terjebak cinta sang mafia

terjebak cinta sang mafia
episode 9


__ADS_3

azan subuh berkumandang Amira sudah siap untuk menjalankan kewajibannya sebagai seorang muslim. tak lupa Amira membangunkan kakaknya untuk solat berjamaah besama.


" Kak bangun ayo solat berjamaah udah ditunggu ayah " Amira sambil mengetuk pintu kamar.


"Iyah bentar"jawab bagas


tak lama kakaknya keluar kamar sudah rapi dengan setelan baju Koko sarung + pecinya.


Amira dan Bagas bergesa menghampiri orang tuanya.


"maaf yah Bu nunggu lama kak bagas ni dibangunin susah banget" kata Amira


"enak aja kamu tu yang lama kekamar mandinya" timpa Bagas


"apaan sih kok aku kakak tu yg susah bangunya." balas Amira tak mau kalah


"sudah sudah ayo kita mulai solat subuhnya" ajak ayah menengahi pertikaian dengan kak Bagas


mereka mengerjakan solat subuh berjamaah dengan khusyuknya.


setelah selesai solat subuh ayah melanjutkan membaca Alqur'an. sedangkan aku dan ibu menyiapkan sarapan didapur


" Bu hari ini ibu mau masak apa?" tanya Amira membuat teh hangat untuk mereka semua


" ibu mau masak ayam manis ajha nak. solanya ayah rikwes semalam" jawab ibu sambil menyiapkan bumbu-bumbu


"oh ya nak ibu sampai lupa menanyai mu soal kejadian kemaren" tanya ibu


" jadi kemaren sehabis Amira ambil pesanan ibu Amira diganggu preman dan Amira sempet terjatuh Bu. untung ada orang baik yg nolongin Amira, dia juga yg gantiin kue Amira yg hancur berantakan" jelas Amira panjang lebar


Dengan terkejutnya ibu mendengarkan cerita Amira. ibu langsung menghampiri Amira dan mengecek apakah ada yg terluka


"apa ada yg luka nak? kamu izin saja gak usah masuk sekolah ayo ibu antar kerumah sakit" sangking paniknya ibu bertanya tanpa ada jeda


"Amira baik"ajha Bu," jawab Amira


"Alhamdulillah kalau gitu nak ibu lega"


merek melanjutkan memasak. tak butuh waktu lama ibu menyelesaikan masakan nya


Amira bertugas menata makanan di atas meja makan.


setelah semua dirasa selesai Amira kembali ke kamarnya untuk berganti pakaian seragam. tak lupa Amira memasukan jas adam kedalam tas sekolahnya.


semua berkumpul untuk sarapan pagi tak ada obrolan hanya dentingan sendok yang terdengar.


"kak anterin Amira kesekolah donk" pinta Amira semanis mungkin ke pada kakaknya


" gak ah males." goda Bagas


" Buuuuuu Kak Bagas resek gak mau nagnterin Amira kesekolah " adu Amira kepada ibunya


"tumben nggak bareng ayah nak" tanya ayah


sambil meminum teh hangatnya


" gpp yah. kapan lagi dianter kak Bagas kesekolah lagian Amira kasian sama ayah jarak sekolah Amira dan toko ayah lumayan jauh" jelas Amira


"kak yha kak pliiiissss" Amira memohon sambil menelangkupkan tangannya


"gak ah lagi males keluar" goda kakak Bagas


" ohhhh yha udah kalau gak mau" Amira memanyunkan bibirnya


Bagas hanya tersenyum melihat tingkah adiknya yg menggemaskan.


Amira berfikir akhirnya iyha memiliki ide supaya kakaknya mau mengantarnya kesekolah


" kakak mau yha anter Amira. kalau enggak Amira bakal ngomong keibu soal semalem" ancam Amira yang berhasil membuat kakaknya mau mengantarnya


"ih apaan sih main ngancem" segala. yha udah ayok kakak anter" dan akhirya kakak Bagas mengantar Amira berangkat


selesai sarapan Bagas langsung kegarasi memanasi motornya terlebih dulu.


" ibu ayah Amira berangkat dulu yha assalamualaikum" sambil Amira mencium tangan kedua orang tuanya bersamaan


"waalaikumsalam nak hati" belajar yang rajin" nasehat ayah

__ADS_1


Dihalaman rumah kak Bagas sudah siap dengan motor sportsnya


" nih pakek" kak Bagas menyodorkan helem ke adiknya


" makasih kakakq sayang" goda Amira


setelah selesai memakai helem Amira naik kemotor kakaknya dan mereka segera berangkat.


Dimension Adam dan arya sudah bersiap berangkat kekantor bersama karna Arya semalam menginap dirumah Adam.


Adam menghampiri omanya diruang makan ternyata Arya sudah siap dimeja makan bersama oma


"pagi Oma" sapa Adam


"pagi boy ayo saprapan dulu!"ajak Oma


"iyha Oma" Adam duduk samping kanan omanya sedangkan Arya samping kiri Oma


disela sarapan pagi Oma bertanya keadam


"boy kapan kamu mengenalkan calon istri mu ke Oma" hanya Oma sambil memakan sarapannya


pertanyaan Oma membuat Adam tersedak makanan


Oma dengan cepat memberi Adam segelas air. adma menerima dan langsung meminumnya


"pelan- pelan dan gak Balan ada yg minta makan loe kok" goda Arya


dengan tatapan elang membuat Arya kembali diam tanpa suara


"Adam belum kepikiran Oma" jawab adam


" Oma semakin tua boy. Oma mau melihat kamu bahagia dan nggendong cicit dari kamu sebelum Oma meninggal" jawab Oma sedih


Adam menghentikan makannya dan menghampiri omanya


" Oma ngomong apa sih. Adam sudah bahagia hidup bersama dengan Oma. Oma kebehagian Adam" jawab Adam memeluk omanya


Oma terharu mendengar jawaban Adam.


setelah selesa sarapan mereka berangkat kekantor bersama dengan disopiri Arya,


"sepertinya aku familiar dengan mobil itu" gumam Amira memperhatikan mobil Adam


Adam tak sengaja menoleh ke arah Amira. tak sadar Adam membuka kaca mobilnya untuk memastikan apa yang ia lihat. tak sengaja pandangan mereka bertemu tak lama lampu hijau menyala dan akhirnya mereka berpisah


"ternyata gadis itu sudah mempunyai kekasih" gumam Adam dalam hati


Perasaan gelisah tidak nyaman menyelimuti pikiran Adam. Adam teringan dengan pertemuannya dengan Amira.


tak butuh waktu lama Amira sudah tiba di sekolahannya


" udah nyampek turun gih" kata kakak Bagas sambil celingak celinguk mencari seseorang.


" Iyah Iyah. Kakak cari siapa sih celingukan gitu" tanya Amira menyelidik sambil menyerahkan helem ke kakaknya


" kepo banget ni anak kecil" gemes Bagas sambil mengacak rambut Amira


"ihhh kakak jadi berantakan kan" kesel Amira sambil merapikan rambutnya


" yha udah belajar yg bener jangan pacaran ajha" ucap Bagas menggoda Amira


"ih apaan si kak Amira gak pernah yha pacar"an. Amira mah fokus belajar" jawab Amira sambil meninggalkan Bagas. baru dua langkah Amira jalan kakak Bagas memangilnya


"dek tunggu" panggil kak Bagas yg membuat Amira berbalik badan karna kakaknya memanggil


"ada apa sih kak?" tanya Amira


" gimana yha ngomongnya " gumam Bagas


"hallo kak mau ngomong apaan malah diem ajha" tanya Amira.


"dek jadi giniiiii" kata Bagas menggantung membuat Amira kesel


"apaan sih Kak Amira hampir telat nih" Amira sambil melihat jam ditanganya


"jangan bilang Adel yha kalau kakak pulang yha plis" jawab Bagas

__ADS_1


"yahelah kak kak mau ngomong gitu ajha ribet banget" jawab Amira


Bagas hanya nyengir kuda sambil menggaruk kepalanya yg enggak gatal


"gak ah males" jawab Amira menggoda sang kakak


"plis dek jangan bilang yha." Bagas memohon ke adiknya


Amira dengan gayanya sok mikir


gak yha enggak kak" goda amira


"yahudah dech kamu mau apa ajha kakak turuti tapi jangan bilang Adel yha" pinta kak bagas


tanpa pikir panjang Amira menyetujui tawaran kakak nya


"ok Deal besok Minggu temenin Amira ke toko buku yha kak" pinta Amira


"ok. kakak pulang dulu" pamit bagas meninggalkan sekolah Amira


Amira bergegas masuk kesekolah. di koridor sekolah Amira terjatuh karna di jegas oleh bianca


"aw sakit" Amira merintih kesakitan


"ooops maaf gak sengaja" jawab bianca dengan nada mengejek Amira


Megan,jenny dan Agnes menertawai amira


"emang enak pagi" udah nyungsep ledek jenny


"salah sendiri cari gara" sama kita" jawab Agnes


karna puas mengerjai Amira mereka pergi meninggalkan Amira.


Amira langsung berdiri dan pergi ke toilet untuk membersihkan dan merapikan seragamnya setelah dirasa rapi Amira langsung masuk ke kelasnya.


teng teng teng


bell tanpa masuk berbunyi semua murit berhamburan masuk kedalam kelas masing". seperti biasa Aldo patroli mengelilingi sekolahan bersama anak OSIS lainya untuk mengecek apa ada yg masih diluar kelas. setelah dirasa aman Aldo kembali kekelas untuk mengikuti pelajaran pertama.


jam pelajaran pertama adlah olah raga Amira dan teman" sekelasnya bersiap ganti pakaian dan berkumpul di lapangan olah raga


"baik anak" untuk pemanasan byant pimpin teman" mu untuk pemanasan terlebih dulu. setelah itu lari lapangan 5 kali" pinta pak Adi selaku guru olah raga


"baik pak" jawab byant maju kedepan


sebelum dimulai pemanasan Bianca meminta izinke uks


" pak saya izin ke UKS yha saya nggak enak badan" Bianca berbohong agar tidak ikut mengelilingi lapangan


"iyha Bianca silahkan" jawab pak adi


"bi loe sakit apa gue temenin yha" tanya megan


"gue males ikut olah raga" bisik Bianca kepada megan


"pak saya nemenin Bianca ke ukas yha pak kasihan" izin Megan kepada pak adi


"iyha Megan silahkan. selesai menggantar kembali kelapangan" perintah pak adi


melihat Bianca dan Megan keluar lapangan membuat Jenn dan Megan menghampiri pak Adi izin menyusul Bianca


" pak kita boleh izin nggak pak nyusul Bianca ke UKS saya takut Bianca kenapa" pak" pinta Agne


"buat apa kalian nyusul ke UKS. disana sudah ada yg ngerawat Bianca"jawab pak Adi


"tapi kan pak" sebelum Jenn menyelesaikan ucapannya pak Adi memotong pembicaraan Jen


"sudah gak ad tapi"an sana kembali ke barisan kalian " perintah pak Adi


dengan kesalanya Agnes dan jenny kembali ke lapangan


byant dengan semangat memimpin pemanasan setelah dirasa cukup mereka langsung memutari lapangan


setelah selesai pak Adi memberi waktu 10 menit untuk mereka istrahat setelah selesa baru pak Adi mengambil nilai mereka


Jangan lupa like and komen biar tambah semangat nulisnya

__ADS_1


next episode.......


__ADS_2