TERLEMPAR KE DUNIA SANG KAISAR

TERLEMPAR KE DUNIA SANG KAISAR
KELUAR BERSAMA


__ADS_3

"Kenapa kamu tersenyum seperti itu?" tanya Kaisar.


"Tentu saja aku tersenyum seperti itu, memangnya tidak boleh ya?" tanya Zheyra yang membuat Kaisar malah tersenyum menatap wanita yang sudah dia tulis dalam masa depannya.


"Apakah kamu bahagia?" tanya Kaisar.


"Tentu aku sangat bahagia, ini pertama kalinya aku keluar dari kerajaan." jawab Zheyra.


"Hanya karena berjalan-jalan kau sebahagia ini?" tanya Kaisar Han gu yao saat melihat senyum yang mengembang di bibir Zheyra.


"Tentu aku sangat senang. Apakah kau tidak tahu beberapa bulan ini, saat aku berada di Kerajaan. parah nenek sihir itu terus menggangguku dan rasanya kepalaku ini sudah terasa pecah." jawab Zheyra sambil menatap wajah Kaisar Han gu yao.


Terlihat Kaisar Han gu yao tersenyum saat mendengarkan kata-kata Zheyra, timbul di fikiran Kaisar Han gu yao untuk menjahili Zheyra setelah mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Zheyra.


"Kau tidak boleh seperti itu, mereka adalah wanita-wanitaku. Sesama kesayanganku, kau tidak boleh bertengkar dengan mereka." ucap Kaisar Han gu yao yang memancing Zheyra.


Zheyra yang mendengarkan hal itu, nampak dia langsung menoleh dan menatap Wajah Kaisar Han gu yao. Matanya tiba-tiba melotot dan selendang yang berada di tangannya langsung dia lemparkan ke muka Kaisar Han gu yao.


"Dasar lelaki hidung belang! sukanya bermain wanita, enaknya kau bilang aku tidak boleh bertengkar dengan para wanita mu. Dasar pria monster menjengkelkan! Awas ya, akan aku balas kau!" seru Zheyra yang tidak terima.


Akhirnya Zheyra pergi dengan kekesalan yang begitu besar, gadis itu mulai bergerak dan langsung memukul tubuh Kaisar Han gu yao.


sedangkan sang kaisar tersenyum bahagia karena jebakan yang dia berikan langsung di sambar oleh Zheyra.


"Aku yakin, kau akan bisa menerima cintaku ini." guman Kaisar Han gu yao dalam hati.


Zheyra terus memukul pundak Kaisar Han gu yao. Dia merasa tidak terima dengan kata-kata yang keluar dari mulut suami tiba-tibanya itu.

__ADS_1


"Auhhhh...,Kenapa kau terus memukul ku?" tanya Kaisar Han gu yao.


"Kau ini lelaki brengsek! berani-beraninya kau bilang kalau aku tidak boleh bertengkar dengan para kekasihmu itu, seharusnya kau itu menjadi suami yang baik dan setia. Berani-beraninya kau berkata seperti itu pada istrimu!" seru Zheyra tanpa sadar. "Hufff...," Zheyra mencoba mengatur nafasnya karena kekesalan yang keluar dari mulutnya. hal itu membuat Zheyra seperti seorang wanita yang dikejar oleh binatang buas.


"Sepertinya istriku ini sedang cemburu pada suaminya ya?" sindir Kaisar Han gu yao sambil menatap Zheyra.


"Siapa bilang aku cemburu." jawab Zheyra, yang menyangkal perasaannya.


"Lalu kenapa kau tiba-tiba marah-marah padaku?" tanya Kaisar Han gu yao lagi.


"Malas aku berdebat denganmu." jawab Zheyra yang kemudian memalingkan wajahnya.


Bahagia. itu adalah sebuah kata yang tepat untuk gambaran wajah yang nampak pada Zheyra. Gadis itu berkeliling pasar, senyum dan tawa yang terus keluar dari mulut Zheyra membuat Kaisar Han gu yao juga ikut tersenyum.


"Ternyata membuatmu bahagia itu sangat mudah." guman sab kaisar dalam hati saat melihat wajah Zheyra yang tersenyum lebar.


Bahagia..,


Sebuah kata yang indah, dalam rasa yang tertahan di dada Zheyra.


"Cepatlah Suamiku!" seru Zheyra yang tak sengaja memangil Kaisar Han gu yao dengan sebutan suami.


"Memang mau kemana?" tanya Kaisar Han gu yao kepada. Karena gadis itu langsung menariknya.


"Cepatlah Suamiku! aku ingin makan itu." seru Zheyra sambil menunjuk sebuah rumah makan.


Tak ada kata yang keluar dari mulut Zheyra, jantung pria itu berdebar sangat kencang.

__ADS_1


"Aku pasti akan membuatmu jatuh hati kepadaku dan mencintaiku seumur hidupmu." guman Kaisar Han gu yao dalam hati.


Hari itu Zheyra sangat bermanja kepada Kaisar Han gu yao, dia selalu mengajak Kaisar Han gu yao berputar-putar di luar Kerajaan. di pasar Zheyra mengelilingi tempat itu. Dari 1 toko ke toko lainnya, sang kaisar hanya membiarkan hal itu. Karena dia ingin membuat Zheyra bahagia, dia tidak pernah melihat wanita itu sebahagia hari ini.


"Aku akan selalu membahagiakanmu, aku akan selalu memberikan semua yang kamu inginkan." ucap Kaisar Han gu yao.


Tatapan mata kaisar terus menatap istrinya yang begitu bahagia, Zheyra terus berjalan mengelilingi kerajaan. mereka seperti sepasang suami istri yang sedang memadu kasih. di tempat itu para pejalan kaki nampak melihat seorang wanita muda yang terlihat begitu bahagia, bahkan dia berlarian seolah dia baru pertama kali melihat tempat itu.


"Lihatlah gadis cantik itu berlarian seperti itu, dia kelihatan tidak pernah melihat tempat ini." ucap seorang wanita.


"Iya, lihatlah suaminya mengikutinya." jawab wanita lain.


"Bukankah itu yang mulia Kaisar?" tanya pedagang pria.


"Benar, itu adalah yang mulia Kaisar. kalau itu yang mulia kasar berarti wanita itu adalah yang mulia ratu, karena yang aku dengar yang mulia ratu itu tidak bisa keluar karena yang mulia Kaisar tidak membolehkan dia keluar." ucap beberapa penduduk.


Hiruk di tempat itu membuat Kaisar hanya bisa tersenyum, suara ocehan dari penduduknya tidak membuat pria yang mempunyai tahta tertinggi itu marah.


* Bersambung *


Mohon dukungannya pada novelku yang lainnya 😊😊😊


- Mawar berduri


- Terlempar ke dunia sang kaisar


- karena cinta

__ADS_1


__ADS_2