TERLEMPAR KE DUNIA SANG KAISAR

TERLEMPAR KE DUNIA SANG KAISAR
JANGAN COBA-COBA JADI PERUSAK


__ADS_3

"Apa Yang Kau minta pada suamiku, tuan?." tanya Zheyra kepada tuan Seon.


"Hamba hanya meminta yang mulia Kaisar untuk menerima Putri hamba menjadi selir." jawab tuan.


Sebuah pernyataan yang membuat Zheyra meletakkan makanan di piring yang dia bawa.


"Coba kamu ulangi lagi, tuan!." pinta Zheyra kepada tuan Seon.


"Saya minta kepada yang mulia Kaisar untuk menerima Putri hamba menjadi selir, yang mulia ratu." jawab tuan Seon.


Perkataan yang di ucapkan oleh tuan Seon membuat Kaisar Han gu yao dadanya berdebar tak menentu, sedangkan beberapa pengawal nampak tersenyum dan menunggu apa yang akan dilakukan ratunya kepada tuan Seon.


"Kalau begitu kamu harus mempersiapkan nyawamu, tuan Seon." guman Kaisar Han gu yao dalam hati.


"Lalu, apa yang dikatakan oleh suamiku?." tanya Zheyra pada tuan Seon.


"Yang mulia Kaisar belum memberikan jawabannya." jawab tuan Seon.


"Apakah kau begitu menginginkan Putrimu menjadi selir kaisar?" tanya Zheyra kepada tuan Seon.


"Tentu, yang mulia ratu!." jawab tuan Seon.


"Segera kau bawa kemari putrimu, menteri." pinta Zheyra.


"Benarkah, Yang mulia?" tuan Seon yang terkejut. terlihat wajahnya sudah bahagia, namun di sisi lain permaisuri, Kaisar Han gu yao dan beberapa pengawal serta Nikel menatap wajah Zheyra sambil berpikir apa yang akan dilakukan Zheyra kepada Putri tuan Seon.


"Tapi, istriku." ucap Kaisar Han gu yao yang terlihat tidak suka.


"Biarkan Putri tuan Seon kemari, dia akan berbincang denganku dan mendapatkan sebuah hadiah." jawab Zheyra.


Nampak senyuman mematikan ditampakkan oleh Zheyra kepada tuan Seon dan yang lain.

__ADS_1


"Baiklah, tuan Seon, bawalah kemari putrimu karena isteiku ingin berbicara dengan putrimu." ucap Kaisar Han gu yao.


Sedangkan Nikel tubuhnya sudah panas dingin menatap wajah ratunya yang menakutkan.


"Ada apa, suamiku. kenapa wajahmu seperti itu?" tanya Zheyra kepada suaminya.


"Memangnya kenapa?" tanya Kaisar Han gu yao.


"Apa yang akan anda lakukan pada Putri tuan Seon, yang mulia ratu?" tanya Nikel.


"Kalian semua akan melihat putri tuan Seon." Jawab Zheyra.


Akhirnya mereka bertiga menunggu kedatangan putri tuan Seon. Kaisar Han gu yao nampak terus menatap wajah istrinya yang tanpa expresi.


"Kira-kira apa yang akan kamu lakukan kan pada Putri tuan Seon, isteriku? " tanya Kaisar Han gu yao.


"Kita lihat saja nanti, suamiku, karena yang terlihat kamu ini seolah memberikan kesempatan kepada para wanita itu untuk mendekatimu." sindir Zheyra.


"Aku tidak pernah bermaksud seperti itu, istriku." jawab Kaisar Han gu yao.


"Aku tadi begitu terkejud, karena aku sedang minum bersama Nikel." jawab Kaisar Han gu yao.


"Tapi itu bukan jawabannya." jawab Zheyra yang membuat Kaisar Han gu yao langsung tertunduk.


"Aku tidak bermaksud seperti itu." ucap Kaisar Han gu yao.


"Kalau aku bertanya padamu kau mencari istri atau tetap bersamaku?" tanya Zheyra.


"Tentu yang aku mau cuma bersamamu selamanya sampai kita tua." jawab Kaisar Han gu yao.


"Dengarkan aku, suamiku. aku sudah bilang padamu sejak awal pernikahan kita. kalau kau tidak pernah menjadi lelaki yang tegas maka mungkin aku akan memikirkan pernikahan ini untuk yang kedua kalinya." jawab Zheyra yang membuat Kaisar Han gu yao langsung berdiri.

__ADS_1


lalu pangeran Kim mendekati istrinya.


"Jangan seperti itu, istriku." ucap Kaisar Han gu yao.


"Sebagai seorang lelaki kau harus satu kali mengatakannya, jangan kau menjawab berulang kali." ucap Zheyra sambil menunjuk dada suaminya.


"Maafkan aku, istriku." jawab kaisar.


"Sekali lagi kau mengatakan hal itu, maka kau akan kehilangan aku untuk selamanya." ancam Zheyra kepada suaminya.


Tak berapa lama akhirnya tuan Seon beserta istri dan putrinya telah datang ke kerajaan kegelapan, mereka datang dengan wajah sangat bahagia hingga mentari seolah terbit dengan cepat.


"Hormat kami yang mulia kaisar, ratu." seru tuan Seon beserta istri dan putrinya.


"Ya " jawab Kaisar Han gu yao.


"Selamat datang, tuan Seon." Zheyra nampak tersenyum.


"Ini adalah putriku, yang mulia ratu, dia adalah wanita yang akan menjadi selir yang mulia Kaisar." ucap tuan Seon tanpa rasa bersalah.


"Baiklah, tuan Seon. karena kau telah membawa putrimu kemari. maka saya akan menerima putrimu untuk menjadi istri dari suamiku, namun sebelum itu putrimu harus menerima tiga syarat yang sangat ringan dariku!." seru Zheyra yang langsung disambut bahagia oleh menteri pertahanan beserta putrinya.


"Apapun itu yang mulia ratu!" seru Putri tuan Seon.


* Bersambung *


Mohon dukungannya pada novelku yang lainnya 😊😊😊


- Mawar berduri


- Terlempar ke dunia sang kaisar

__ADS_1


- karena cinta


- gairah liar


__ADS_2