
Hantu Ana berbalik menatap sosok pria yang dulu menjadi pimpinan Zheyra di dunia manusia yang mereka tempati.
"Ya ampun Zheyra, ini benar-benar kamu kan?" tanya hantu Ana.
"Tentu saja itu aku, kamu kira siapa." jawab Zheyra.
Hantu Ana nampak menatap Kaisar Han dengan tatapan mata yang sedikit ketakutan, sosoknya yang dulu berbeda dengan yang sekarang.
"Tuan, apa Tuan benar-benar pria yang ada di sana?" tanya hantu Ana.
"Tentu, Memangnya kenapa." jawab Kaisar.
"Kok sangat berbeda ya? kok lebih tampan di sini." ucap hantu Ana yang membuat Zheyra langsung memukul pundak hantu Ana.
PLAKK..
"Jaga mulutmu, dia itu suamiku kamu jangan macam-macam ya. kalau kamu berani macam-macam aku lempar kamu." ancam /Zheyra.
"Aku tidak menggoda kok, lagi pula mana mau dia sama aku." ucap hantu Ana.
"Tentu saja nggak mau." jawab Zheyra.
Kaisar Han dan ketua Kwan nampak menatap sosok hantu yang mungkin berasal dari tempat yang sama dengan Zheyra.
"Yang mulia, dia siapa?" tanya kakek Kwan.
"Dia adalah hantu yang selalu membantu istriku, ketua." jawab Kaisar.
Setelah mendengar jawaban seperti itu ketua Kwan yakin kalau Zheyra memiliki sebuah rencana untuk menyelamatkan kerajaan kegelapan dari serangan musuh-musuh.
Saat malam telah datang, para makhluk dari dunia luar Kerajaan Kegelapan telah berkeliaran untuk mencari mangsa para kaum manusia dan kaum kegelapan.
__ADS_1
Hal itu membuat para kaum Kegelapan bersiap siaga, kaum manusia bekerjasama dengan kaum kegelapan, untuk mendapatkan kebebasan dari para kaum bayangan yang selalu mengintai mereka.
Para kaum manusia mempercayakan kepemimpinan kepada Kaisar Han gu yao untuk menjadi Raja di dunia manusia.
Hanya kaum Kegelapan yang tidak pernah mengganggu mereka ataupun ingin menjadikan kaum manusia mangsa mereka.
"Kau mau ke mana, Ana?" tanya Zheyra kepada hantu Ana.
"Aku diminta suamimu, untuk selalu mengawasi para kaum manusia dari para makhluk menyeramkan itu." jawab hantu Ana.
"Lalu, apakah kau sendirian." tanya Zheyra. sambil mengerutkan kedua alisnya.
"Tentu tidak, kau ingin aku mati konyol setelah itu binasa untuk selamanya." jawab hantu Ana sambil meruncingkan bibirnya.
"Kau sudah aneh, Jangan membuat bentuk yang aneh seperti itu." cibir Zheyra yang membuat hantu Ana memalingkan wajahnya.
"Lalu, kau bersama siapa?" tanya Zheyra lagi.
"Suamimu telah membuka dimensi kaumku, untuk mengungsi kemari." jawab hantu Ana sambil tersenyum kepada Zheyra.
"Apakah tampang mereka sama sepertimu, atau ada yang lebih menyeramkan?" tanya Zheyra yang kemudian mendudukkan dirinya di kursi.
"Banyak, bahkan ada yang lebih menyeramkan dari ku." jawab hantu Ana.
"Mengapa kau selalu membawa orang-orang yang menyeramkan, sekali-kali kau bawa lah makhluk yang wajahnya rupawan." ucap Zheyra yang membuat hantu Ana manyun.
Kaisar Han gu yao yang melihat istrinya bisa tertawa karena kehadiran hantu Ana membuatnya sedikit tertawa. karena sang istri yang tidak harus membuatnya terfokus pada sosok mahluk bayangan, apalagi sekarang sifat Kanina yang sering emosi jika membahas kaum bayangan.
"Apa yang sedang kalian bicarakan?" tanya Kaisar Han gu yao yang baru datang.
"Suamiku." Zheyra yang tersenyum saat menatap wajah suaminya.
__ADS_1
"Kau terlihat sangat bahagia istriku."
Kaisar Han gu yao begitu bahagia saat melihat wajah sang istri yang tersenyum lepas.
"Dia selalu membuatku panas hati dan tersenyum saat dia menampakan wajah yang terlihat aneh seperti itu." jawab Zheyra sambil menunjuk wajah hantu Ana.
"Aku senang kau seperti ini, panggil dia kalau kau merasa kesepian."
Mendengar perkataan dari Kaisar Han gu yao, hal itu membuat Zheyra tersenyum kepada sang suami, hantu Ana sering membuat Zheyra merasakan sedih dan senang ketika bersamanya.
"Apakah kau sudah mengumpulkan orang-orang yang kau sebutkan waktu itu?" tanya Kaisar Han gu yao kepada hantu Ana.
"Tentu." jawab hantu Ana.
"Lalu di mana orang-orang yang kau sebut kan waktu itu?" tanya Kaisar Han gu yao kepada hantu Ana.
"Mereka itu bukan orang, tapi mereka adalah hantu." jawab hantu Ana sambil melipat kedua tangannya di dada.
"Kamu ini hantu yang sombong juga." ucap Kaisar Han gu yao kepada hantu Ana.
"Lah tuan kaisar sendiri yang salah bicara, saya ini hantu bukan manusia." jawab hantu Ana.
Jawaban yang keluar dari mulut hantu Ana membuat Kanina ingin tertawa, karena hantu Ana memang terkenal mempunyai watak yang sangat sulit untuk dikalahkan dan dia sangat pandai memutar perkataan.
"Suamiku, kalau kau berbicara dengannya kau akan cepat emosi." ucap Zheyra sembari tersenyum.
* Bersambung *
Mohon dukungannya pada novelku yang lainnya 😊😊😊
- Mawar berduri
__ADS_1
- Terlempar ke dunia sang kaisar
- karena cinta.