
setelah kejadian hari itu raina tidak pernah melihat bryan.mungkin dia sudah kembali ke indonesia.dan raina pun tidak berharap untuk bertemu lagi dengan bryan.
raina tetap menjalani aktifitas nya sehari.kuliah dan bekerja di caffe.
raina merasa tenang karena bryan tak menganggu nya lagi.
hari ini raina baru sampai ke kampus nya.di sambut sahabat galuh.entah mengapa hari ini raina tampak lesu dan tak bersemangat.bahkan perasaan raina tak enak.
namun karena hari ini ada ujian raina memaksakan masuk.
raina masuk ke kelas nya dan memulai pelajaran.
selesai mengikuti mata pelajaran pertama.raina memutuskan untuk beristirahat di taman kampus bersama galuh sambil membaca beberapa buku yang baru saja dia pinjam dari perpustakaan..
telepon genggam raina berbunyi tanda sebuah panggilan masuk
"papa" ucap raina sambil menatap layar telepon genggam nya.
"assalamualaikum pah" salam raina.
"waalaikum salam...rain..mama mu nak" ucap papa terbata.
__ADS_1
"mama kenapa pah" tanya raina panik.
"mama masuk ke rumah sakit.." ucap papa.
"ap..apa..pah.." raina kaget.
"mama tak sadarkan diri..tapi hanya kamu yang selalu panggil" ucap papa.
raina tak bisa berkata-kata lagi.dunia nya serasa runtuh saat mengetahui mama nya sakit tak sadarkan diri.ada apa dengan mama,padahal selama ini mama tampak baik-baik saja.bahkan jika raina melakukan video call mama tampak sehat-sehat saja.
tanpa banyak berfikir lagi raina langsung mengurus surat cuti.karena selama menuntut ilmu di kampus tersebut raina tidak pernah mengambil cuti karena dia ingin segera menyelesaikan study nya.
raina pun tak lupa memesan tiket online di sebuah aplikasi.mencari jadwal penerbangan yang bisa membuat nya cepat kembali ke tanah air,agar bisa cepat bertemu dengan sang mama tercinta.
tak lupa raina pun berpamitan pada galuh melakukan pesan whatapps nya.
14 jam lebih akhir nya raina sampai di baandara internasional soekarno hatta.raina langsung menuju rumah sakit tempat mama nya di rawat.
raina langsung menuju ruangan tempat mama nya di rawat.karena sebelum nya raina sudah mendapatkan informasi ruangan dari kerabat nya.
sungguh hati raina sangat pilu saat melihat mama nya terbaring dengan selang infus yang menancap di tangan nya,selang pernafasan di hidung nya dan alat deteksi jantung.wajah yang cantik nya tampak sangat pucat pasi.sungguh hati raina seperti di tusuk sembilu melihat kondisi sang mama.
__ADS_1
"mama...ini raina" ucap nya berharap mama nya akan terbangun."mama pasti kuat...bukankah mama bilang,mama ingin menemani raina saat raina di wisuda nanti" ucap raina sambil berderai air mata.
"doakan mama mu nak" ucap sang papa.
raina menghamburkan kepelukan papa nya.
"papa..kenapa papa tidak bilang dari awal kalau mama sakit..hiks...hiks" ucap raina
"mama melarang papa untuk bilang pada mu nak..maafkan papa,mama hanya ingin kamu tenang menempuh pendidikan mu di sana" ucap papa.
"sebenar nya mama sakit apa pah" tanya raina.
"mama mengidap penyakit apa pah" tanya raina.
"mama mengidap penyakit leukimia,selama ini mama menjalani pengobatan cuci darah dan beberapa pengobatan alternatif" ucap papa
bersambung...
maaf ya telat up.
rasa nya pengen bisa crazy up namun apa daya otthor punya bocil yang super aktif.otthor bisa nulis kalau bocil tidur atau nyuri2 waktu sambil dia mainin hp atau main tanah depan rumah😂😂
__ADS_1
terima kasih buat para readers ku..dukung aku yang sedang belajar ini ya...