Tergoda Sekretaris Sexy

Tergoda Sekretaris Sexy
Berhasil Meyakinkan Erina


__ADS_3

Keesokan harinya, Darren kembali mendatangi kost an Erina. Pria itu berniat memberikan berkas berisi surat perjanjian kontrak kerja yang ia buat sendiri dengan menyalin tanda tangan Erina agar terlihat asli. Ia tidak perduli apa reaksi Erina nanti. Sekalipun wanita itu menyangkal jika dia tidak pernah menandatangani surat perjanjian tersebut, tapi buktinya sudah ada. Ia berusaha melakukan apapun agar wanita itu kembali bekerja menjadi sekretaris nya.


Tok tok tok ...


Darren mengetuk pintunya tanpa ucapan permisi lantaran khawatir Erina mengenali suara dirinya.


Ia mengulangi ketukan pintunya untuk kesekian kali lantaran penghuni kost an tersebut belum kunjung membukakan pintunya.


Tok tok tok ...


"Iya, sebentar!" teriak wanita itu dari dalam.


Tidak berapa lama pintu pun terbuka. Memperlihatkan wanita dengan tubuh yang tampak segar usai mandi, dan rambutnya yang sedikit basah.


"Selamat pagi ..." ucap Darren dengan seulas senyum senang bisa melihat Erina lagi.


Sekujur tubuh Erina kembali menegang mendapati kehadiran pria itu kembali. Tanpa membalas ucapan pria itu, ia bergegas menutup pintunya kembali. Tapi sayangnya Darren lebih dulu menahan pintu tersebut dan selangkah masuk ke dalam kost-annya.

__ADS_1


"Aku mohon pergi dari sini, tuan. Aku tidak ingin membuat orang-orang yang melihat kita akan salah paham," pintu Erina seraya berusaha menutup pintunya.


"Aku datang ke sini hanya untuk mengingatkanmu tentang surat perjanjian kontrak kerja yang sudah kau tanda tangani, Erina." Darren memberikan berkas tersebut pada Erina.


Erina diam menatap berkas kuning tersebut di tangan pria itu. Kemudian ia menggeleng.


"Tidak, aku tidak pernah memanda tangani surat apapun selain surat di Terima kerja oleh tuan Adipati."


"Lihatlah, kau menanda tangani nya. Mungkin saat itu kau tidak membaca dengan seksama isi surat ini."


Darren menyodorkan berkas tersebut ke hadapan Erina. Lantaran penasaran apa yang di katakan pria itu benar atau tidak, ia ambil berkas tersebut dari tangan Darren dengan tangan gemetar.


Begitu ia baca, ternyata di sana tertulis jika dirinya menyatakan setuju dengan kontrak kerja menjadi sekretaris di perusahaan surat Adipati Gemilang selama dua tahun. Apabila ia berhenti bekerja dengan sengaja maka akan di kenai denda sebanyak seratus juta. Terdapat tanda tangan dirinya di atas materai dengan jelas.


Erina menggeleng tidak percaya usai membaca isi surat perjanjian tersebut.


"Tidak, tidak. Aku tidak pernah menanda tangani surat perjanjian seperti ini. Tapi kenapa bisa ada tangan ku di sini?" Erina menatap wajah pria di hadapannya seolah menuntut penjelasan.

__ADS_1


"Erina, pada saat kau menandatangani surat keterima kerja, kau juga menandatangani surat perjanjian tersebut. Mungkin kau lupa atau tidak begitu memperhatikan isi surat tersebut saking senangnya keterima kerja."


Erina bergeming. Ia tidak mungkin lupa. Tapi kenapa bisa ada tanda tangan dirinya di dalam surat perjanjian tersebut dengan persis.


"Tuan Darren-"


"Jika kau tidak mau kembali juga ke kantor, maka aku bisa menuntut mu untuk membayar denda seperti yang tercantum di surat perjanjian tersebut. Bagaimana?"


Ancaman Darren membuat Erina takut. Darimana ia punya uang sebanyak itu? Pria itu juga terlihat tidak main-main akan ucapannya. Bagaimana jika ia di tuntut beneran dan akan berurusan dengan polisi?


"Bagaimana, Erina? Apa kau mau kembali menjadi sekretaris ku?" ulang Darren.


Erina memandang wajah pria di hadapannya. Jika ia tidak kembali, maka ia akan berurusan dengan polisi. Tapi jika ia kembali, maka ia harus tebal wajah dan telinga. Lantaran seluruh karyawan yang ada di kantor itu pasti akan membicarakan dirinya. Ia akan menjadi topik utama dalam pembicaraan mereka.


"Erina?" Darren menarik paksa Erina dari segala pemikiran nya.


"I-iya, tuan. Aku akan kembali menjadi sekretaris mu."

__ADS_1


Darren mengembangkan senyum mendengar keputusan Erina. Akhirnya ia berhasil membuat wanita itu kembali kerja di perusahaan nya. Dengan begitu, ia masih punya kesempatan untuk mendekati Erina.


_Bersambung_


__ADS_2