas.


entah kenapa perasaan cinta yang dulu ada untuk bagas telah hilang,mungkin telah terganti dengan rasa luka yang selama ini mendera hati nya.


bagas mendatangi kamar orang tua raina namun raina tak nampak di sana.biasa nya raina selalu ada di sana menemani kedua orang tua nya.yang ada hanya mama dan papa raina juga pembantu di rumah raina.


"selamat siang om dan tante" ucap bagas.


"siang nak bagas" balas mama raina.


"kemana raina" tanya bagas.


"raina sedang ada keperluan penting "ucap papa raina.


bagas tidak berani bertanya lagi.dia pun memeriksa kedua orang tua raina.


"wah..seperti nya om dan tante bisa cepat pulang..kondisi kalian sudah membaik"ucap bagas

__ADS_1


"benarkah nak...syukurlah" ucap papa raina.


bagas pun permisi kepada orang tua riana untuk memeriksa pasien yang lain nya.


anwar mengantar raina ke sebuah butik dan salon.karena hari ini raina akan bertemu dengan pemilik perusahaan permadi corp di sebuah restoran mewah.


raina tampak cantik dengan memakai sebuah dress berwarna navy dan rambut yang terurai.sederhana namun tampak elegan.dan polesan yang tidak mencolok.bahkan anwar sendiri terpukau melihat putri majikan nya tersebut.


"ayo pak anwar..ngapain bengong aja " ajak raina.


"eh..tidak non...maaf..anda sangat cantik" fuji anwar.


"jangan panggil bapak..umur kita hanya berbeda 3 tahun" ucap anwar.anwar adalah anak dari orang kepercayaan papa raina.namun ayah anwar harus pensiun karena mengalami sakit.


"eh iya ya...kamu sekarang berapa tahun anwar" tanya raina.


"aku baru 17 tahun seperti nya...haha..." ucap anwar sambil bercanda.


"bisa aja kamu..ga di balik tuh 17 tahun jadi 71"ucap raina sambil tersenyum.


"ketuan dong..haha.."ucap anwar.

__ADS_1


"ya ampun kalau bukan anak bos udah gue pacarin" gumam anwar dalam hati.


tanpa terasa mereka telah sampai di restoran yang di tuju.


raina masuk diantarkan anwar ke sebuah room.karena restoran tersebut merupakan restoran mewah yang menyediakan room khusus tamu vvip.


raina menunggu di dalam sendirian.sedangkan anwar di luar di meja tamu-tamu biasa.


raina tampak duduk manis sambil memain telepon genggam nya.membalas pesan-pesan yang masuk dari galuh yang selalu menanyakan kapan dia pulang ke australia,dan beberapa teman SMA nya yang belum bisa menengok orang tua raina.karena mereka pun berada di luar negeri.


raina tidak menyadari dari tadi seseorang menatap nya.


"selamat siang raina" bariton suara seorang laki-laki yang sangat raina benci.laki-laki yang tak ingin dia jumpai seumur hidup nya.


"kamu...mau apa kamu kesini" ucap raina dengan tatapan horor.


"untuk menemui" ucap bryan dengan santai dan duduk di sofa yang sedang raina duduki.sehingga mereka bersebelahan.


"ja...jadi..." raina menujuk ke arah bryan.


"ya nona..saya bryan permadi..pemilik dari permadi corp" ucap bryan.

__ADS_1


__ADS_2