
Sedangkan di tempat lain...
Zheyra sudah terbangun, namun tubuhnya terasa tidak bisa digerakkan. dia mencoba membuka matanya secara perlahan-lahan, karena mata Kanina terasa berat dan tidak bisa dibuka.
"Mengapa mataku serasan mengantuk seperti ini." guman Zheyra dalam hati.
Tiba-tiba Zheyra dengan mata yang masih terpejam, bisa merasakan sedikit bau anyir yang ada di dekatnya. Zheyra terus mencoba untuk membuka matanya secara perlahan-lahan.
Beberapa saat kemudian..
Saat Zheyra sudah bisa membuka matanya.
Zheyra begitu bingung, saat melihat tempat keberadaannya. tempat asing yang tidak pernah dia datangi.
"Di mana ini? kenapa tempat ini sangat aneh." guman Zheyra yang kemudian berusaha bangun dari ranjang nya.
Zheyra terus menatap sekeliling kamarnya, tetap saja terasa aneh dan asing bagi Zheyra. karena dia tidak mengenal tempat itu.
Beberapa saat kemudian. Nampak beberapa wanita yang masuk ke kamar Zheyra .
"Salam Ratu!" seru para wanita yang mendatangi Zheyra. hal itu membuat Zheyra langsung menoleh.
Zheyra yang berdiri di sebuah jendela sambil menatap keluar, nampak Zheyra kebingungan saat dipanggil oleh beberapa wanita yang mendatanginya.
"Siapa kalian?" tanya Zheyra dengan ekspresi yang sedikit takut.
"Kami adalah pelayan dari Ratu." jawab para wanita itu.
"Aku tidak pernah mengenal kalian! kenapa kalian terus memanggilku Ratu?" tanya Zheyra yang memandang wajah para wanita yang ada di depannya dengan sangat intens.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian..
Pintu yang ada di kamar Zheyra langsung terbuka dan masuklah sosok pria tampan yang memakai pakaian seperti kerajaan Zaman dahulu.
"Kau sudah bangun rupanya, Ratuku." seru Han gu yang kemudian mendatangi Zheyra dan memberikan kecupan dibibir Zheyra. sedangkan Zheyra yang mendapatkan perlakuan seperti itu, dia langsung menutup bibirnya dengan sangat erat.
"Percuma kau menutupnya, karena aku sudah menciummu berulang kali. Apakah kau tidak merasakan sesuatu kemarin malam." tanya Han gu yang membuat Zheyra mencoba berpikir sesuatu.
Perkataan yang keluar dari Han gu, membuat Zheyra kebingungan. karena dia tidak merasakan apapun pada dirinya, apalagi dengan kondisi dia yang pingsan.
"Memangnya Apa yang dilakukan pria menakutkan ini? pasti dia hanya membohongiku." Zheyra yang mencoba untuk menenangkan diri, dan mencoba tidak takut pada sosok pria yang ada di depannya.
Terlihat sebuah senyuman yang mengembang, saat Han gu melihat kebingungan di wajah Zheyra. Sesaat kemudian, nampak Zheyra langsung tersadar dan meloncat dari ranjangnya.
"Apa yang membuatmu terkaget seperti itu ratuku?" Han gu yang mencoba mendekati tubuh Zheyra, nampak si pemilik tubuh langsung menghindar.
"Tuan ini sebenarnya siapa, kenapa malam itu kau sangat menakutkan!" seru Zheyra sambil menunjuk wajah Han gu.
''Apa yang kau lihat kemarin malam?" tanya Han gu kepada Zheyra, nampak Zheyra mulai berfikir tentang kejadian malam itu.
Sesaat kemudian...
"Waktu itu... waktu itu, tubuhmu telanjang dan Kau mempunyai sayap di punggungmu juga banyak nyak sisik, juga matamu merah." ucap Zheyra spontan. hal membuat Han gu langsung tersenyum dan mendekati tubuh Zheyra.
"Apalagi yang kau lihat?" tanya Han gu sambil memeluk pinggang Zheyra dengan sangat erat.
Sedangkan Zheyra yang diperlakukan seperti itu, dirinya merasa risih. kedua tangan Zheyra nampak mencoba untuk melepaskan pelukan bos barunya itu.
Wajah Han gu semakin mendekat ke wajah Zheyra, yang membuat hembusan nafas mereka berdua saling bertemu.
__ADS_1
"Apalagi yang kau lihat waktu malam itu?" tanya Han gu.
Tampak para pelayan yang melihat adegan mesra Raja mereka, para pelayan itu langsung bergegas mengundurkan diri. sedangkan Kanina yang melihat para pelayan itu pergi meninggalkannya sendiri, dia menjadi gelagapan dan ingin ikut melarikan diri juga.
"Kau mau kemana, kan kau belum menjawab pertanyaanku istriku." seru Han g yang membuat kami langsung menghentikan pemberontakannya.
"Dengar ya pak bos, jangan pernah memanggil aku dengan sebutan istrimu. karena kita berdua bukan pasangan suami istri." seru Zheyra sambil menunjuk wajah Han gu.
"Hahaha.." Han gu yang tertawa setelah mendengarkan perkataan Zheyra. sedangkan Zheyra, dia merasa kebingungan apa yang Han gu tertawakan.
"Bahkan aku bukan seorang pelawak." guman Kanina dalam hati sambil menatap wajah Han gu.
Sesaat kemudian Zheyra seperti seorang yang baru mendapatkan kesadarannya, tiba-tiba dia mulai teringat dengan sosok Han gu yang ditemuinya malam itu. dan mengenai tempat keberadaannya sekarang.
"Ya ampun." Zheyra yang menepuk jidatnya sambil menatap di jendela kamar tempat dia berada. terlihat saat matahari telah menyinari nya, tempat itu terlihat seperti di tengah-tengah hutan.
"Apa yang membuatmu kebingungan seperti itu, istriku?" tanya Kaisar Han guyo saat melihat wajah kebingungan dari Zheyra.
"Di mana teman-teman ku?" tanya Zheyra kepada Han gu.
"Teman-temanmu, oh mereka, mereka sudah aku kembali kan ke tempat mereka." jawab Han gu.
Terlihat Zheyra antara percaya dan tidak dengan jawaban yang diberikan oleh Han gu.
** BERSAMBUNG **
mohon dukungannya buat Kakak pembaca, semoga aku bisa membuat karya yang lebih baik. mohon tinggalkan komentar dan jejak ya. terimakasih banyak 😊😊
Baca novelku yang lain.
__ADS_1
- mawar berduri
- terlempar ke dunia sang kaisar