terjebak cinta sang mafia

terjebak cinta sang mafia
episode 7


__ADS_3

"gimana apa tugas kalian beres" Tanaya Bianca kepada preman suruhannya


"maaf nona kami tiiidak berhasil menjalan kan tugas karna gadis..." Bianca memotong pembicaraan preman itu


"badan Segede gajah nyingkirin Gadi kecil gitu ajha gak becus" Bianca memberikan uapah kepada preman dan langsung pergi


flashback


di tengah pelajaran Bianca ijin pergi ketoilet untuk menelfon seseorang


"gwe punya tugas buat loe. buat cewek ini gak berani lagi nunjukin mukanya ke muka umum" printah Bianca


"siap nona dan jangan lupa imbalannya" jawab preman


" akan ku kirim foto target kalian. dan jangan tinggal kan jejak, gwe gak mau kebawa dalam masalah ini" printah Bianca


"baik asal upah nya 2x lipat" tawa r preman


"oke Dil" Bianca mematikan ponselnya dan langsung mengirim foto Amira ke para preman itu


Bianca kembali kekelas


flashback off


Di sebuah pemakaman Adam jongkok di pusaran makam keluarganya, Adam terdiam dalam waktu cukup lama tak ada sepatah kata yang keluar dari mulut Adam.


Agam teringat gadis yg tadi ditolongnya matanya sama persis dengan Mata mendiang ibunya.


itu alasan kenapa Adam menolong Amira,


tak lama Adam kembali ke Mensionnya karna hujan turun. diperjalanan Adam menelfon asistenya untuk membeli kan kue kesukaan omanya


"ada apa tuan anda menelfon saya" tanya Arya


" belikan kue kesukaan Oma, saya tunggu di mension" perintah Adam


" baik tuan" jawab Arya


dengan cepat Arya keluar apartemennya untuk membelikan pesanan Adam


setibanya di mension Adam langsung disambut oleh para pelayan nya.


"selamat datang tuan" kepala pelayan memberi salam sambil menundukkan kepala


Adam cuma mengamggukan kepala dan langsung meninggalkan para pelayan menuju kamarnya


disusul kepala pelayan

__ADS_1


" tuan air untuk tuan mandi suda siap jika tuan akan langsung mandi. dan baju tuan juga sudah siap" kata kepala pelayan


" siapkan makan malam say mau makan habis mandi" perintah Adam


"siap tuan saya undur diri" kata pelayan sambil meninggalkan kamar Adam


didalam kamar Adam mengambil foto mendiang orang tuanya dan merebahkan tubuhnya diata s tempat tidur. Adam memeluk foto orang tuanya dan meemjamkan mata.


seketika Adam teringat tragedi pembantaian keluarganya olehpbunuh bayaran lawan bisnis papanya. pembunuhan 20 tahun yang lalu tepat dihari ulang tahun adam. sebabuah kado yang sangat menyedihkan yang didapat Adam karna orang tuanya meninggal didepan mata Adam sendiri untungnya Adam dan omah bisa kabur dengan bantuan sopir pribadi keluarga Wijaya.


"tuan anak Wijaya dan neneknya berhasil kabur" kata anak buah preman


"cepat cari anak Wijaya bawa kehadapan " perintah bos preman


ditengah jalan mobil adam dicegat oleh preman komplikltan pembunuh orang tuanya.


"cepat buka pintunya kalau kalian mau selamat" bentak seorang preman itu.


mang Ujang mengunci mobil tanpa menghiraukan para perampok itu.


"Oma Adam takut"Adam memper erat pelukannya dengan Oma sambil terus menangis.


"tenang boy ada Oma disini" ucap Oma sambil memeluk Adam kecil


mobil kembali digedor oleh para preman.


merek menyeret paksa Oma dan Adam keluar mobil. melihat nyonya dan tuan mudanya terancam mang Ujang tanpa kikir panjang melawan para preman. akan tetapi karna mereka kuat dan jumlahnya banya mang Ujang kalah dan terkapar tak berdaya


"Oma tong Oma tong "Adam menangis memanggil omanya


"tolong lepaskan cucu saya." pinta Oma


"diam dan jangan melawan kalau kalian mau selamat" sambil menodongkan pistol kekepala Adam


dikejauhan tuan Exel melihat kejadian itu dia geram karna mereka, menyiksa anak kecil dan orang tua


" pak berhenti didepan" pinta Exel kepada sopirnya


"baik tuan" jawab sopirnya.


Exel langsung keluar mobil menghampiri para preman itu


sopirnya tidak khawatir kepada tuannya karna tuannya adalah bos mafia yang tak terkalahkan di takuti diluar dan didalam negri meskipun terkenal kejam tapi Exel tidak pernah menyiksa wanita apalagi anak kecil


Exel dengan mudah melumpuhkan para preman itu seorang diri dan membawa Oma dan Adam ke mobilnya.


"tuan tonlong selamatkan supir saya dia tak sadarkan diri" pinta Oma

__ADS_1


"Dimas bawa orang itu kerumah sakit" pinta Exel ke asistennya


"baik tuan" jawab asitenya


dijalan Oma menceritakam semua kejadian yang batlru saja dialami kepada Exel. dan Exel meminta Oma untuk tinggal bersamanya.


dalam didikan Exel ADam dilatih berbagai ilmu beladiri dan memperkenalkan ke dunia hitam


sekian lama Adam memendam dendam pada para pelaku pembantaian keluarganya itu yang membuat Adam semangat berlatih.


tok tok tok


suara pintu kamar Adam diketuk membuat Adam terbangun dari tidur nya.


"boy ayo turun makan temani Oma makan malam" teriak Oma membangunkan Adam dari tidurnya


Adam membuka pintu kamar sambil mengucek mata


"iyha Oma bentar Adam mandi dulu" dengan suara seraknya


"oma tunggu di bawah" Oma meninggalkan kamar Adam. Adam langsung mengguyur badanya dibaawah sower kamar mandi. setelah selsai mandi Adam langsung mengambil kotak perhiasan yang sudah ia siapkan jauh hari untuk kado omanya. lalu Adam menghampiri omanya


berbarengan dengan datangnya Arya membawa kue pesanan Adam tadi.


"lama sekali maka kue pesenanku"


"maaf tuan jalanan macet,ini tuan kue pesanan anda" memberikan kue itu kepada adam"


Adam membawa kue itu dan diberikan kepada omanya


"happy birthday Oma sayang" kata adma lembut kepada omanya


" terimakasih boy" Oma terharu menerima surprise dari cucu kesayangannya. pelukan hangat dan ciuma sayang yang diberikan Adam ke Omanya


"selamat ulang tahun Oma" ucap Arya kepada Oma sambil memeluk Oma


"terima kasih sayang" ucap Oma sambil membalas pelukan arya


"ayo kita makan malam bersama merayakan ulang tahun Oma" ide Arya karna dia sedang lapar


"ayo kita makan bersama" ajak Oma menggandeng tangan Adam dan Arya


makan malam mereka sangatlah hangat meskipun tak ada obrolan cuma dentingan sendok yang terdengar. selesai makan mereka bekumpul di ruang keluarga bersanda gurau bersama..


jangan lupa like komen biar tambah semangat nulisnya


next episode.........

__ADS_1


__ADS_2