
lift pun terbuka.raina keluar terlebih dahulu di ikuti trio kampret.mereka tidak ada yang berani lagi pada raina.
namun di hati ketiga pria tersebut menyimpan rasa kagum dan penasaran.
"rainaaaaa" panggil galuh sambil melambaikan tangan nya.
bryan langsung menoleh.ada perasaan yang mengusik nya saat mendengar nama tersebut.ditambah jantung nya yang berdebar dengan sangat kencang.
apa mungkin dia raina yang selama ini dia cari.
raina yang telah dia renggut kesucian nya.hingga bryan tidak menyadari kalau dari tadi dia terpaku di tempat.
"kenapa lhu bro" tanya petter.
"kita sarapan di cafe apartement saja" ajak galuh.
raina pun mengikuti galuh.tanpa mereka sadari bryan mendengar obrolan mereka.bryan pun mengajak dua sahabat nya untuk sarapan di caffe apartement tersebut.
bryan penasaran ingin mengetahui tentang wanita tersebut.
raina yang sedang menikmati sarapan bersama galuh sambil bercerita dan cekikikan karena galuh menceritakan kejadian lucu yang menimpa nya.mendadak terdiam saat melihat trio kampret pun masuk ke caffe tersebut.
__ADS_1
bryan yang sempat melihat senyum raina tadi di buat terpesona.
bryan yang paling tidak banyak bicara dan tingkah diantara trio kampret mendadak jadi pemberani.
"apa kami boleh ikut bergabung duduk di sini" tanya bryan.
tanpa di persilahkan mereka ikut bergabung di meja raina dan galuh.galuh dan raina hanya bisa bengong melihat trio kampret yang tak tahu malu.
mereka semua memperkenalkan diri dengan raina dan galuh.dan menanyakan perihal tentang mereka.hanya galuh yang menjawab pertanyaan mereka.raina malah asyik dengan cake red velvet dan capucinno nya.
"kami di negara ini sedang kuliah" jawab galuh .
"sudah biar kami yang bayar anggap saja sebagai perkenalan" ucap bryan.
"terima kasih" jawab raina sambil pergi berjalan keluar caffe tersebut di ikuti oleh galuh.
setelah kepergian raina dan galuh trio kampret pun pergi untuk menghadiri rapat penting.karena bryan datang ke australia untuk melakukan perjalanan bisnis penting.dan dia juga harus cepat-cepat kembali ke indonesia karena di sana masih banyak pekerjaan yang sedang menunggu nya.namun bryan penasaran dengan sosok raina tapi dia tidak bisa ninggal lebih lama lagi di australia.
namun nanti bryan berencana untuk menemui raina langsung sendiri tanpa dua teman nya.
walau pun harus menghadapi kejutekan raina yang luar biasa itu,tapi rasa penasaran nya mengalahkan segala nya.
__ADS_1
raina telah sampai di apartement nya.dan baru saja memasuki apartement nya.dia segera memasuki kamar nya.rasa nya tubuh raina sangat gerah dia ingin segera mandi.
selasai mandi memakai kaos oblong yang kebesaran dan celana.rambut nya pun masih tampak basah.namun terdengar suara bel dari luar.
"siapa ya malam-malam begini bertamu" gumam raina dan segera keluar.
raina pun membuka pintu nya.
"malam...maaf mengganggu mu,apa kamu punya obat pereda mual,lambung ku kambuh" ucap bryan sambil memegang perut nya"ucap bryan.padahal itu hanya alasan bryan.
karena raina memiliki riwayat penyakit tersebut dan kebetulan setiap mengunjungi raina tante nya selalu mengirimkan obat-obatan termasuk obat lambung.
raina pun kembali masuk tanpa menutup pintu nya.namun bryan memberanikan firi masuk dan duduk di sofa.
raina pun membawa segelas air hangat dan obat lambung yang bryan butuhkan.
raina kaget saat melihat bryan sudah duduk manis di ruang tamu.
"ini obat nya...cepat minum" ucap raina sambil menyodorkan obat dan minuman nya.
bersambung...
__ADS_1