TERENGGUT

TERENGGUT
kita menikah besok


__ADS_3

bryan mendekati raina.namun raina malah mundur karena dia merasa risih dengan tatapan bryan yang seolah ingin menerkam nya.


"mau apa kamu" tanya raina pada bryan yang terus mendekati nya.


"apa kamu bisa memberi ku dp" tanya bryan.


"dp...maksud mu" tanya raina dia memang tidak mengerti.


"yah...semacam perjanjian di awal muka" ucap bryan.


"sungguh aku tidak mengerti" tanya raina.karena dia sungguh tidak tau maksud bryan.


"baiklah...aku katakan sejelas nya" ucap bryan.karena dia tau raina tidak tahu maksud pembicaraan nya.


"layani aku malam ini" ucap bryan.


"aa..apa..kamu gila ya,aku tidak melakukan dosa,kalau mau nikahi dulu aku" ucap raina.


"baiklah...secepat mungkin aku akan persiapkan pernikahan kita" ucap bryan.


"aku ingin kita menikah dengan sederhana,karena kedua orang tua ku sedang sakit" ucap raina.


"hmmm...baiklah besok siang kita menikah,aku akan persiapkan semua" ucap bryan.


"aa...apa...kenapa secepat ini" tanya raina kaget.

__ADS_1


"apa kamu tidak ingin segera menyelesaikan urusan perusahaan papa mu" ucap bryan.


ada benar nya juga ucapan bryan.raina pun menyetujui pernikahan itu akan di laksanakan secepat mungkin.


"kita menikah di rumah sakit,di hadapan kedua orang tua mu" ucap bryan.sambil mata nya membaca berkas-berkas yang menumpuk di hadapan nya.


raina hanya bisa menghela nafas nya.dada nya teramat sesak.apa dia bisa hidup bersama dengan jenis manusia yang ada di hadapan nya tersebut.


"sekarang pulanglah,aku banyak kerjaan,dan bilang pada orangtua mu besok kita akan menikah" ucap bryan dengan mata masih menatap berkas-berkas nya.


"baiklah" tanpa banyak berbicara lagi dan tanpa berpamitan raina keluar dari ruangan bryan.


diluar anwar tengah menunggu nya dekat mobil


raina tersenyum "dia sudah menyetujui kerjasama nya dan anwar tolong persiapkan besok juga dia akan menikahi ku" ucap raina dengan lesu


"kenapa begitu cepat nona" tanya anwar.


"lebih cepat lebih baik..anwar,agar semua masalah pun segera terselesaikan.biar perusahaan papa bangkit lagi dan karyawan bisa menerima gaji nya" ucap raina.


"nona..apa anda akan bahagia dengan pernikahan ini" tanya anwar.


"anggap saja ini sebuah kompromi.dan soal kebahagian ku..itu bukan masalah yang terpenting orang-orang yang aku sayangi bahagia itu sudah dari cukup bagi ku" ucap raina


"semoga pengorbanan mu berbuah manis nona." doa anwar tulus

__ADS_1


"amin..makasih anwar."balas raina dengan tersenyum.


"sekarang kita mau kemana nona"tanya anwar pada putri majikan nya.


"kita ke rumah sakit,bagaimana pun orang tua ku harus mengetahui tentang pernikahan ku besok"ucap raina sendu.


"baiklah..." jawab anwar.sambil menyetir mobil nya menuju rumah sakit tempat kedua orang tua raina.


selama perjalanan menuju rumah sakit,raina hanya melamun saja sambil memandang keluar kaca.


dan anwar memperhatikan nya.anwar yakin bahwa nona nya sedang tidak baik-baik saja


"nona kita sudah sampai" ucap anwar.sambil memberhentikan mobil nya.


"eh iya..terima kasih anwar" ucap raina.dia tidak menyadari kalau dia sudah sampai di rumah sakit karena terlalu asyik melamun.


"sama-sama nona" ucap anwar.


"kamu pulang saja..terima kasih karena sudah menemani ku" ucap raina.


"sama-sama nona..itu sudah kewajiban saya" ucap anwar.


bersambung....


hy...maaf kamarin-kemarin sibuk abis renov rumah jdi sibuk ga bisa pegang hp...

__ADS_1


__ADS_2